Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
76. Mengundang Teman-Teman


__ADS_3

Selesai kelas tambahan, Ardi langsung mengantar Tya pulang karena hari semakin sore. Tidak butuh waktu lama mereka sudah sampai di rumah.


" Assalamualaikum " ucap Ardi dan Tya bersamaan saat sudah berada di depan pintu.


" Walaikumsalam " jawab Bu Sari dari dalam kemudian membukakan pintu.


Kemudian Ardi dan Tya langsung menyalami Bu Sari.


" Kenapa pulangnya sore sekali ?" tanya Bu Sari pada Ardi dan Tya.


" Tadi ada kelas tambahan bu jadi lebih sore pulangnya " jawab Tya.


" Ayah udah pulang bu?" lanjut Tya.


" Udah, ayah kamu sedang bersih-bersih " ucap Bu Sari.


Ardi yang merasa hari sudah semakin senja pun berpamitan untuk pulang.


" Bi, Ardi pamit dulu. Salam buat paman " ucap Ardi kemudian mencium tangan Bu Sari.


" Terima kasih ya nak Ardi, hati-hati di jalan " ucap Bu Sari.


Ardi tersenyum menganggukkan kepalanya. " Assalamuaikum " ucap Ardi.


" Walaikumsalam " jawab Tya dan Bu Sari bersamaan.


Ardi melajukan motornya menuju rumahnya. Setelah menempuh waktu tiga puluh menit Ardi sudah sampai di rumahnya. Saat Ardi sampai di rumah terdengar azan Magrib.


" Assalamualaikum " ucap Ardi langsung memasuki rumah yang memang tidak di kunci.

__ADS_1


" Walaikumsalam " jawab Pak Gunawan. Ardi mendekati Pak Gunawan dan menyalaminya.


" Kok baru pulang Ar?" tanya Pak Gunawan.


" Iya yah soalnya ada kelas tambahan tadi" jawab Ardi.


" Ardi ke kamar dulu mau mandi gerah banget. Udah magrib juga " lanjut Ardi pada Ayahnya. Pak Gunawan menganggukkan kepalanya.


Ardi berlari menaiki tangga ke lantai atas menuju ke kamarnya. Ardi langsung membersihkan diri kemudian menuju musholah di rumahnya untuk sholat Magrib berjamaah.


Setelah sholat magrib, Ardi kembali ke kamar dan mengganti pakaiannya dengan pakaian santai. Ardi turun lagi untuk makan malam bersama.


Mereka menikmati makan dengan tenang. Tetapi Mas Andi tidak makan malam dengan mereka. Mas Andi menemani Mba Rina makan dalam kamar mereka.


" Ar, lusa kan ada acara pemberian nama ponakanmu. Ayah sudah mengundang keluarga paman Nadi. Kata mas mu coba kamu undang teman-temanmu untuk hadir" ucap Pak Gunawan setelah selesai makan malam.


" Lebih banyak yang hadir banyak juga yang mendoakan ponakanmu " ucap Bu Dewi tersenyum.


" Iya bu " jawab Ardi juga tersenyum.


Keesokan harinya, Ardi sudah rapi dengan seragamnya. Setelah sarapan Ardi berangkat sekolah dan tidak lupa dia menjemput Tya terlebih dahulu.


Saat sampai kelas ternyata teman-temannya sudah berkumpul semua.


" Baru dateng kalian" ucap Aska.


" Iya" jawab Ardi.


Ardi yang melihat teman-temannya sudah berkumpul pun menyampaikan amanat dari ayah dan kakaknya.

__ADS_1


" Oh iya besok ada acara pemberian nama ponakan gue dan kakak gue ngundang kalian semua buat datang. Jam enam sore acaranya" ucap Ardi pada teman-temannya.


" Kita usahain dateng Ar " ucap Aska.


" Iya lumayan lah dapet makan gratis " ucap Reno dengan cengir kudanya.


" Lo sih emang cari gratisan" ucap Ilham pada Reno.


" Ya iya lah siapa juga yang suka gratisan. Lo juga suka kan?" jawab Reno tersenyum.


" Iya sih " ucap Ilham tertawa kemudian diikuti yang lain.


Sedangkan Ardi hanya tersenyum dan menggelengkan kepalanya melihat tingkah teman-temannya.


" Kalian juga dateng ya " ucap Ardi pada Leon the genk.


" Gue usahain " jawab Leon singkat.


" Tapi kita gak tahu rumah lo, kalo dateng juga kemana dong " ucap Dareen.


" Nanti gue sharelock ke kalian " ucap Ardi.


" Btw ponakan lo cewek apa cowok Ar?" tanya Sasa.


" Cewek " jawab Ardi.


Mereka pun melanjutkan obrolan mereka sampai akhirnya lonceng masuk berbunyi.


Mohon bantuan vote, like dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


__ADS_2