Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
181. Pemeriksaan


__ADS_3

Setelah mengikuti kelas Ardi dan Tya pun pergi menuju kantin kampus. Mereka menuju meja yang terdapat Leon dan Yeni. Mereka terkejut saat melihat Leon dan Yeni juga sudah masuk kuliah.


" Loh kok pengantin baru udah masuk kuliah ?" tanya Ardi setelah duduk.


" Ya gimana Ar ada kelas yang wajib gue ikuti " jawab Yeni dan Leon asik memakan bakso miliknya.


" Kalian gak bulan madu ?" tanya Tya.


" Bulan madu di apartemen aja. Kalian di rumah aja jadi kan" jawab Leon.


" Apanya yang jadi?" tanya Yeni mengerutkan keningnya.


" Tuh yang di perut Tya " jawab Leon.


" Jadi kamu pengen cepet jadi juga?" tanya Yeni dengan polosnya.


" Tentu saja " jawab Leon.


" Hey kalian jika membicarakan hal seperti itu di kamar saja " ucap Tya.


" Lihat semua memperhatikan kalian " lanjut Ardi.

__ADS_1


Dan benar saja semua orang yang ada di kantin memperhatikan mereka. Yeni pun menjadi sangat malu. Ia hanya bisa menyembunyikan wajahnya di balik punggung Leon.


" Kita doakan kalian cepat berhasil ya. Jangan lupa usaha yang keras " ucap Frans yang berada di meja tak jauh dari mereka bersama Risky dan Dareen.


" Pasti " jawab Leon dengan senyum smirknya yang disambut tawa oleh mereka.


Sedangkan Yeni terus menyembunyikan wajahnya yanh sudah merah di balik punggung Leon.


Kemudian Ardi dan Tya pun memesan makanan untuk mereka dan menikmati makan siang mereka. Ardi dan Tya langsung kembali ke kelas untuk mengikuti kelas selanjutnya setelah makan siang.


Setelah kelas selesai Ardi dan Tya langsung pergi ke rumah sakit sesuai dengan rencana mereka untuk memeriksa kandungan Tya.


Ardi mengusap perut Tya dengan satu tangannya. Sedangkan tangan yang lain ia gunakan untuk menyetir.


" Iya mas. Aku juga gak sabar " jawab Tya.


Setelah menempuh perjalanan sekitar setengah jam akhirnya mereka pun sampai. Ardi mendorong kursi roda Tya memasuki rumah sakit. Sebelumnya Ardi sudah membuat janji dengan Dokter Sinta jadi mereka pun langsung menuju ruangan Dokter Sinta.


" Permisi Dok " ucap Ardi memasuki ruangan Dokter Sinta.


" Oh tuan Ardi Nona Tya. Silahkan masuk " ucap Dokter Sinta tersenyum.

__ADS_1


Ardi pun membawa Tya mendekati Dokter Sinta dan duduk dihadapannya.


" Mau langsung melihat perkembangan bayinya tuan nona?" tanya Dokter Sinta pada Ardi dan Tya.


" Iya Dok " jawab Ardi begitu tak sabar.


" Baiklah. Silahkan nona berbaring di atas brankar " ucap Dokter Sinta.


Ardi pun membantu Tya untuk menaiki brankar. Setelah itu Dokter Sinta mulai memberikan gel pada perut Tya. Terlihat bayi dalam kandungan Tya tumbuh semakin besar dan sehat. Ardi terlihat begitu antusias melihat gambar bayinya pada layar monitor.


Kemudian mereka duduk kembali di depan meja kerja Dokter Sinta.


" Bagaimana keadaan bayi kami dok?" tanya Ardi.


" Bayi anda dan nona Tya sangat sehat. Pertumbuhannya juga sesuai dengan usian kandungan yang memasuki usia lima bulan. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan " jawab Dokter Sinta.


" Apa ada keluhan nona ?" tanya Dokter Sinta pada Tya.


" Tidak ada dok. Saya juga sudah tidak merasakan mual dan pusing lagi " jawab Tya.


Setelah menanyakan banyak hal pada Dokter Sinta akhirnya mereka pun memutuskan untuk menyudahi pemeriksaan Tya kali ini. Mereka pun akan langsung pulang karena hari sudah beranjak sore.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😊😘


Tolong follow ig saya @tyaningrum_05😘


__ADS_2