
Setelah menempuh perjalanan selama empat puluh lima menit mereka pun sampai. Angga membuka, pintu mobil dan membantu Tya ke kursi rodanya memasuki kafe tersebut. Angga membawa Tya ke salah satu meja yang ada di kafe tersebut.
" Anda tunggu disini sebentar nona muda. Saya akan memesan minuman yang anda inginkan " ucap Angga pada Tya.
" Kakak juga pesan sesuatu ya dan jangan lama-lama aku sangat menginginkannya sekarang " ucap Tya.
" Baik nona muda " jawab Angga.
Angga pun meninggalkan Tya untuk memesan boba red valvet yang Tya inginkan. Sedangkan Tya menunggunya sambil memainkan ponselnya. Tya memberitahu Ardi bahwa dirinya sekarang sedang berada di luar.
" Mas aku pergi ke kafe dekat kampus diantar oleh Kak Angga. Aku sangat menginginkan boba red valvet yang dijual di kafe itu " ucap Tya dalam pesannya.
Terlihat Angga sudah kembali dengan membawa segelas boba red valvet milik Tya dan secangkir kopi untuknya.
" Silahkan nona muda " ucap Angga memberikan segelas boba red valvet pada Tya.
" Terima kasih kak " ucap Tya mengambil boba itu dan langsung meminumnya.
Tya sangat menikmati boba red valvet tersebut karena dia sudah menginginkannya sejak tadi.
" Kau puas sayang? Bunda sudah mencari yang kau inginkan " ucap Tya mengusap perutnya.
Tya melihat Angga yang akan duduk di meja yang berbeda dengannya.
__ADS_1
" Kak Angga duduk disini saja temani aku " ucap Tya pada Angga.
" Tidak nona muda. Biar saua duduk di tempat lain saja " jawab Angga.
" Disini saja kak. Aku akan kesepian jika sendiri " ucap Tya.
Akhirnya Angga pun duduk di kursi tepat di hadapan Tya.
Di tempat yang sama Bela baru saja keluar dari toilet. Ia melihat Tya yang sedang bersama seorang pria.
" Itu kan Tya. Terus cowok itu siapa?" ucap Bela.
" Kesempatan bagus tu buat ditunjukin ke Ardi. Biar diceraikan sekalian tu cewek " lanjutnya tersenyum jahat.
" Wow cewek kaya lo ternyata bisa selingkuh juga ya. Hebat banget " ucap Bela saat sudah berada di dekat Tya.
" Bela?" ucap Tya menoleh ke arah Bela.
" Lo kaget ya kepergok selingkuh sama gue ?" ucap Bela tertawa.
" Anda siapa nona ?" tanya Angga berdiri dari duduknya.
" Lo gak perlu tahu siapa gue. Yang gue tahu lo selingkuhan cewek gak berguna ini " ucap Bela.
__ADS_1
" Dan lo sebentar lagi Ardi pasti bakal minta pisah sama lo setelah gue kasih tahu lo selingkuh sama ni cowok " lanjut Bela pada Tya.
" Anda sudah kelewatan nona " bentak Angga.
Angga ingin menarik Bela dan menjauhkannya dari Tya tapi Tya melarang dengan menggelengkan kepalanya.
" Gue rasa udah cukup gue disini. Lo tunggu aja sebentar lagi saat Ardi dia pasti langsung menceraikanmu " ucap Bela pada Tya.
Bela pergi dari kafe itu meninggalkan Tya dan Angga.
" Nona muda kenapa anda melarang saya memberi gadis kurang ajar itu pelajaran " ucap Angga pada Tya.
" Biarkan saja kak. Jangan mengotori tanganmu " jawab Tya.
" Apa anda mengenalnya nona muda?" tanya Angga.
" Iya aku mengenalnya. Namanya Bela. Dia gadis satu jurusan dengan Mas Ardi dan dia juga sangat menyukai Mas Ardi " jawab Tya.
" Kak Angga aku ingin pulang saja sekarang " lanjut Tya.
" Baik nona muda" ucap Angga.
Setelah membayar pesanan mereka Angga pun mendorong kursi roda Tya dan membantu memasuki mobil. Kemudian Angga melajukan mobilnya untuk kembali ke rumah Keluarga Wicaksono.
__ADS_1
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya ππ