
Angga sedang melajukan mobilnya untuk menjemput Tya. Tapi di tengah jalan ada beberapa motor yang menghadangnya. Angga pun menghentikan mobilnya.
" Siapa mereka?"ucap Angga.
Kemudian Angga pun keluar dari mobilnya.
" Siapa kalian?" tanya Angga pada mereka.
" Anda tidak perlu tahu siapa kami" jawab salah seorang dari mereka yang sepertinya adalah pemimpin mereka.
" Minggir kalian jangan halangi jalanku " ucap Angga keras.
" Tidak bisa. Kami diperintahkan untuk menghalangi perjalanan anda" jawab orang itu lagi.
" Siapa yang memerintahkan kalian ?"tanya Angga.
" Anda tidak perlu tahu " ucapnya.
" Baiklah jika itu mau kalian " ucap Angga.
Kemudian dia langsung menyerang mereka. Angga tidak mau menghabiskan waktu karena sekarang Nona Mudanya sedang menunggunya. Perasaan juga mengatakan ada yang tidak beres.
Terjadilah perkelahian antara mereka. Tapi dengan keahlian Angga, dia mampu mengalahkan mereka semua. Dengan cepat Angga memasuki mobilnya lalu melajukannya menuju kampus Ardi dan Tya.
Sedangkan Tya dia masih menunggu Angga. Dia juga sudah mengirimkan pesan pada Ardi bahwa kelasnya sudah selesai dan sekarang dia sedang menunggu Angga di depan kampus.
Disana sangat sepi karena sebagian mahasiswa sudah pulang dan sebagian lagi masih ada kelas seperti Ardi
__ADS_1
Tiba-tiba ada beberapa orang berbadan besar dan berbaju serba hitam menghampiri Tya.
" Kalian siapa?" tanya Tya pada orang-orang tersebut.
" Anda tidak perlu tahu siapa kami nona. Kami akan membawa anda sekarang " jawab salah satu dari orang tersebut.
" Jangan mendekat " teriak Tya takut.
" Anda harus ikut kami nona " ucapnya lagi sambil memegang Tya.
" Lepaskan. Kalian mau membawaku kemana?" ucap Tya memberontak.
Orang itu membawa Tya dengan paksa. Tya tidak bisa melawannya.
" Mas Ardi tolong aku" teriak Tya.
Mereka membawa Tya memasuki mobil. Kemudian melajukannya entah kemana.
Angga yang baru saja sampai langsung keluar tapi dia tidak menemukan Tya. Dia hanya melihat kursi roda dan tas Tya yang tergeletak di depan kampus.
" Ini milik Nona muda" ucap Angga saat melihat barang-barang itu.
" Sial. Nona muda sepertinya diculik oleh orang yang sama seperti orang yang menghadangku tadi " ucapnya lagi.
Angga langsung merogoh sakunya. Angga mengambil ponselnya kemudian menghubungi anak buahnya untuk mencari Tya.
Angga melihat ada cctv di dekat gerbang masuk kampus. Kemudian Angga pun memasuki area kampus untuk mengetahui siapa penculik Nona Muda nya melalui cctv tersebut.
__ADS_1
Saat sedang berjalan menuju ruang cctv kampus tersebut Ardi memanggilnya.
" Kak Angga " panggil Ardi.
Dia baru saja menyelesaikan kelasnya dan hendak pergi kantor tapi dia melihat Angga yang sedang berjalan terburu-buru.
Angga menghentikan langkahnya kemudian berbalik. " Tuan muda " ucap Angga.
" Kenapa kakak disini? Tya mana?" tanya Ardi.
" Maafkan saya tuan muda. Sepertinya nona muda diculik" jawab Angga.
Bagai disambar petir di siang bolong Ardi mendengar Angga mengatakan bahwa Tya di culik.
" Apa? Mengapa bisa?Siapa yang melakukan itu ?" ucap Ardi frustasi.
Ardi saat itu sedang panik tapi dia mencoba mengendalikan emosinya.
" Cepat cari istriku sekarang " ucap Ardi.
" Saya sudah mengerahkan anak buah saya untuk mencari nona muda " jawab Angga.
Ardi mengusap wajahnya kasar. " Sekarang jelaskan padaku bagaimana istriku bisa diculik " ucap Ardi pada Angga.
" Saat perjalanan kemari untuk menjemput nona muda ada beberapa motor yang menghadang saya. Mereka berkata bahwa diperintah untuk menghalangi jalan saya. Sempat terjadi perkelahian antara saya dengan mereka. Saat saya sampai kemari nona muda sudah tidak ada. Hanya ada kursi roda dan tasnya saja. Saya akan pergi ke ruang cctv untuk melihat siapa yang mau menculik nona muda " jawab Angga panjang lebar.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya ππ
__ADS_1