Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
251. Hadiah


__ADS_3

Ardi dan Tya pulang setelah merayakan hari anniversary pernikahan mereka yang pertama. Senyum tak luntur dari keduanya setelah keluar restoran hingga sekarang berada di dalam mobil. Ardi terus menggenggam tangan Tya dan sesekali mengecupnya dan tangan yang satunya lagi ia gunakan untuk mengemudi. Tya sangat bahagia dengan perlakuan manis Ardi itu.


" Makasih ya Mas. Aku bahagia banget hari ini " ucap Tya tersenyum pada Ardi.


" Iya sayang. Kamu gak perlu ucapin terima kasih, aku bakal lakuin apa pun buat kamu " jawab Ardi mengecup punggung tangan Tya lagi.


Hingga beberapa saat kemudian mereka pun sampai di kediaman Keluarga Wicaksono. Ardi mendorong kursi roda Tya memasuki rumah.


Ardi dan Tya melihat Pak Gunawan dan Bu Dewi sedang berada di ruang keluarga, tapi Aditya tidak bersama mereka.


" Assalamualaikum " ucap Ardi dan Tya bersamaan.


" Walaikumsalam " jawab Pak Gunawan dan Bu Dewi.


Ardi dan Tya menghampiri mereka dan mencium tangan mereka.


" Adit mana Bu? " tanya Tya pada Bu Dewi karena tidak melihat sang putra.


" Adit sudah tidur setelah minum susu. Ibu taruh di kamarnya " jawab Bu Dewi.


" Ya sudah. Kita ke kamar dulu, ayah ibu " ucap Ardi pada kedua orang tuanya.

__ADS_1


Pak Gunawan dan Bu Dewi pun menganggukkan kepala mereka.


Ardi pun segera membawa Tya ke kamar mereka.


" Mas, coba kamu liat Adit dulu terus periksa popoknya penuh apa enggak. Nanti kalo penuh kamu panggil aku aja. Aku mau ganti baju dulu " ucap Tya pada Ardi setelah mereka berada di kamar.


" Sudah sayang, biar aku aja yang ganti popoknya Adit kalo penuh " jawab Ardi.


Ardi pun segera pergi ke kamar Aditya, sedangkan Tya mengganti pakaiannya. Ardi menyalakan lampu di kamar Aditya.


" Popoknya belum penuh " ucap Ardi setelah memeriksa popok Aditya.


Ardi pun menyelimuti Aditya karena selimutnya merosot lalu ia mencium kening putra kecilnya itu.


Ardi mematikan lampu di kamar Aditya dan kembali ke kamarnya. Tapi saat membuka pintu penghubung, Ardi dibuat terkejut dengan Tya yang sedang berada di atas tempat tidur dengan menggunakan lingerie seksi berwarna merah muda yang sangat kontras dengan kulitnya yang putih.


" Sayang " ucap Ardi tanpa mengedipkan matanya.


Ardi pun mendekati Tya di tempat tidur.


Sedangkan Tya tersenyum menggoda dengan memainkan rambutnya yang ia gerai. Ia ingin melayani Ardi dengan baik malam ini.

__ADS_1


Ardi melepaskan jas dan sepatu yang dipakainya lalu naik ke atas tempat tidur dan duduk di hadapan Tya.


" Kamu kenapa pakai ini sayang? " tanya Ardi menelan salivanya melihat tubuh Tya yang dibalut lingerie itu.


" Kan katanya kamu mau hadiah Mas " jawab Tya tersenyum.


Tya membuka kancing kemeja yang dipakai Ardi satu persatu lalu memberikan sentuhan seksual pada dada bidang Ardi yang dapat membangkitkan hasrat Ardi.


" Sayang, kamu buat dia tegang " ucap Ardi memegang tangan Tya.


" Emang itu yang aku mau " jawab Tya tersenyum.


Ardi menarik tangannya lalu membuka ikat pinggang yang Ardi gunakan. Tya memegang junior Ardi yang sudah keras.


" Aku gak akan lepasin kamu malam ini " ucap Ardi menahan tangan Tya yang memegang juniornya.


Ardi mencium bibir Tya dengan ganas dan Tya pun membalasnya. Ardi melepaskan kemejanya dan merubah posisi mereka dengan Ardi yang mengungkung tubuh Tya. Setelah itu terjadilah pertempuran panas yang Ardi harapkan dan itu berlangsung hingga beberapa kali. Ardi benar-benar membuktikan perkataannya tidak akan melepaskan Tya malam itu.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " πŸ˜ŠπŸ™


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2