Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
68. Apa Masih Sayang?


__ADS_3

Hari beranjak sore dan tiba waktunya pulang sekolah. Tya sudah berada di motor Ardi menuju pulang.


" Mau beli es krim dulu gak?" tanya Ardi saat melihat penjual es krim keliling.


" Mau " jawab Tya tersenyum.


Ardi memarkirkan motornya di pinggir jalan dekat penjual es krim itu. Kemudian Ardi turun untuk membelinya.


" Bang es krim yang ini dua ya" ucap Ardi sambil menunjukan cup es krim rasa coklat.


Penjual es krim itu menyerahkan dua es krim coklat pada Ardi.


" Ini mas " ucap si penjual es krim.


" Berapa bang?" tanya Ardi sambul menerima es krim itu.


" Dua puluh ribu " jawab penjual es krim.


Ardi menyerahkan satu lembar uang dua puluh ribuan kemudian menghampiri Tya yang menunggunya di motor.


" Ini " ucap Ardi memberikan es krim coklat pada Tya.


" Makasih " ucap Tya tersenyum. Ardi pun membalasnya dengan senyuman.


Mereka menikmati es krim itu di pinggir jalan.


" Ar " panggil Tya.


" Apa sayang ?" jawab Ardi.


" Apa kamu masih sayang sama dia? " tanya Tya pada Ardi.

__ADS_1


" Maksud kamu Siska?" ucap Ardi.


" Jadi mantan kamu itu namanya Siska "ucap Tya.


Ardi meletakan es krimnya kemudian tangannya menggenggam kedua tangan Tya.


" Dengerin aku, dulu memang aku pernah sayang sama dia tapi itu dulu. Sekarang yang aku sayang setelah keluargaku itu kamu. Jadi jangan pernah tanya itu lagi dan jangan berpikir aku masih menyanyangi dia. Kamu bilang percayakan sama aku, jadi aku mohon tetap percaya sama aku " ucap Ardi pada Tya.


" Maafin aku " ucap Tya. Cairan bening keluar dari mata Tya.


" Hey kok nangis sih " ucap Ardi mengusap air mata Tya dengan ibu jarinya.


" Kamu gak perlu juga minta maaf " lanjut Ardi.


" Maafin aku udah ngeraguin kamu " ucap Tya tambah terisak.


" Udah gak usah dipikirin lagi " ucap Ardi.


Setelah Tya tenang, Ardi melepasnya pelukannya. " Kita pulang ya, nanti kamu dicari orang tua kamu " ucap Ardi, Tya pun menganggukkan kepalanya.


Ardi melajukan motornya di rumah Tya. Ayah Nadi juga baru sampai setelah seharian bekerja.


" Assalamuaikum " ucap Ardi dan Tya bersamaan kemudian menyalami Ayah Nadi dan Bu Sari.


" Walaikumsalam " jawab Ayah Nadi dan Bu Sari. Kebetulan Bu Sari sedang menyambut kedatangan suaminya setelah bekerja.


" Kok baru pulang ?" tanya Bu Sari.


" Maaf bi Ardi baru antar Tya pulang. Tadi kami mampir beli es krim " ucap Ardi menjelaskan.


Ayah Nadi dan Bu Sari pun tersenyum.

__ADS_1


"Saya pamit dulu paman bibi " ucap Ardi.


" Baik lah, hati-hati nak Ardi " ucap Ayah Nadi.


" Assalamualaikum " ucap Ardi sambil menyalami Ayah Nadi dan Bu Sari.


" Walaikumsalam " jawab mereka.


Ardi melajukan motornya meninggalkan rumah Tya.


Di tempat lain, Leon baru saja menyelesaikan mandinya. Dia keluar kamar mandi dan ternyata di kamarnya sudah ada Siska.


" Ngapain lo di kamar gue ?" tanya Leon sambil mengambil pakaiannya.


" Gue mau ngomong sama lo " jawab Siska.


Leon pergi ke kamar mandi untuk memakai pakaiannya. Tak butuh waktu lama dia keluar.


" Lo mau ngomong apa?"ucap Leon.


" Gue pengen ketemu sama pacar Ardi " ucap Siska.


" Tya? Mau ngapain ?" tanya Leon.


" Gue mau ngomong sama dia" jawab Siska.


" Lo jangan macem-macem" ucap Leon sedikit khawatir jika Siska akan melakukan sesuatu pada Tya.


" Nggak lah, makanya gue minta lo temenin gue buat nemuin dia " jawab Siska.


" Ya udah, nanti malem gue anter lo ke rumahnya " ucap Leon kemudian keluar dari kamarnya meninggalkan Siska.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ™πŸ˜Š


__ADS_2