Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
62. Menyukai Leon


__ADS_3

Ardi dan Tya sudah berada di kelas. Kemudian terlihat Leon memasuki kelas disusul Yeni. Yeni kemudian duduk di bangkunya disamping Tya.


Tya merasa aneh dengan Yeni karena tidak seperti biasanya, dia hanya diam semenjak memasuki kelas.


" Yeni kenapa? Apa gara-gara sama Leon tadi?" batin Tya.


" Dek kamu kenapa?" tanya Tya pada Yeni.


Yeni langsung menoleh ke Tya. " Ah, gak papa mba " jawab Yeni.


" Beneran?Kok diem aja?" ucap Tya.


" Iya mba, aku gak papa" jawab Yeni dengan senyum dipaksakan.


Tak lama terdengar lonceng berbunyi menandakan waktu pulang sudah tiba. Saat Leon sedang berjalan menuju pintu keluar bertepatan dengan Yeni yang juga menuju pintu. Karena terus memikirkan perasaannya ke Leon, Yeni menjadi tidak fokus dan akhirnya menabrak punggung Leon.


Leon berbalik melihat siapa yang menabrak punggungnya.


" Lo lagi, bisa gak lo kalo jalan tu liat-liat" ucap Leon kesal saat tahu yang menabraknya adalah Yeni.


" Maaf gue gak sengaja " jawab Yeni.


" Dasar cewek ceroboh " ucap Leon ketus kemudian beranjak pergi.


" Gue kan udah minta maaf, gak bisa apa jadi cowok tu lembut dikit ngomong aja ketus banget " gerutu Yeni melihat kepergian Leon.

__ADS_1


Tya yang melihat itu pun menghampiri Yeni.


" Dek kamu gak pulang?" tanya Tya pada Yeni.


" Aku males pulang mba, dirumah gak ada orang. Aku ikut ke rumah mba aja ya biar aku pulang ke rumah sore aja.


" Iya, mba jadi ada temen di rumah" jawab Tya. Yeni pun tersenyum.


Sedangkan Ardi setelah selesai menjawab telpon dari Mas Andi langsung menghampiri Tya dan Yeni.


"Tya, Mas Andi telpon suruh aku jemput Mba Rina di supermarket. Maaf ya gak bisa anterin kamu, aku udah bilang mau anterin kamu lagi sama bibi" ucap Ardi tidak enak hati.


" Gak papa, aku pulang sama Yeni aja " ucap Tya tersenyum.


" Ya udah aku duluan ya " ucap Ardi sambil memegang pipi kanan Tya. Tya menganggukkan kepalanya dan tersenyum.


" Siap" jawab Yeni.


Ardi pun pergi menggunakan motornya. Begitu juga Tya dan Yeni pergi untuk pulang.


Sesampainya di rumah Tya dan Yeni langsung saja masuk karena di rumah memang tidak ada orang.


Tya memasuki kamarnya kemudian langsung ke kamar mandi. Setelah itu dia keluar dengan keadaan segar kemudian melaksanakan sholat Zuhur. Yeni sedang berhalangan jadi dia menunggu Tya di tempat tidur sambil memainkan ponselnya.


" Kamu kalo mau makan ambil aja di dapur, mba lagi males makan " ucap Tya setelah menyelesaikan solatnya.

__ADS_1


" Aku juga males makan mba" ucap Yeni.


" Dek" panggil Tya.


" Apa mba?" jawab Yeni.


" Kamu ada apa sama Leon, tadi mba liat kalian berdua di taman" ucap Tya.


Yeni terkejut. " Loh mba liat?" tanya Yeni.


" Iya, tadi mba sama Ardi mau ke taman eh liat kalian" jawab Tya.


" Mba liat tatapan kamu ke Leon sekarang beda, apa kamu suka sama Leon?" tanya Tya menatap Yeni.


Yeni menjadi gugup ditanya itu oleh Tya. " Aku gak tahu mba tapi aku ngrasa seneng deket Leon, apa mba juga gitu kalo deket Ardi " ucap Yeni.


Tya mengangguk dan tersenyum. " Iya" jawab Tya.


" Jadi beneran kamu suka sama Leon?" ucap Tya.


" Kayanya iya mba" jawab Yeni malu.


" Cie" goda Tya pada Yeni.


" Apaan sih mba?" ucap Yeni sambil menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan karena malu.

__ADS_1


Tya pun tertawa melihat Yeni yang sedang malu.


Mohon bantuan vote, like dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2