Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
184. Anak Ardi?


__ADS_3

Setelah Angga pergi meninggalkannya sendiri, Tya memesan boba red valvet kesukaan sambil menunggu kedatangan Bela. Cukup lama Tya menunggu Bela sampai akhirnya wanita itu datang menghampirinya dengan perut yang membuncit.


Tya terkejut melihat itu. " Apa dia sedang hamil?Jadi saat di rumah sakit itu dia periksa kehamilan ?" batin Tya melihat perut Bela.


" Hai " ucap Bela tersenyum sinis pada Tya.


" Silahkan duduk " ucap Tya.


Bela pun mendudukkan tubuhnya tepat di hadapan Tya.


" Apa yang mau kamu bicarakan?" tanya Tya to the poin.


" Uh gak sabaran banget. Biarin gue pesen minum dulu dong " ucap Bela.


Tya pun berusaha untuk tetap bersabar. Setelah Bela memesan minuman dan meminumnya mereka pun memulai pembicaraan.


" Lo pasti penasaran banget ya. Lo juga pasti kaget kan lihat perut gue yang sama besarnya sama lo " ucap Bela.


" Langsung to the poin aja " ucap Tya yang malas berlama-lama bicara pada Bela.


" Gue lagi hamil. Dan yang lo harus tahu bayi yang gue kandung ini adalah anak Ardi suami lo. Ini hasil perbuatan kami berdua " ucap Bela tersenyum licik.


" Jangan asal bicara ya " ucap Tya marah.

__ADS_1


" Gue gak asal bicara. Gue bicara sesuai kenyataan. Bayi yang gue kandung ini memang anak Ardi. Gue sering jalan berdua sama dia saat lo gak masuk kuliah. Kita juga sering main di hotel " jawab Bela.


" Tutup mulut kamu. Suamiku gak mungkin begitu " ucap Tya.


" Gak masalah sih kalo lo gak percaya. Yang jelas ini anak Ardi. Gue berani tes DNA saat bayi ini lahir " ucap Bela.


Bela berdiri dari duduknya. " Gue cuma mau ngomong itu. Bye " ucap Bela lalu pergi meninggalkan Tya.


Tya masih terkejut dan belum bisa percaya semua yang dikatakan Bela. Air matanya luluh membasahi pipi. Ia tidak percaya bahwa suaminya bisa melakukan hubungan dengan wanita lain.


" Mas Ardi gak mungkin melakukan itu. Mas Ardi sangat mencintaiku " ucap Tya.


" Tapi Bela berani untuk melakukan tes DNA. Apa bayi yang di kandungan itu anak Mas Ardi " lanjut Tya.


" Aku sangat kecewa sama kamu mas kalau benar bayi yang Bela kandung itu anak kamu" ucap Tya.


Tya menghapus air matanya. Ia segera menghubungi Angga. Tya memutuskan untuk pergi ke apartemen Leon untuk bertemu Yeni untuk menenangkan dirinya.


" Kak Angga antar aku ke apartemen Leon ya. Aku ingin bertemu Yeni " ucap Tya pada Angga saat sudah berada di dalam mobil.


" Apa anda sudah memberitahu tuan muda ?" tanya Angga.


" Aku akan memberitahunya " jawab Tya.

__ADS_1


" Baik nona muda " ucap Angga.


Mobil tersebut pun melaju menuju apartemen milik Leon. Sepanjang perjalanan Tya hanya diam sambil sesekali menghapus air matanya.


Angga yang melihat itu hanya diam tanpa berani bertanya pada nona mudanya itu.


Sesampainya di sana, Angga langsung mengantar Tya ke lantai dimana apartemen Leon berada.


" Kak Angga pulang saja. Nanti aku minta Mas Ardi menjemputku " ucap Tya pada Angga.


" Baik nona muda " jawab Angga.


Setelah Angga pergi Tya pun mengetuk pintu apartemen milik Leon. Tak lama pintu itu pun terbuka.


" Mba Tya ?" ucap Yeni.


Tya pun tak bisa menahan air matanya lagi. Tya menangis.


" Mba kenapa?" tanya Yeni yang melihat Tya tiba-tiba menangis.


Tya masih terus menangis tanpa menjawab pertanyaan Yeni. Yeni pun membawa Tya masuk ke apartemen tersebut.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😊😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05 😘


__ADS_2