Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
221. Menemui Klien


__ADS_3

Keesokan harinya. Seperti biasanya di setiap pagi sekarang Tya sibuk untuk memandikan Aditya. Sedangkan Ardi juga bersiap untuk berangkat bekerja. Pekerjaannya begitu banyak hari itu. Ia juga harus menggantikan Pak Gunawan yang ada urusan di luar kota untuk menemui klien. Untung saja ia tidak ada kelas di hari itu jadi ia tidak perlu pergi ke kampus.


" Sayang aku berangkat dulu ya " ucap Ardi menghampiri Tya yang baru selesai memandikan Aditya.


" Kok pagi banget mas berangkat kerjanya ?" tanya Tya.


" Iya sayang. Banyak banget kerjaan hari ini. Aku juga harus gantiin ayah nemuin klien " jawab Ardi.


" Gak sarapan dulu mas?" tanya Tya.


" Nanti di kantor aja " jawab Ardi.


" Aku berangkat ya " ucap Ardi mengecup puncak kepala Tya.


Ardi juga tidak lupa untuk berpamitan kepada sang putra.


" Ayah kerja dulu ya sayang " ucap Ardi menciumi putranya itu.


" Hati-hati ya mas. Semangat kerjanya " ucap Tya tersenyum lalu mencium tangan Ardi.


" Iya sayang " jawab Ardi.


Ardi pun bergegas keluar dari kamar dan pergi ke kantor. Ardi memilih menggunakan motornya pagi itu agar bisa lebih cepat sampai di kantor.


Sesampainya di kantor Ardi meminta tolong security yang untuk memarkirkan motornya.


" Tolong parkirkan motor saya ya pak " ucap Ardi.

__ADS_1


" Baik Mas Ardi " jawab security tersebut.


Ardi pun langsung pergi ke ruangan ayahnya. Karena kinerjanya yang bagus dan sudah bisa diandalkan, Pak Gunawan pun mempercayakan sebuah proyek pada Ardi. Terkadang juga Pak Gunawan memintanya untuk menemui beberapa klien penting seperti hari itu.


Ardi segera membuka berkas-berkas yang sudah ia siapkan untuk menemui kliennya dan mengeceknya lagi.


" Masih ada waktu setengah jam lagi " ucap Ardi saat melihat jam tangannya.


" Mending aku sarapan dulu " lanjutnya.


Ardi pun pergi ke kantin untuk sarapan.


Setelah sarapan, Ardi pun bergegas untuk menemui klien.


" Selamat pagi Pak Herman " sapa Ardi pada kliennya tersebut yang memang sudah lama menjadi bekerja sama dengan perusahaan ayahnya.


" Maaf saya terlambat " ucap Ardi.


" Kamu tidak terlambat. Tenang saja " jawab Pak Herman.


Pak Herman ini ingin membeli produk dari perusahaan Wicaksono Group untuk puluhan mall nya di seluruh Indonesia. Ia memang sering turun langsung untuk mengecek produk dan melakukan kerja sama.


"Ardi kenalkan ini putri saya Anita. Dia baru saja menyelesaikanya S1 nya. Dia yang akan menjalankan kerja sama kita setelah ini " ucap Pak Herman mengenalkan putrinya.


" Anita " ucap gadis itu memperkenalkan diri.


" Ardi " ucap Ardi membalas uluran tangan Anita.

__ADS_1


Setelah itu Ardi menemani Pak Herman dan Anita untuk melihat-lihat produk yang mereka inginkan lalu menandatangani kontrak kerja.


" Semoga kerja sama berjalan dengan lancar " ucap Pak Herman.


" Iya pak " ucap Ardi.


Kemudian mereka pun bersalaman.


" Setelah ini kamu bisa urus kerja sama kita dengan Anita. Karena saya sedang ada pekerjaan lain " ucap Pak Herman pada Ardi.


" Baik pak " jawab Ardi.


" Senang bisa berkerja sama dengan anda Pak Ardi " ucap Anita tersenyum pada Ardi.


" Saya juga bu. Tapi panggil saya Ardi saja. Saya lebih muda dari anda " ucap Ardi.


"Baiklah " jawab Anita.


" Saya pamit dulu pak " ucap Ardi.


" Silakan " jawab Pak Herman.


Ardi pun kembali ke kantor. Pertemuannya dengan Pak Herman membutuhkan wakti cukup lama. Ardi sampai di kantor bertepatan dengan jam makan siang.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2