
Tya kembali ke kelas setelah makan di kantin bersama dengan Ardi karena ia masih memiliki satu mata kuliah hari ini. Sedangkan Ardi akan langsung pergi ke kantor karena ia hanya memiliki satu mata kuliah hari ini.
" Aku ke kantor dulu ya sayang. Nanti Kak Angga yang bakal jemput kamu " ucap Ardi pada Tya saat mereka sudah berada di kelas Tya.
Ardi mengantarkan Tya sampai di depan kelas demi mematikan Tya sampai di kelas dengan selamat.
" Iya Mas. Mas hati-hati ya di jalan terus yang semangat kerjanya " ucap Tya.
" Iya sayang " jawab Ardi tersenyum.
Tya mencium tangan Ardi sebelum Ardi pergi dan Ardi juga tidak lupa untuk mencium kening Tya. Untung saja di depan kelas Tya itu tidak ada orang yang lewat.
" Assalamualaikum " ucap Ardi.
" Walaikumsalam " jawab Tya.
Saat Ardi sudah tidak terlihat lagi di matanya, Tya pun langsung masuk ke dalam kelas. Di kelas itu masih sangat sepi dan tidak ada orang. Tya menuju sebuah bangku yang tadi ia duduki di belakang di bagian belakang kelas itu.
Tak lama kemudian, mahasiswa yang lain pun mulai memasuki kelas. Rama, laki-laki yang tadi mengajaknya berkenalan kembali duduk di bangku yang ada di sampingnya tapi Tya tidak memperdulikan itu. Itu hak dia untuk duduk dimana saja, lagi pula bangku itu masih kosong.
" Hai " sapa Rama pada Tya.
Tya yang sedang membaca buku di tangannya hanya meresponnya dengan sebuah senyuman yang singkat lalu fokus lagi pada buku yang sedang ia baca.
__ADS_1
Seorang dosen memasuki kelas itu dan mata kuliah terakhir pada hari itu pun segera dimulai.
" Saya akan membuat beberapa kelompok dan saya ingin kalian melakukan observasi pada sekolah-sekolah SMA sederajat dan melihat seberapa besar ketertarikan mereka pada Sastra Indonesia " ucap dosen itu.
" Baik Pak " jawab para mahasiswa.
Dosen itu pun segera membentuk beberapa kelompok. Tya berada satu kelompok bersama dengan Rama dan satu orang mahasiswa lagi bernama Lisna.
" Kita satu kelompok " ucap Rama pelan karena dosen masih menjelaskan sesuatu di depan.
" Iya, mohon kerja samanya " jawab Tya lalu kembali fokus pada apa yang dijelaskan dosen.
Mata kuliah hari itu pun berakhir, Tya akan langsung pulang karena Angga sudah menunggunya di depan kampus dan ia sudah meninggalkan Aditya di rumah terlalu lama.
Rama pun segera berjalan mendekat ke arah Tya.
" Iya " jawab Tya setelah menghentikan langkahnya.
" Kapan kita bahas tentang tugas itu dan melakukan observasi? " tanya Rama pada Tya.
" Kita bahas besok aja ya, sekarang aku lagi buru-buru. Kalo enggak nih kamu buat grub aja dan kita bahas di sana sama Lisna nanti " ucap Tya memberikan secarik kertas yang berisi nomor teleponnya.
" Oke " jawab Rama mengambil kertas itu dari tangan Tya.
__ADS_1
" Ya sudah, aku duluan " ucap Tya.
Tya pun langsung pergi tanpa menunggu jawaban dari Rama. Ia ingin cepat-cepat pulang sekarang.
Tya menghampiri Angga yang sudah menunggunya di depan kampus. Angga pun langsung membukakan pintu mobil untuk Tya.
" Terima kasih Kak " ucap Tya lalu masuk ke dalam mobil.
Angga juga segera masuk ke dalam mobil setelah menutup pintu mobil bagian belakang.
" Kita langsung pulang ya Kak " ucap Tya setelah Angga masuk ke dalam mobil.
" Baik Nona Muda " jawab Angga.
Angga pun langsung melajukan mobil itu meninggalkan kampus untuk menuju kediaman Keluarga Wicaksono.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " ππ
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " ππ
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π
__ADS_1