
Ardi dan Tya berada di mobil dengan supiri oleh Angga. Sedangkan anak buah Angga berada di mobil lain.
" Sakit ?" tanya Ardi sambil memperhatikan kaki Tya yang lecet cukup parah.
" Sedikit " jawab Tya sambil tersenyum.
" Maafin aku ya. Ini gak bisa terjadi gara-gara mereka mengincar aku " ucap Ardi merasa bersalah.
" Ini bukan salah kamu, kamu jangan nyalahin diri kamu sendiri " ucap Tya menatap Ardi.
" Tapi kan.... " belum sempat Ardi melanjutkan kata-kayanya telunjuk Tya sudah di bibir Ardi.
" Aku gak mau denger kamu nyalahin diri kamu sendiri lagi " ucap Tya dengan ekspresi pura-pura marah.
" Tapi gimana aku harus jelasin ke ayah dan ibu kamu. Aku gagal melindungi kamu " ucap Ardi.
" Mereka pasti ngerti kok " ucap Tya tersenyum.
Tanpa mereka sadari mereka sudah sampai rumah sakit.
" Kita sudah sampai Tuan " ucap Angga.
__ADS_1
Kemudian Angga keluar membukakan pintu untuk Ardi. Ardi langsung menggendong Tya memasuki rumah sakit sedangkan Angga mengurus administrasi.
" Kak Angga tolong kasih kabar ayah tentang kejadian ini dan orang tua Tya jika kita di rumah sakit " ucap Ardi pada Angga.
" Baik Tuan " jawab Angga.
Kemudian Ardi membawa Tya ke ruang khusus yang ditunjuk oleh perawat setelah Angga mengurus administrasi.
Ardi meletakan Tya ke brankar yang ada di ruangan tersebut. Kemudian dokter datang dan memeriksa dan mengobati mereka. Ardi meminta mereka diperiksa di ruangan yang sama.
" Luka lecet di kakinya memang cukup banyak tapi tidak terlalu parah. Kemungkinan tiga sampai empat hari lukanya juga akan mengering dan cepat sembuh. Saya akan tuliskan resep obat yang harus diminum dan salep agar lukanya cepat kering " ucap dokter setelah memeriksa Tya.
Kemudian dokter bergantian memeriksa Ardi. Ardi meringis saat luka di wajahnya dibersihkan.
" Baik dok terima kasih " ucap Ardi.
Kemudian pintu diketuk dan terlihat kedua orang tua Tya dan juga Ardi. Bu Sari langsung menghampiri Tya dan memeluknya.
" Ya ampun kak kenapa bisa seperti ini " ucap Bu Sari menangis.
" Paman bibi maafkan Ardi yang gagal menjaga Tya dan ini juga terjadi gara-gara Ardi " ucap Ardi meminta maaf.
__ADS_1
" Coba ceritakan apa yang sebenarnya terjadi " ucap Ayah Nadi.
Kemudian Ardi menceritakan kejadian tadi dari mulai berangkat sekolah sampai akhirnya mereka dicegat oleh orang-orang itu. Ardi menceritakan semuanya dengan detail.
" Smith memang benar-benar mencari masalah" ucap Pak Gunawan geram.
" Nadi maafkan aku, ini gara-gara permusuhan bisnis kami jadi putrimu terkena imbasnya juga " ucap Ayah Nadi pada Pak Gunawan.
" Sudahlah Gun, yang penting kita harus lebih berhati-hati lagi jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi " ucap Ayah Nadi.
" Sekali lagi saya minta maaf paman " ucap Ardi masih merasa bersalah.
Ayah Nadi menganggukkan kepalanya dan menepuk bahu Ardi.
" Orang suruhan Smith bagaimana?" tanya Pak Gunawan pada Ardi.
" Mereka sudah diamankan Kak Angga dan anak buahnya yah " jawab Ardi.
" Setelah ini kamu harus berlatih lagi supaya kamu siap menghadapi seperti dan bisa melindungi Tya. Ayah akan mendatangkan pelatihmu kesini " ucap Pak Gunawan.
" Baik yah " ucap Ardi.
__ADS_1
Setelah diizinkan pulang oleh dokter mereka memutuskan langsung pulang ke rumah masing-masing. Motor dan kursi roda Tya juga sudah diantarkan oleh Kak Angga. Sebelum pulang mereka pergi ke apotik dulu untuk menebus obat.
Mohon bantuan vote, like, dan komennya ya π Terima kasih ππ