Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
247. ASI Macet 3


__ADS_3

Ardi dan Tya mendengarkan penjelasan dari Dokter Sinta dengan serius.


" Lalu bagaimana jika masih terasa sakit dan nyeri saat menyusui dok? " tanya Tya pada Dokter Sinta.


" Walau pun mungkin terasa sakit dan nyeri, sebaiknya hal tersebut tetap diupayakan. Nah, disini juga suami dapat membantu istrinya " jawab Dokter Sinta.


Ardi yang mendengar itu pun menjadi antusias. " Bagaimana caranya dok? " tanya Ardi.


" Anda dapat membantu menghisap ****** dada istri anda, Tuan. Sifatnya hampir sama seperti memerah ASI secara manual ataupun dengan menggunakan pompa. Semakin sering ASI dikeluarkan baik itu disusukan, diperah, atau dipompa akan semakin lancar pula produksinya. Jika ASI tidak dikeluarkan, produksi ASI akan berhenti dengan sendirinya. Terkadang ada kalanya si kecil tidak bisa mengeluarkannya begitu pun dengan pompa ASI. Nah, ada saat-saat seperti ini para Ayah berhasil membersihkan penyumbatan tersebut. Tentu ini akan membantu Nona sekaligus meringankan rasa sakit Nona dari dada yang bengkak. Selain itu juga, Tuan bisa membantu memijat dada istri anda. Meskipun hal ini banyak sekali mendapatkan kontroversi, namun jika dibantu oleh para kamu suami akan mempererat hubungan suami istri. Bahkan ada yang merasakan kenyamanan setelahnya. Alhasil karena kenyamanan tersebut bisa membuat produksi ASI lebih banyak " jawab Dokter Sinta.


Ardi memberikan ekspresi yang sangat sumringah. Ia jelas senang karena ia akan menikmati kedua dada istrinya yang sangat ia sukai sampai puas.


" Bagaimana? Apa masih ada yang perlu dijelaskan lagi? Atau ada hal yang ingin Tuan dan Nona tanyakan? Atau Tuan dan Nona sudah mengerti dengan apa yang saya jelaskan? " tanya Dokter Sinta.


" Saya sangat mengerti dok. Dokter tahu saja apa yang suami inginkan " jawab Ardi sambil tersenyum.


Tya mencubit paha Ardi dan menatapnya tajam. Ia tidak habis pikir, Ardi akan berkata seperti itu di hadapan Dokter Sinta. Ia sangat malu pada Dokter Sinta.

__ADS_1


Dokter Sinta pun tersenyum. " Beberapa pasangan suami istri yang datang kemari pun sering mengatakan hal yang sama, Tuan. Semoga nanti produksi ASI Nona Tya bisa lancar setelah kalian mempraktekkan hal tersebut " ucap Dokter Sinta tersenyum.


Tya pun semakin malu dibuatnya.


" Baik, terima atas saran dan penjelasannya dokter. Sungguh ini sangat bermanfaat bagi kami yang masih menjadi orang tua baru ini. Kalau begitu kami permisi dokter " ucap Ardi pada Dokter Sinta.


" Sama-sama Tuan Ardi " jawab Dokter Sinta.


Setelah itu Ardi dan Tya pun keluar dari ruangan Dokter Sinta. Mereka akan langsung pulang karena Ardi sudah tidak sabar untuk mempraktekkan cara yang tadi Dokter Sinta jelaskan.


Ia heran melihat Ardi yang terus tersenyum sejak keluar dari ruangan Dokter Sinta.


" Aku gak sabar praktek cara yang dijelaskan Dokter Sinta tadi sayang " jawab Ardi.


Kinara yang mendengar itu pun menjadi kesal. Apalagi mengingat tadi yang Ardi katakan di ruangan Dokter Sinta.


" Kamu tu mikirnya arah kesana terus " ucap Tya ketus.

__ADS_1


" Aku kan lakuin ini demi kamu sama Adit sayang. Biar kamu gak sakit lagi terus juga Adit bisa minum ASI kamu dengan puas " jawab Ardi.


" Tapi kamu pasti suka " ucap Tya mengerucutkan bibirnya.


" Jelas suka lah sayang. Siapa coba yang gak suka dikasih buah melon kenyal " jawab Ardi.


" Ist " ucap Tya semakin kesal.


Ardi pun tertawa mendengar itu. Tya sangat lucu di matanya jika sedang kesal seperti itu.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " πŸ˜ŠπŸ™


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2