Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
161. Ingin Boba Red Valvet


__ADS_3

Tya memasuki rumah dan menuju ruang keluarga. Terlihat Bu Dewi sedang menuruni tangga dan sudah sangat rapi. Bu Dewi pun menghampiri Tya.


" Tya " panggil Bu Dewi.


" Iya bu" jawab Tya.


" Ibu ada urusan di luar sebentar. Kalau kamu perlu apa-apa atau ingin makan sesuatu suruh Mbok Inem atau Angga aja ya " ucap Bu Dewi pada Tya.


" Iya bu " jawab Tya tersenyum.


"Ibu pergi dulu " ucap Bu Dewi.


Tya pun mencium tangan ibu mertuanya itu. " Ibu hati-hati ya di jalan " ucap Tya.


" Iya sayang. Assalamualaikum " ucap Bu Dewi.


" Walaikumsalam " jawab Tya.


Bu Dewi pun langsung bergegas pergi. Sedangkan Tya mulai membaca buku-bukunya.


Ting ting ting.


Terdengar suara bel berbunyi saat Tya sedang asik membaca bukunya.


" Mbok " panggil Tya pada Mbok Inem.

__ADS_1


" Iya nona muda " jawab Mbok Inem menghampiri Tya.


" Itu ada tamu. Mbok tolong bukain pintunya ya. Kalo itu Bu Dara suruh masuk aja ya mbok. Bawa kesini " ucap Tya pada Mbok Inem.


" Baik nona muda" jawab Mbok Inem.


Kemudian Mbok Inem pun menuju pintu utama untuk membukakan pintu. Tak lama Mbok Inem pun kembali bersama Bu Dara dosen suruhan Ardi.


" Selamat pagi Nona Tya " ucap Bu Dara ramah.


" Pagi Bu Dara. Silahkan duduk " ucap Tya tersenyum.


Bu Dara pun duduk di sofa yang berhadapan dengan Tya.


" Mbok tolong buatkan minuman untuk Bu Dara ya " ucap Tya pada Mbok Inem.


Mbok Inem pun pergi ke dapur untuk membuatkan minuman untuk Bu Dara.


" Bisa kita mulai sekarang Nona Tya?" tanya Bu Dara pada Tya.


" Bisa bu " jawab Tya.


Mereka pun memulai kegiatan belajar mereka. Tya sangat memperhatikan apa yang disampaikan oleh Bu Dara.


Hari pun beranjak siang. Setelah Bu Dara pamit pergi Tya pun memasuki kamarnya. Tya merapikan buku-bukunya pada meja belajarnya.

__ADS_1


Setelah itu Tya melaksanakan sholat dzuhur karena adzan sudah berkumandang dari masjid terdekat. Saat Tya sudah menyelesaikan sholatnya tiba-tiba ia menginginkan boba red valvet yang dijual di kafe dekat kampusnya.


" Aduh kok aku pengen boba red valvet sih " ucap Tya.


" Aku minta antar Kak Angga aja untuk beli. Mas Ardi juga pasti masih ada kelas jam segini " lanjutnya.


Kemudian Tya pun bersiap-siap sebelum memanggil Angga untuk mengantarnya. Setelah siap Tya pun keluar daro kamarnya.


" Mbok tolong panggilkan Kak Angga ya " ucap Tya pada Mbok Inem.


" Baik nona muda "jawab Mbok Inem.


Mbok Inem pun pergi ke paviliun untuk memanggil Angga. Tak lama terlihat Angga menghampiri Tya.


" Anda memanggil saya nona muda" ucap Angga sopan.


" Iya kak. Aku ingin boba red valvet yang dijual di kafe dekat kampus. Tolong antar aku kesana ya " ucap Tya pada Angga.


" Anda yakin ingin datang kesana nona muda? Biar saya saja yang membelikannya untuk anda " ucap Angga.


" Aku ingin meminumnya langsung disana kak. Tolong antar aku ya " ucap Tya dengan nada memohon.


" Baiklah nona muda. Saya akan menyiapkan mobil " jawab Angga dan dibalas anggukan oleh Tya.


Setelah mobil sudah siap Angga kembali menghampiri Tya. Angga mendorong kursi roda Tya keluar dari rumah. Angga juga membantu Tya untuk menaiki mobil.

__ADS_1


Angga pun duduk di kursi depan kemudi dan langsung melajukannya menuju kafe yang menjual boba red valvet yang Tya inginkan.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😊😘


__ADS_2