
Jam sekolah pun tiba, seperti biasanya Tya pulang bersama ibunya.
Begitu juga Ardi dia pulang menuju rumahnya.
Sesampainya dirumah Tya mandi setelah itu dia merebahkan tubuhnya di ranjang. Dia mengangkat tangannya dan melihat gelang yang diberikan Ardi. Tanpa sadar terukir senyum di bibirnya.
" Ardi, kenapa kamu buat aku gini sih, apa aku udah bener-bener jatuh cinta sama Ardi" gumam Tya masih terukir senyum di bibirnya.
Terdengar Bu Sari memanggilnya lalu membuka pintu kamarnya.
" Kak, kamu udah sholat ashar?" tanya Bu Sari.
" Nggak bu, tadi baru aja halangan" jawab Tya.
" Ya udah, kamu istirahat aja dulu" ucap Bu Sari lalu menutup lagi pintu kamar Tya.
Setelah ibunya keluar, Tya merebahkan tubuhnya kembali di ranjang. Belum lama ia berbaring ponselnya berbunyi menandakan ada pesan.
Ternyata pesan itu dari Yeni. " Mba, aku minta materi bahasa Indonesia dong, aku gak punya materi untuk ulangan senin besok" ucap Yeni di pesannya.
Tya pun langsung mengirim materinya pada Yeni. Setelah itu dia membuka-buka bukunya kembali karena hari senin sudah ulangan.
Waktu magrib pun tiba Tya yang memang sedang berhalangan di kamar saja.
Tok tok tok.
Pintu kamar Tya di ketuk dan masuk lah Khaya. Tya pun mengalihkan pandangannya ke Khaya.
__ADS_1
" Mba ayo makan dulu" ucap Khaya.
" Mba minta tolong bawain ke kamar aja ya makannya" ucap Tya. Dia harus sangat malas harus keluar kamar.
" Oke deh" ucap Khaya lalu keluar kamar.
Tak lama Khaya pun datang membawa makanan untuk Tya. Tya pun memakan makanannya sampai tak tersisa. Setelah makan Tya melanjutkan makannya setelah piring sisa makannya dibawa kembali oleh Khaya.
Sedangkan di rumah Aska, sekarang sudah ada Ardi, Reno, Ahsan dan Ilham. Mereka berencana menginap di rumah Aska sekalian belajar bersama.
Saat ini mereka sudah berada di kamar Aska. Mereka sedang belajar untuk mempersiapkan ulangan dan sesekali diselingi candaan.
" Pusing banget gue, gak paham sama sekali" ucap Reno sambil menaruh buku di atas kepalanya.
" Lo mah gak paham terus" ucap Ahsan.
" Gak selalu ya cuma pernah" ucap Reno membela diri.
" Bisa aja kalo ngeles" ucap Aska tertawa lalu menggelengkan kepalanya.
Ardi hanya diam dan tersenyum dia tidak menghiraukan teman-temannya. Dia fokus menatap gelang couplenya dengan Tya.
Reno menyadari sikap Ardi dari tadi.
" Lo kenapa Ar, senyum-senyum sendiri sambil liatin tu gelang" ucap Reno.
" Pasti lagi mikirin Tya tu" ucap Aska tertawa.
__ADS_1
" Tau banget lo" jawab Ardi juga ikut tertawa.
Reno dan yang lain pun paham jika Ardi memang sedang kasmaran dengan Tya.
" Terus apa hubungannya sama tu gelang?" tanya Ahsan.
" Ini tu gelang couple sama dia, entah kenapa liat gelang ini ngingetin banget sama dia" ucap Ardi terseyum.
" Ya ampun Ar, bucin banget si" ucap Aska.
" Biarin yang penting punya Tya" ucap Ardi tertawa.
" Gue juga punya Yeni" ucap Aska tersenyum mengingat Yeni.
" Emang Yeni nya mau sama lu?" ucap Reno tertawa lalu mereka semia ikut tertawa.
Aska yang ditertawakan hanya mencebikkan bibirnya.
" Udah ah, kita belajar lagi aja buat ulangan senin nanti" ucap Aska.
" Yah, ngambek dia" ucap Reno tertawa.
" Enggak, tapi kita harus menyiapkan untuk ulangan biar naik kelas, emang kalian mau tinggal kelas" ucap Aska kemudian.
" Nggak " ucap Reno, Ilham dan Ahsan bersamaan.
" Bener kata Aska mending kita belajar lagi"ucap Ardi.
__ADS_1
Kemudian mereka pun melanjutkan kegiatan belajar mereka.