
Tya mulai mengerjapkan matanya. Ia melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul lima pagi. Tya melepaskan pelukan Ardi dan mencoba untuk duduk.
" Hmm sudah subuh " ucap Tya.
Kemudian Tya mengambil handuk untuk menutupi tubuh polosnya dan turun dari tempat tidur. Tya pun pergi menuju kamar mandi.
Setelah selesai mandi Tya pun menuju tempat tidur untuk membangunkan Ardi.
" Mas bangun. Ini sudah subuh lo " ucap Tya sambil menggoyangkan tubuh Ardi.
Ardi yang merasakan tidurnya terganggu pun mulai membuka matanya.
" Ada apa sayang?" tanya Ardi.
" Bangun mas. Cepet mandi terus kita sholat subuh " jawab Tya.
" Iya sayang " ucap Ardi.
Ardi bangun dari tidurnya dan pergi ke kamar mandi. Sedangkan Tya menyiapkan baju Ardi dan juga alat sholat untuk mereka.
Setelah Ardi selesai mandi mereka pun langsung melaksanakan sholat subuh berjamaah.
Tya pergi ke dapur setelah selesai sholat subuh. Sedangkan Ardi mengecek beberapa pekerjaannya.
" Mbok " panggil Tya.
" Iya ada apa nona muda" jawab Mbok Inem yang sedang mengambil bahan masakan di dalam kulkas.
" Pagi ini tolong buat sayur asem ya " ucap Tya.
__ADS_1
" Ada lagi nona muda?" tanya Mbok Inem.
" Sama ayam goreng deh mbok. Untuk yang lainnya terserah mbok aja " jawab Tya.
" Baik nona muda " ucap Mbok Inem.
Kemudian Tya membuat kopi untuk Ardi dan Pak Gunawan. Tak lupa juga dia membuat susu ibu hamil untuk dirinya. Tya menaruh kopi dan susu yang ia buat di atas meja makan.
" Mbok, Tya tinggal ke kamar dulu ya " ucap Tya pada Mbok Inem.
" Iya nona muda " jawab Mbok Inem.
Tya pun pergi ke kamarnya. Terlihat Ardi masih sibuk dengan pekerjaan.Tya yang melihat Ardi sedang fokus pun tidak mau mengganggunya.
Kemudian Tya langsung bersiap karena hari ini dia akan pergi ke kampus. Tya mengenakan dress berwarna lilac yang agak longgar. Tya memoles wajahnya dengan sedikit make up yang mengepang rambutnya.
Saat sedang memoles wajahnya Tya merasakan ada sesuatu yang bergerak di perutnya. Tya pun langsung mengusap perutnya dan ternyata bayi yang ia kandung sedang melakukan tendangan untuk pertama kalinya. Perasaan Tya pun menghangat saat merasakan tendangan itu. Tanpa sadar Tya sampai meneteskan air matanya.
" Iya sayang "jawab Ardi.
" Bayi kita bergerak mas. Dia menendang " ucap Tya.
Ardi pun langsung meletakkan laptopnya dan menghampiri Tya.
" Benarkah?" ucap Ardi tak percaya.
Tya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Ardi berjongkok di perut Tya. Ardi mengusapnya dengan lembut.
__ADS_1
" Sayang ini ayah " ucap Ardi di perut Tya.
Bayi dalam kandungan Tya pun merespon ucapan Ardi dengan menendang lagi. Ardi sangat bahagia saat merasakan tendangan itu.
" Sayang dia menendang lagi. Dia tahu aku ini ayahnya " ucap Ardi sangat bahagia.
" Iya mas " jawab Tya tersenyum.
Ardi terus mencoba mengajak bayi yang masih di dalam kandungan itu berbicara. Tya merasa terharu sekaligus bahagia melihat itu.
Kemudian Ardi berdiri dan memeluk Tya. Ardi memberikan beberapa kecupan di pucuk kepala Tya.
" Aku sangat bahagia sayang " ucap Ardi masih memeluk Tya.
" Aku juga mas " jawab Tya.
" Nanti setelah kuliah kita ke rumah sakit ya. Aku ingin melihat bayi kita " ucap Ardi lalu memberikan kecupan di kening Tya.
" Iya mas " jawab Tya.
" Sekarang kamu siap-siap aja gih " ucap Tya pada Ardi.
" Iya sayang " jawab Ardi melepaskan pelukannya.
Ardi membereskan semua pekerjaannya. Ardi mengganti bajunya dengan baju yang sudah Tya siapkan di atas tempat tidur.
Setelah siap mereka berdua pun keluar dari kamar untuk sarapan lalu berangkat kuliah.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya ππ
__ADS_1
Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05π