Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
69. Berbicara dengan Siska


__ADS_3

Hari sudah berganti malam, sekarang Tya sedang makan malam bersama keluarganya. Ketika mereka sedang asik menyantap makan malam, terdengar suara pintu diketuk.


" Biar aku aja " ucap Tya karena memang dia sudah selesai makan.


Kemudian Tya menuju ke arah pintu untuk melihat siapa yang bertamu.


Ceklek.


Pintu terbuka. Ternyata Ardi yang bertamu.


" Assalamualaikum " ucap Ardi tersenyum.


" Walaikumsalam " jawab Tya.


" Kamu ngapain kesini ? " tanya Tya.


" Emang pacarnya dateng gak boleh?" ucap Ardi.


" Ya boleh sih " jawab Tya.


" Ya udah mau di dalem atau di luar aja" ucap Tya.


" Terserah sih, tapi paman sama bibi ada gak. Ini ada titipan dari ibu " ucap Ardi sambil memperlihatkan sebuah bingkisan.


" Ayah sama ibu lagi makan malam " jawab Tya.


Terdengar suara Bu Sari dari dalam.


" Eh nak Ardi " ucap Bu Sari.


" Kok nak Ardi gak disuruh masuk sih kak" lanjut Bu Sari.

__ADS_1


" Ayo masuk " ajak Tya.


Ardi mendekati Bu Sari dan mencium tangannya. " Bi ini ada titipan dari ibu " ucap Ardi memberikan bingkisan itu pada Bu Sari.


" Ayah dan ibumu kemari lagi nak Ardi ?" tanya Ayah Nadi yang muncul dari belakang dan Ardi pun langsung menyalaminya.


" Iya paman, perkiraan kelahiran anak Mas Andi semakin dekat jadi ayah dan ibu kemari " jawab Ardi.


" Ayo duduk nak Ardi " ucap Ayah Nadi.


Kemudian mereka duduk di sofa yang berada di ruang tamu. Tya ke dapur untuk membuat minuman. Tya membuat tiga gelas minuman.


Saat Tya kembali ternyata sudah ada Leon dan Siska disana. Bu Sari mengambil alih nampan berisi gelas itu.


" Ayo silahkan diminum " ucap Bu Sari.


" Iya bi " jawab Ardi dan Leon bersamaan, sedangkan Siska hanya tersenyum.


" Ya sudah kami tinggal ke dalam dulu " ucap Ayah Nadi dan diangguki mereka.


" Leon ada apa kamu kesini ?" tanya Tya memecah keheningan.


" Siska dia ini sepupuku. Dia mau bicara sama kamu " jawab Leon kemudian Tya melihat ke arah Siska.


" Bisa kita bicara hanya berdua ?" ucap Siska.


" Buat apa kamu mau bicara sama Tya " ucap Ardi sedikit khawatir jika Siska akan berbuat yang tidak diinginkan pada Tya.


Tya mengerti kekhawatiran Ardi. Tya mengusap punggung tangan Ardi. Dia tersenyum seolah mengatakan bahwa tidak akan ter jadi apa-apa.


" Bisa " ucap Tya tersenyum pada Siska.

__ADS_1


" Sebelumnya minta maaf Ar karena kejadian tadi. Kamu tenang aja aku gak bakal macem-macem" ucap Siska pada Ardi.


" Aku temani kamu" ucap Ardi pada Tya.


" Gak usah, kamu disini aja nemenin Leon " jawab Tya.


" Tapi.... " belum Ardi melanjutkan kata-katanya Tya menggelengkan kepalanya supaya Ardi tetep mau disana.


" Baiklah, tapi awas aja kamu macem-macem " ancam Ardi menatap tajam ke arah Siska.


" Lo tenang aja kalo Siska berani macem-macem gue yang bakal kasih dia pelajaran " ucap Leon kemudian Ardi hanya diam.


" Kita bicara di teras " ucap Tya kemudian menuju keluar diikuti oleh Siska.


" Silahkan duduk " ucap Tya saat mereka sudah berada di teras.


Siska pun duduk. " Siska" ucap Siska mengulurkan tangannya pada Tya.


" Tya " ucap Tya tersenyum membalas uluran tangan Siska.


" Aku minta maaf atas kejadian tadi, aku gak tahu kalo Ardi udah punya pacar lagi " ucap Siska merasa bersalah.


" Gak papa, aku bisa ngerti " jawab Tya tersenyum.


" Pantes aja Ardi bisa jatuh cinta secepat ini, Tya perempuan yang baik. Dia bahkan gak marah karena sikapku tadi " batin Siska.


" Aku besok bakal balik ke Jakarta. Aku udah ikhlas Ardi sama kamu. Ardi itu laki-laki yang baik. Aku yakin dia sayang banget sama kamu. Aku titip dia sama kamu, jangan buat kecewa seperti aku yang membuatnya kecewa " ucap Siska pada Tya.


" Aku tahu itu. Aku gak tahu masalah kalian apa, tapi Insya Allah aku akan berusaha gak buat kecewa Ardi " jawab Tya.


" Terima kasih " ucap Siska.

__ADS_1


Tya membalasnya dengan senyuman. Kemudian mereka kembalu masuk ke dalam untuk menemui Ardi dan Leon.


" Mohon bantuan vote, like, dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2