Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
291. Harus Saling Percaya


__ADS_3

Ardi membawa Tya ke parkiran dan menyuruh Tya masuk ke dalam mobil. Ardi juga masuk dan duduk di balik kemudi. Ardi hanya diam tanpa menjalankan mobil itu. Ia sedang berusaha untuk mengendalikan emosinya agar tidak membahayakan dirinya dan sang istri saat berkendara.


Tya yang melihat itu mengira Ardi sedang marah kepadanya. Ia pun menjadi sangat bersalah dan menyesal karena sempat meladeni Rama.


" Mas, aku minta maaf. Aku tahu aku salah, tolong maafin aku " ucap Tya pada Ardi dengan air mata yang sudah jatuh di pipinya.


Tya tidak bisa menahan air matanya karena ia sangat takut jika Ardi akan sangat marah kepadanya.


Ardi yang mendengar itu pun sangat terkejut, apalagi Tya sambil menangis.


" Hey sayang, kok nangis sih. Aku gak marah kok sama aku, aku marah sama laki-laki itu " ucap Ardi mengusap air mata di wajah Tya.


" Tapi kamu diem aja dari tadi. Aku takut kamu marah sama aku " ucap Tya.


" Enggak sayang. Aku gak marah sama kamu " jawab Ardi.


Ardi menarik Tya dalam pelukannya. Bukannya berhenti menangis, Tya malah semakin menangis saat Ardi memeluknya. Akhirnya Ardi membiarkan Tya menangis dalam pelukannya hingga Tya merasa lega.


Setelah merasa Tya lebih baik dan tenang, Ardi pun melepaskan pelukannya.


" Sudah ya, istri aku yang cantik ini gak boleh nangis lagi " ucap Ardi sambil menghapus sisa-sisa air mata di wajah Tya.


Tya pun menganggukkan kepalanya.


" Maafin aku ya Mas " ucap Tya masih merasa bersalah.

__ADS_1


" Iya sayang " jawab Ardi tersenyum.


" Aku percaya kamu gak bakal macem-macem di belakang aku dan aku juga gak mungkin macem-macem di belakang kamu. Jadi sekarang kita harus lebih saling percaya lagi ya. Kita juga harus menyadari kalau kita sudah menjadi pasangan dan gak bisa bebas bergaul dengan lawan jenis. Apalagi kita sudah punya anak " ucap Ardi pada Tya.


" Iya Mas. Aku akan selalu berusaha percaya sama kamu " jawab Tya tersenyum.


" Aku cinta banget sama kamu " ucap Ardi.


" Aku lebih cinta sama kamu Mas " balas Tya.


Ardi tersenyum lalu mencium kening Tya. Tya pun langsung memeluk Ardi. Ia sangat beruntung bertemu dan menjadi istri dari laki-laki seperti Ardi.


" Sekarang kita pulang ya. Adit pasti lagi nunggu kita di rumah " ucap Ardi saat sudah melepaskan pelukan mereka.


Setelah itu, Ardi menjalankan mobilnya untuk pulang ke kediaman Keluarga Wicaksono. Mereka berdua sudah sangat merindukan putra mereka.


Sesampainya di rumah, Ardi dan Tya langsung disambut oleh Aditya yang sedang berjalan ke arah mereka.


" Ndah, Yah " panggil Aditya.


" Sayang " ucap Tya sangat senang saat melihat putranya itu sudah bisa berjalan cukup lancar di usianya yang hampir satu tahun.


Tya langsung menghampiri Aditya dan membawanya ke dalam gendongannya.


" Anak Bunda sudah bisa jalan sekarang " ucap Tya menciumi kedua pipi Aditya.

__ADS_1


" Anak Ayah juga ini " ucap Ardi di sebelah Tya.


" Ya ya ya " celoteh Aditya sambil bertepuk tangan.


Ardi dan Tya sangat bahagia melihat Aditya yang tumbuh dengan baik.


" Eh kalian sudah pulang. Ini Adit Ibu tinggal bentar sudah hilang ternyata nyambut kalian pulang " ucap Bu Dewi.


" Iya Bu " jawab Tya.


" Kalian gak boleh lalai sedikit pun sekarang " ucap Bu Dewi.


" Iya Bu " jawab Ardi.


" Ya sudah kita ke kamar dulu ya Bu " pamit Ardi dan Bu Dewi pun menganggukkan kepalanya.


Ardi dan Tya serta Aditya pun pergi untuk menuju kamar mereka.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " πŸ˜ŠπŸ™


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2