Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
11. Punya Rasa


__ADS_3

Sementara di kantin, Leon masih merasa kesal karena kejadian tadi. Bukan hanya kesal pada siswa yang menabrak Tya tapi juga dengan Ardi. Dia merasa Ardi sedang mendekati Tya. Dia seperti tidak rela, apa lagi jika Ardi tidak tulus dan akan menyakiti Tya seperti Ahmad.


Tak lama, Dareen dan Risky menghampiri Leon.


" Lo kenapa?" tanya Dareen.


Leon hanya diam. Risky yang mengetahui perasaan Leon pun mencoba bicara.


" Gue liat kayanya lo punya rasa sama Tya" ucap Risky yang langsung mendapat tatapan tajam dari Leon.


" Kalo lo emang punya rasa sama Tya yang bilang lah, gak usah gengsi karna keadaan Tya, gak usah dengerin kata-kata orang dan temen lo itu yang sering bilang Tya gak pantes buat lo" lanjut Risky sambil melirik ke Dareen.


" Apa lo?"ucap Dareen pada Risky.


" Tapi bener kata Risky kalo lo punya rasa ungkapin kan kita juga gak tau kalo kita bisa ada rasa sama siapa aja, kan cinta itu buta, dan kata-kata gue sebernanya gak serius cuma spontan langsung keluar dari mulut gue" ucap Dareen menjelaskan.


Ada benarnya yang di bilang Dareen dan Risky. Tapi Leon belum yakin tentang itu dan pikirannya semakin kacau memikirkan itu.


" Apa aku jatuh cinta ya sama dia" batin Leon.


Karna frustasi dia pun pergi meninggalkan kedua temannya.

__ADS_1


Pulang sekolah seperti biasa Yeni menemani Tya.


" Dek nanti jangan bilang apa-apa ya soal kejadian tadi sama ibu, aku gak mau ibu jadi khawatir" ucap Tya.


" Oke deh mba" jawab Yeni sambil tersenyum.


Saat mereka masih menunggu, Ahmad dan Abdul lewat di depan mereka.


" Mba udah move on? kok kelihatannya biasa aja" tanya Yeni karna melihat ekspresi berbeda dari Tya.


" Mungkin sudah, tiba-tiba aja liat dia biasa aja gitu" jawab Tya.


" Syukur deh, tapi kayanya karna Ardi ya mba jadi bisa move on gitu" goda Yeni.


" Ya mba kaya nya mulai deket sama Ardi gitu" ucap Yeni.


Pembicaraan itu pun terhenti karena Bu Sari sudah sampai dan mereka pulang menuju rumah masing-masing.


Di tempat lain, Ardi sudah sampai di rumahnya. Dia tidak melihat siapa-siapa diruang tamu. Dia pun duduk sebentar.


Dia tersenyum kembali mengingat kejadian tadi bersama Tya.

__ADS_1


" Kalo gini terus, aku bisa sakit jantung " gumam Ardi sambil tersenyum.


Dia merasa sangat bahagia dengan Tya. Dia tidak pernah merasakan ini saat bersama mantannya dahulu.


" Fix ini aku suka sama dia" gumam Ardi lagi.


Setelah itu dia pun bangkit menuju kamarnya. Seperti biasa dia langsung mandi.


Sedangkan Leon masih frustasi di kamarnya memikirkan perasaannya pada Tya. Dia masih belum bisa mengakui jika dia menyukai Tya.


" Bisa-bisanya aku jadi seperti ini cuma gara -gara Tya" guman Leon.


" Aaaaggghhh" teriak Leon frustasi.


" Kamu kenapa?" tiba tiba tanya Mama Leon di depan pintu.


Leon tersentak kaget. Dia tidak menyadari jika ada Mama nya.


" Gak papa ma" jawab Leon.


" Ya sudah sana mandi, terus turun makan" ucap mama Leon.

__ADS_1


" Iya ma" jawab Leon sambil mengambil handuk dan menuju kamar mandi.


Setelah itu, Mama Leon meninggalkan kamar Leon dan turun ke bawah.


__ADS_2