Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
195. Pergi Liburan


__ADS_3

Malam harinya Tya sudah berada di tempat tidur sambil meminum susu ibu hamilnya. Tya langsung masuk ke dalam kamar setelah makan malam dan sholat isya berjamaah di mushola yang ada di rumah.


Tya meletakkan gelasnya di atas nakas lalu mengambil sebuah novel. Ia akan membaca novel itu sambil menunggu Ardi yang masih menyelesaikan pekerjaannya bersama Pak Gunawan.


Beberapa saat kemudian terdengar suara pintu kamar terbuka.


Ceklek.


Tya meletakkan novelnya dan terlihat Ardi masuk dan menutup pintunya kembali.


" Sudah selesai pekerjaan kamu mas?" tanya Tya.


Ardi naik ke atas tempat tidur dan duduk di samping Tya.


" Sudah sayang " jawab Ardi.


" Kita tidur yuk sekarang. Besok kita akan berangkat pagi " ucap Ardi.


" Iya mas " jawab Tya.


Tya membaringkan tubuhnya dibantu oleh Ardi. Kemudian Ardi mematikan lampu dan menggantinya dengan lampu tidur. Ia membaringkan tubuhnya lalu menarik Tya dalam pelukannya.


" Selamat malam sayang " ucap Ardi mencium kening Tya.


" Malam mas" jawab Tya mempererat pelukannya pada Ardi.


Tak butuh waktu lama mereka berdua pun tertidur sambil berpelukan.

__ADS_1


Keesokan paginya, Ardi dan Tya langsung bersiap setelah sholat subuh. Mereka memastikan bahwa tidak ada yang kurang maupun tertinggal nantinya.


" Sudah siap sayang ?" tanya Ardi pada Tya yang masih di meja riasnya.


" Sudah mas " jawab Tya.


Tya menggunakan dress di bawah lutut yang nyaman digunakan untuk wanita hamil seperti dirinya lalu ia juga tak lupa menggunakan sebuah cardigan.


" Ayo kita keluar " ucap Ardi.


" Iya mas " jawab Tya.


Kemudian Ardi mendorong kursi roda Tya menuju ruang makan. Pak Gunawan dan Bu Dewi sudah terlihat duduk disana.


" Pesawat kalian pagi?" tanya Pak Gunawan setelah Ardi duduk.


" Iya yah " jawab Ardi.


" Sebentar saya ambilkan tuan muda " ucap Mbok Inem.


Tak lama Mbok Inem kembali dengan segelas susu dan memberikannya pada Tya.


"Silahkan nona muda " ucap Mbok Inem.


" Terima kasih ya mbok " ucap Tya tersenyum.


" Sama-sama nona muda " jawab Mbok Inem.

__ADS_1


Mbok Inem pun beranjak pergi untuk melanjutkan pekerjaannya. Sedangkan mereka langsung sarapan dengan tenang.


Setelah sarapan Ardi dan Tya langsung berpamitan kepada Pak Gunawan dan Bu Sari.


" Ayah ibu kami pergi dulu. Kalian baik-baik di rumah " ucap Ardi pada ayah dan ibunya.


" Iya sayang. Nikmati liburan kalian. Ingat jaga istrimu dengan baik " ucap Bu Dewi.


" Iya bu pasti " jawab Ardi.


" Kamu jangan lupa minum susu dan vitaminmu. Jangan sampai kecapekan juga ya sayang " ucap Bu Dewi pada Tya.


" Iya bu " ucap Tya lalu memeluk ibu mertuanya yang sudah ia anggap seperti ibu kandungnya sendiri.


" Hubungi ayah jika terjadi apa-apa " ucap Pak Gunawan.


" Iya yah " jawab Ardi.


" Kami pergi " ucap Ardi mencium tangan kedua orang tuanya dan diikuti oleh Tya.


" Assalamualaikum " ucap Ardi dan Tya bersamaan.


" Walaikumsalam " jawab Pak Gunawan dan Bu Dewi.


Ardi dan Tya pergi menuju bandara dengan menggunakan mobil yang disupiri oleh Angga. Mobil tersebut pun melaju membelah kota Jakarta pagi itu. Beberapa mobil anak buah Angga pun ikut melaju mengikuti mereka tanpa sepengetahuan Tya.


Setibanya di bandara mereka langsung pergi memasuki pesawat karena pesawat mereka akan segera berangkat.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2