Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
164. Ketahuan Mertua


__ADS_3

Setelah menyelesaikan kelas terakhirnya hari ini Ardi langsung pergi ke kantor untuk bekerja. Ardi pun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.


Saat sampai kantor Ardi mengganti bajunya terlebih dahulu. Setelah itu dia langsung memasuki ruangan kerjanya. Ardi pun mendudukkan dirinya.


" Baru selesai kuliah Ar?" tanya salah satu teman satu devisi.


" Iya bang " jawab Ardi.


Kemudian Ardi pun mulai mengerjakan pekerjaannya. Jam demi jam telah berlalu. Waktu pulang pun akhirnya tiba. Ardi pun mematikan komputernya.


" Akhirnya pulang juga " ucap Ardi.


Ardi beranjak pergi keluar kantor dan menuju mobilnua yang ada di parkiran. Sebenarnya dia bisa saja menyuruh sekurity kantor untuk mengambilnya tapi dia lebih suka melakukannya sendiri.


Ardi melajukan motornya menuju kediaman Keluarga Wicaksono. Setelah sampai Ardi langsung memasukkan mobilnya ke garasi. Ardi memasuki rumah tapi dia tidak menemukan keberadaan istrinya.


" Mbok, Tya dimana?" tanya Ardi pada Mbok Inem.


" Nona muda ada di kamarnya tuan muda " jawab Mbok Inem.


Ardi pun langsung menuju kamarnya untuk menemui istrinya.


Ceklek.


Ardi membuka pintu kamar itu. Terlihat Tya sedang mengeringkan rambutnya yang basah. Dia tidak menyadari kehadiran Ardi.


Ardi mendekati Tya dengan memeluknya dari belakang. Tya pun terkejut karena tindakan Ardi.


" Mas " pekik Tya.


" Aku sangat merindukanmu sayang " ucap Ardi.

__ADS_1


Ardi menciumi rambut Tya yang basah. Ardi sangat menyukai wangi sampo yang digunakan oleh Tya.


" Mas lepasin ih " ucap Tya.


" Nanti dulu sayang " jawab Ardi.


Tya pun membiarkan Ardi memeluknya sebentar. Dia juga merasa senang jika Ardi memeluknya seperti itu.


" Sayang " panggil Ardi.


" Iya mas " jawab Tya.


" Apa tadi kamu bertemu Bela ?" tanya Ardi pada Tya.


" Iya mas. Dia mengira aku selingkuh dengan Kak Angga. Apa dia mengatakannya padamu ?" jawab Tya.


" Iya sayang. Tapi aku tidak percaya padanya karena aku tahu dan aku juga kan yang memerintahkan Kak Angga untuk mengantarmu kemana pun kamu pergi " ucap Ardi.


" Apa tadi kamu mendapatkan apa yang kamu inginkan ?" lanjut Ardi.


" Bagus lah. Sekarang kamu yang membuat aku puas " ucap Ardi.


Ardi pun melepaskan pelukannya dan membalik tubuh Tya agar berhadapan dengannya.


" Membuat kamu puas?" ucap Tya mengerutkan keningnya.


" Iya sayang " jawab Ardi tersenyum.


" Biar aku tunjukkan caranya " lanjutnya.


Kemudian Ardi mendekat wajahnya dengan wajah Tya. Ardi memiringkan kepalanya agar lebih mudah untuk mencium Tya.

__ADS_1


Tya memejamkan matanya saat wajah Ardi mulai mendekat ke wajahnya. Ardi menempel bibirnya pada bibir Tya dan Tya menerimanya tanpa ada perlawanan. Ardi mulai ******* bibir Tya dengan penuh cinta. Tya menikmati bahkan dia membalasnya. Tangan Ardi pun tidak tinggal diam. Bahkan tangannya itu sudah masuk ke dalam dress yang dipakai Tya.


Ciuman itu semakin panas dan menuntut tapi terhenti saat terdengar suara seseorang berteriak pada mereka. Ardi dan Tya pun melepaskan tautan bibir mereka.


" Ardi " teriak Bu Dewi di depan pintu kamar mereka.


" Ibu " ucap Ardi terkejut.


Tya merapikan dressnya yang sedikit berantakan karena ulah Ardi. Tya menundukkan kepalanya menutupi wajah merahnya. Dia sangat malu karena ketahuan ibu mertuanya sedang berciuman dengan Ardi.


" Maaf ibu tidak tahu " ucap Bu Dewi.


Kemudian Bu Dewi pun menutup kembali pintu dan pergi dari kamar mereka.


" Ini semua gara-gara kamu mas " ucap Tya memukul Ardi.


" Aw kenapa kamu pukul aku sayang " ucap Ardi.


" Aku jadi malu pada ibu. Bagaimana aku menampakkan wajahku pada ibu nanti " ucap Tya.


" Sayang kamu tenang saja sayang. Ibu pasti mengerti. Ibu juga kan pernah muda " ucap Ardi pada Tya.


" Tapi mas aku malu pada ibu " ucap Tya.


" Tidak perlu malu sayang " jawab Ardi.


" Ya sudah sana kamu mandi aja mas. Ini sudah sore. Aku mau menyiapkan baju ganti buat kamu " ucap Tya.


" Iya istriku yang paling cantik " ucap Ardi.


Kemudian Ardi melepaskan bajunya dan memasuki ke kamar mandi. Tya tersenyum mendengar perkataan Ardi. Tya mengambil baju kotor Ardi yang tergeletak di lantai dan menaruhnya ke dalam keranjang pakaian kotor.

__ADS_1


Setelah itu Tya langsung mengambil baju ganti untuk Ardi di lemari dan meletakkannya di atas tempat tidur.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😊😘


__ADS_2