
Hari sudah beranjak petang, setelah sholat Isya Ardi pun bersiap-siap untuk menjemput Tya. Ardi menggunakam kemeja hita dan celana berwarna moca kemudian dia menyemprotkan parfum ke tubuhnya.
Tapi sebelum itu dia menelpon Aska terlebih dahulu untuk memastikan semuanya sudah siap, karena malam ini ia ingin menyatakan perasaannya pada Tya dan acara ini sekaligus alasan untuk dapat mengajak Tya pergi bersamanya.
Tut.
Telepon tersambung.
" Halo, gimana semuanya udah siap?" ucap Ardi.
" Sudah, lo tenang aja Ar" jawab Ardi di ujung sana.
" Bagus" ucap Ardi lalu mematikan sambungan telpon itu.
Kemudian Ardi pun keluar kamar. Ternyata keluarganya sedang makan malam.
" Kamu mau kemana?" tanya Pak Gunawan saat Ardi sudah berada di meja makan.
" Pergi sama Tya" jawab Ardi.
" Berdua?" tanya Mas Andi.
" Nggak, sama temen yang lain juga" ucap Ardi pada Mas Andi.
" Kamu udah minta izin sama om Nadi kalo mau mau bawa anaknya" ucap Bu Dewi menatap anaknya.
" Sudah bu, tadi sebelum pulang aku nganterin Tya terus minta izin sama paman Nadi, dan paman Nadi izinin" ucap Ardi.
" Wah kayanya kamu dah dapat restu tuh dari om Nadi, sekalian aja kamu nyatain perasaanmu sama Tya" ucap Mas Andi tersenyum pada adiknya.
" Rencananya juga begitu" jawab Ardi tersenyum.
__ADS_1
" Doakan semuanya lancar" lanjut Ardi.
" Pasti sayang" ucap Bu Dewi dan diangguki yang lainnya.
Lalu Ardi pun berpamitan untuk pergi.
" Mas, aku pinjem mobil ya" ucap Ardi pada Mas Andi.
" Bawa aja, kuncinya di laci garasi" ucap Mas Andi.
" Ya udah aku berangkat. Assalamualaikum" ucap Ardi lalu menyalami orang tuanya serta kakak dan kakak iparnya.
" Walaikumsalam" jawab mereka bersamaan.
Setelah mengambil kunci mobil di laci, Ardi pun melajukan mobilnya ke rumah Tya.
Di rumah Tya, Tya dan Yeni sedang bersiap-siap. Tya mengenakan v-neck dress hitam polos dengan turtle neck.
" Mba, aku berangkat duluan gak papa ya, soalnya ada yang mau beli dulu" ucap Yeni.
" Terus mba masa berdua sama Ardi" ucap Tya.
" Iyaa, maaf ya mba" ucap Yeni menangkupkan kedua tangannya di depan dada.
Yeni sengaja berangkat terlebih dahulu supaya Ardi dan Tya dapat memilik waktu berdua.
" Ya udah aku berangkat ya. Dadah" ucap Yeni lalu keluar dari kamar.
Tya pun keluar kamar menuju ruang tamu menunggu kedatangan Ardi.
" Aduh kakak cantik banget" ucap Khaya saat melihat kakaknya.
__ADS_1
" Bisa aja kamu" jawab Tya.
" Mau pergi sama kak Ardi ya jadi tampil secantik ini" ucap Khaya menggoda kakaknya, dan benar saja wajah langsung memerah seperti tomat.
Terdengar suara mobil dari luar, kemudian Khaya keluar untuk melihat siapa yang datang dan ternyata itu Ardi.
" Assalamualaikum" ucap Ardi saat melihat Khaya sudah membuka pintu.
" Walaikumsalam" jawab Khaya. "Eh Kak Ardi mau jemput Kakak ya" ucap Khaya pada Ardi.
" Iya, kakakmu udah siap?" tanya Ardi.
" Udah, ayok kak masuk dulu" ucap Khaya lalu memasuki rumah diikuti dengan Ardi.
Ternyata di dalam sudah ada Ayah Nadi dan Bu Sari bersama Tya.
Ardi pun kemudian menyalami Ayah Nadi dan Bu Sari.
" Kalian berangkat sekarang saja supaya nanti pulangnya gak terlalu malam" ucap Bu Sari.
" Iya bi, saya izin bawa Tya sebentar paman bibi" ucap Ardi.
" Jaga putri kesayangan paman ya nak Ardi" ucap Ayah Nadi.
" Iya paman, Ardi bakal jagain Tya" ucap Ardi tersenyum.
Lalu Ardi dan Tya menyalami Ayah Nadi dan Bu Sari.
" Assalamualailum" ucap Ardi.
" Walaikumsalam " jawab Ayah Nadi dan Bu Sari bersamaan.
Kemudian Ardi membawa Tya ke mobil lalu Ardi meletakan kursi roda Tya di bagasi. Setelah itu dia menuju kemudi di sebelah Tya. Mobil itu pun melaju menuju tempat yang dituju.
__ADS_1
Mohon bantuan likenya ya๐ Terima kasih๐๐