
Sampai kamar Tya langsung mandi dan setelah itu sholat Zuhur. Karena dia sudah memiliki kursi roda jadi memudahkannya untuk melakukan aktivitasnya sendiri.
Setelah sholat Tya naik ke ranjangnya dan merebahkan tubuhnya. Kemudian terdengar suara ponselnya dan Tya mengambilnya di dalam tas.
Drt drt.
Ternyata Ardi mengirim pesan singkat kepadanya.
" Kamu lagi apa?" isi pesan Ardi.
" Gak lagi apa-apa sih, kamu udah sampe?" balas Tya.
Tidak harus menunggu lama Tya sudah mendapat balasan pesan dari Ardi.
" Udah, ini baru selesai mandi malah" ucap Ardi dalam pesannya.
Tya menguap karena dia merasakan ngantuk dan juga lelah.
" Ardi udahan dulu ya, aku ngantuk banget in" balas Tya pada Ardi.
" Oke deh, tidur yang nyenyak terus jangan lupa mimpiin aku ya" balas Ardi lagi dengan cepat.
Tya tersenyum membaca pesan dari Ardi. Ardi selalu bisa membuat Tya berbunga-bunga walau hanya hal sederhana.
" Iyaa" balas Tya lagi.
Kemudian dia mematikan ponselnya dan meletakkannya di atas nakas. Karena sangat lelah akibat kejadian tadi tak butuh waktu lama Tya pun sudah tertidur.
Tya tertidur cukup lama dan dia terbangun saat mendengar azan Ashar.
__ADS_1
" Hoam, udah ashar ya" gumam Tya mengerjapkan matanya.
Lalu Tya bangun dan menunaikan sholat Ashar.
Setelah sholat Ashar Tya memutuskan keluar kamar. Dia menuju dapur menemui ibunya.
" Ibu masak apa?" tanya Tya saat sudah sampai di dapur.
" Eh kamu kak, ibu masak tumis kangkung kesukaan kamu" jawab Bu Sari.
" Aku boleh bantu gak, sekalian belajar masak" ucap Tya lalu mendekati ibunya.
" Kamu yakin?" ucap Bu Sari pada anaknya.
" Iya bu, aku juga pengen bisa masak" ucap Tya lagi.
" Baiklah, ayok ibu ajarin" ucap Bu Sari tersenyum.
" Kakak ngapain?" tanya Khaya.
Spontan bu Sari dan Tya pun langsung melihat ke arah Khaya.
" Belajar masak" ucap Tya.
" Tumben kakak mau belajar masak, biasanya juga takut-takut" ucap Khaya.
" Ya emangnya kenapa kalo kakak pengen belajar masak" ucap Tya.
" Udah udah, Khaya jangan ganggu kakakmu" ucap Bu Sari menengahi.
__ADS_1
Lalu Khaya pun nyengir kuda dan berlalu menuju kamarnya kembali.
Bu Sari dan Tya pun melanjutkan kegiatan memasak mereka.
Setelah semua siap dan terhidang di meja makan, Tya kembali ke kamarnya untuk mandi dan sholat magrib.
Setelah sholat magrib di kamarnya, terdengar suara orang memanggil.
" Kak ayo makan" ucap Khaya dari balik pintu.
" Iya nanti kakak keluar sendiri, kamu duluan aja ke meja makan" ucap Tya.
Tak lama kemudian Tya pun keluar kamarnya dan menuju meja makan.
" Kakak lama banget si, aku dah laper nih" gerutu Khaya.
" Iyaa maaf" ucap Tya.
" Udah, ayok kita makan aja" ucap Ayah Nadi.
" Ini kakak yang masak lo yah" ucap Bu Sari sambil mengambilkan nasi dan lauk pada Ayah Nadi.
" Wah anak ayah ini sudah pinter masak" ucap Ayah Nadi.
" Nggak yah, ini baru tadi belajar masak yah" ucap Tya.
" Tadi ini udah enak" ucap Ayah Nadi sambil menyendokkan nasi ke mulutnya.
" Iya kak enak" sambut Khaya lalu menyantap makanannya kembali.
__ADS_1
" Syukur deh kalo enak" ucap Tya tersenyum karena usahanya tidak sia-sia untuk belajar memasak.
Mereka pun makan dengan lahapnya. Selesai makan mereka melaksanakan sholat di kamar masing-masing.