
Beberapa hari kemudian, Ardi dan Tya pergi ke rumah sakit untuk Tya menjalani terapi dengan Dokter Safa. Aditya mereka tinggal di rumah bersama denga Bu Dewi yang memang sedang tidak memiliki kegiatan di luar rumah.
Sesampainya di rumah sakit, Ardi dan Tya langsung menuju ruangan untuk terapi yang sudah diberitahu oleh Dokter Safa.
" Selamat pagi Dok " sapa Tya saat memasuki ruangan itu bersama Ardi.
Disana sudah ada Dokter Safa dan satu orang perawat yang akan membantu Dokter Safa.
" Selamat pagi Nona " jawab Dokter Safa tersenyum.
" Bagaimana kabar Anda, Nona? " tanya Dokter Safa pada Tya.
" Saya sangat baik Dokter " jawab Tya.
" Baiklah, seperti Anda juga sudah tidak sabar untuk mulai terapi. Bagaimana jika kita mulai sekarang saja? " tanya Dokter Safa.
" Baik Dok " jawab Tya.
" Mau perawat atau Tuan Ardi yang membantu? " tanya Dokter Safa.
" Saya saja Dok " jawab Ardi.
Ardi pun membantu Tya untuk berdiri dari kursi roda. Tya berpegang pada tangan Ardi.
" Baiklah, coba langkah pelan-pelan kaki Anda " ucap Dokter Safa pada Tya.
__ADS_1
Tya pun mulai melangkahkan kakinya pelan-pelan dengan dibantu oleh Ardi. Rasa sakit di kakinya juga sudah tidak sesakit dulu karena ia sudah sering berlatih setiap pagi dan sore bersama Ardi.
" Bagus sekali Nona. Sepertinya Anda sudah sering berlatih ya di rumah " ucap Dokter Safa.
" Iya Dokter, istri saya sempat sekali untuk berlatih berjalan setiap pagi dan sore sesuai saran dari Dokter " jawab Ardi.
" Itu sangat bagus Tuan. Semakin sering Nona Tya berlatih berjalan itu akan semakin melenturkan otot-otot di kakinya. Saya yakin tidak lama lagi Nona Tya akan bisa berjalan dengan normal " ucap Dokter Sinta.
Ardi dan Tya pun tersenyum mendengar apa yang Dokter Safa katakan.
" Bagaimana dengan rasa sakit di kaki Anda, Nona? " tanya Dokter Safa.
" Sakit sudah berkurang Dokter. Bahkan sekarang hanya sedikit nyeri saja " jawab Tya.
Tya pun mengikuti arahan yang diberikan Dokter Safa hingga ia sudah bisa berjalan cukup lancar dengan berpegangan pada alat bantu itu.
" Mas aku bisa " ucap Tya senang.
" Iya sayang " jawab Ardi tersenyum.
Ardi juga merasa sangat bersyukur dan bahagia karena akhirnya Tya akan bisa berjalan kembali.
" Sekarang Anda coba berjalan tanpa berpegangan pada apapun " ucap Dokter Safa.
Tya mencoba melangkahkan kakinya tanpa berpegangan pada apapun. Ia bisa melangkahkan kakinya sebanyak lima langkah hingga Tya tidak bisa menjaga keseimbangan dan hampir terjatuh tapi Dokter Safa dengan cepat memegangnya.
__ADS_1
" Untuk hari ini kita sudahi dulu ya. Sepertinya Anda juga sudah lelah " ucap Dokter Safa pada Tya.
" Baik Dok " jawab Tya yang merasa lelah.
Kemudian Ardi dan Tya duduk di hadapan Dokter Safa.
" Kondisi Nona Tya sudah sangat mengalaminya kemajuan. Terbukti dengan rasa sakit di kaki yang sudah berkurang dan Nona Tya juga sudah bisa melangkahkan kakinya tanpa dengan bantuan. Nona Tya tidak perlu menggunakan kursi roda lagi. Ia bisa menggunakan tongkat untuk berjalan " ucap Dokter Safa menjelaskan keadaan Tya.
" Alhamdulillah " ucap Ardi dan Tya.
Ardi dan Tya sangat senang mendengar apa yang disampaikan oleh Dokter Safa.
" Ini resep vitamin yang harus diminum oleh Nona Tya. Obat yang kemarin juga jangan lupa untuk diminum. Saya sarankan juga untuk meminum susu penguat tulang " ucap Dokter Safa.
" Baik Dok. Terima kasih " jawab Ardi.
Setelah itu Ardi dan Tya pun pamit dan menembus obat di bagian farmasi lalu pulang ke Kediaman Keluarga Wicaksono.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " ππ
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " ππ
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π
__ADS_1