Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
33. Menolak Kerja Sama


__ADS_3

Tya terdiam memandang gelang yang diberikan Ardi di tangannya.


" Kamu suka?" tanya Ardi.


Tya menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


" Di jaga baik baik ya"ucap Ardi.


" Iya, makasih ya" ucap Tya masih tersenyum manis.


Tanpa mereka sadari dari tadi Leon melihat interaksi mereka. Dia berdiri di depan kelas.


Sebenarnya dia ingin mengambil ponselnya yang tertinggal. Tapi saat hendak masuk ke kelas dia melihat Tya sedang tersenyum bersama Ardi.


" Mereka sepertinya semakin dekat" batin Leon.


Dia merasakan dadanya sesak melihat Tya tersenyum jika sedang bersama Ardi.


" Kenapa sesak begini, apa aku cemburu, tidak boleh, aku tidak boleh cemburu, biar Tya bersama Ardi, aku hanya akan menjaganya " batin Leon lagi.


Tapi saat dia hendak berbalik, sudah ada Cintia di belakangnya.


Leon pun terkejut. " Kenapa lo disini" ucap Leon.


" Gue mau bicara sama lo" ucap Cintia.


" Mau bicara apa?" tanya Leon malas.

__ADS_1


" Ayo lo ikut gue" ucap Cintia lalu pergi menuju taman sekolah.


Leon pun mengikuti Cintia di belakangnya.


Sesampainya di taman Cintia duduk di bangku yang ada di taman lalu disusul Leon.


" Langsung aja lo mau bicara apa?" tanya Leon to the poin.


" Gue liat tadi lo merhatiin Ardi sama Tya banget, lo cemburu, atau jangan-jangan lo suka sama Tya"ucap Cintia.


" Bukan urusan lo" ucap Leon ketus.


" Jelas urusan gue, kalo lo suka sama Tya si cewek lumpuh itu kita bisa kerja sama buat misahin Ardi sama cewek itu dan setelah mereka berpisah, lo bisa sama cewek lumpuh itu dan gue sama Ardi" ucap Cintia.


" Hey jaga omongan lo" ucap Leon mulai emosi.


" Tunggu bukannya lo suka dan sayang sama Tya, kenapa gak mau kerja sama sama gue" ucap Cintia.


" Karna gue gak kaya lo, gue tulus sama Tya, dan yang penting dia bahagia, dan awas aja lo sampe berani macem-macem sama Tya, lo bakal tau akibatnya" ucap Leon lalu pergi meninggalkan Cintia.


Cintia mengepalkan tangannya, dia sangat marah Leon menolak bekerja sama dengannya.


" Berani beraninya dia malah ngancem gue" ucap Cintia kesal.


Sedangkan Leon ke kantin menghampiri teman-temannya. Dia duduk dan langsung minum minuman milik Dareen.


" Eh buset, itu minuman gue" ucap Dareen kesal karena minumannya diminum oleh Leon.

__ADS_1


Tapi Leon tidak menghiraukan Dareen, dia diam sambil memikirkan sesuatu. Risky yang merasa aneh dengan sikap Leon pun bertanya.


" Lo kenapa dan kemana lo kok lama banget" tanya Risky.


" Gue tadi ke taman dulu" jawab Leon.


" Ngapain lo ke taman?" tanya Dareen.


" Tadi gue bicara sama Cintia" jawab Leon.


" Hah?" pekik Risky dan Dareen bersamaan.


" Lo bicara apa sama nenek lampir itu" ucap Dareen.


Leon menghembus napasnya kasar.


" Dia ngajak gue kerja sama buat misahin Ardi sama Tya" ucap Leon.


" Terus lo gimana?" tanya Risky.


" Gue gak mau, kalo memang Tya suka sama Ardi sama aja gue nyakitin dia, dia bakal sedih kalo pisah sama Ardi, dan gue gak mau itu terjadi, gue bisa aja milikin raganya tapi gak hatinya" ucap Leon.


" Gue setuju, gue dukung lo" ucap Risky sambi menepuk bahu Leon.


" Gue juga" sambung Dareen.


Setelah itu mereka pun kembali ke kelas karena jam istirahat sudah habis.

__ADS_1


__ADS_2