Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
131. Menjodohkan Tya


__ADS_3

Dua hari telah berlalu. Tya tidak pernah sekali pun keluar dari kamar itu. Walaupun Tuan Smith telah membelikannya kursi roda dan memperbolehkan Tya keluar di sekitar vila tapi tetap harus dikawal oleh bodyguardnya.


Hari ini Tuan Smith kembali menemui Tya. Tuan Smith membuka pintu kamar yang di tempati oleh Tya. Dia mendekati Tya yang sedang memejamkan matanya dan menyandarkan tubuhnya di sandaran tempat tidur.


" Kamu bersiaplah. Hari ini calon suamimu akan menemuimu " ucap Tuan Smith pada Tya.


Tya pun membuka matanya. " Sudah saya bilang, saya sudah punya suami " jawab Tya.


" Anda bukan siapa-siapa saya. Anda tidak berhak mengatur hidup saya. Tolong lepaskan saya. Saya ingin bersama suami dan keluarga saya " ucap Tya menahan tangisnya.


" Kamu tenang saja. Setelah ini saya akan mengembalikanmu pada keluarga setelah membuat suamimu dan ayahnya kehilangan dirimu dan melihat kamu bahagia bersama orang lain " ucap Tuan Smith.


" Anda egois tuan. Anda telah menyakitkan orang lain demi kepuasan dendam anda. Dan tentang kematian orang yang anda cintai itu bukan salah ayah mertua saya. Itu karena orang yang anda cintai terlalu lemah dengan semudah itu mengakhiri hidupnya. Seharusnya dia berjuang untuk mendapatkan cinta itu. Anda tidak bisa menyalahkan ayah mertua saya " ucap Tya pada Tuan Smith.


" Diam " bentak Tuan Smith.


" Kamu tidak berhak berbicara seperti itu. Karena Gunawan lah Rika mati" lanjut Tuan Smith.


Bukannya takut Tya malah membalas ucapan Tuan Smith. " Cobalah anda keluar dari masa lalu anda. Itu akan membuat anda tersiksa. Setelah ini anda tidak akan tenang walaupun dendam anda sudah terbalas. Karena balas dendam itu bukan jalan yang baik " ucap Tya

__ADS_1


Tuan Smith terdiam mendengarkan semua ucapan Tya. Tapi itu tidak mengubah niatnya untuk membalas dendam pada Pak Gunawan dengan membuat Ardi menderita karena kehilangan Tya.


Tuan Smith berencana untuk menjodohkan Tya dengan keponakannya. Dia telah mencaritahu bahwa keponakannya itu sangat menyukai Tya dan pasti mau membantunya dengan menikahi Tya.


Tuan Smith keluar tanpa berkata apa-apa lagi. Dia keluar dan menutup pintu kamar itu kembali.


Sedangkan Tya menangis setelah kepergian Tuan Smith. Dia benar-benar tidak tahu harus berbuat apa. Dia tidak ingin dijodohkan dengan orang lain oleh orang yang tidak pernah dikenalnya. Dia sangat mencintai Ardi.


" Mas cepatlah datang bawa aku pergi dari sini " ucap Tya masih menangis.


Tuan Smith berada di teras saat mendengar suara motor memasuki halaman vilanya.


Seorang pemuda turun dari motor tersebut dan menghampiri Tuan Smith.


" Kamu sudah datang Leon " ucap Tuan Smith memeluk ponakannya itu. Ya pemuda itu adalah Leon.


" Ada apa paman memintaku kemari ?" tanya Leon saat Tuan Smith sudah melepaskan pelukannya.


" Mari kita masuk dulu " ucap Tuan Smith.

__ADS_1


Leon pun menurutinya. Mereka masuk ke dalam vila milik Tuan Smith. Mereka duduk di ruang tamu.


" Begini Leon, paman tahu bahwa kamu menyukai seorang gadis. Paman sudah membawanya untukmu. Paman akan menikahkanmu dengannya " ucap Tuan Smith pada Leon.


" Seorang gadis ? Siapa paman?" tanya Leon.


" Nanti juga kau akan mengetahuinya. Kau bisa menemuinya di kamarnya sekarang juga " jawab Tuan Smith.


" Siapa gadis yang paman ingin nikahkan denganku " batin Leon.


" Santi antar Leon ke kamar gadis itu " perintah Tuan Smith pada Bibi Santi.


" Baik tuan " jawab Bibi Santi.


Leon pun berdiri dan mengikuti langkah Bibi Santi menuju kamar yang di tempati oleh Tya. Saat sampai depan pintu Bibi Santi pamit untuk kembali.


" Nona berada di dalam tuan. Anda bisa langsung masuk. Saya permisi dulu " Bibi Santi pada Leon.


" Terima kasih " ucap Leon.

__ADS_1


Bibi Santi pun menganggukkan kepalanya lalu beranjak pergi meninggalkan Leon di depan pintu kamar tersebut.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😊😘


__ADS_2