Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
57. Hampir Kecelakaan


__ADS_3

Tya terus menatap Ardi. Ardi hanya tersenyum.


" Aku tahu kok aku ganteng sampe kamu liatin aku segitunya " ucap Ardi narsis.


" Ih kamu mah " ucap Tya. " Aku cuma mastiin kamu gak kenapa-kenapa " lanjutnya.


" Sebegitu khawatirnya kamu sama aku" ucap Ardi tersenyum.


" Jelas aku khawatir dua hari kamu gak ada kabar. Perasaanku gak enak, aku takut kamu kenapa-kenapa " ucap Tya menunduk sedih.


" Aku gak papa, buktinya aku sekarang ada disini" ucap Ardi tersenyum.


" Tapi ini apa?" tanya Tya memegang memar di pelipis Ardi.


" Ini.... " Ardi tidak melanjutkan ucapannya.


" Plis Ar jangan kamu sembunyiin dari aku " ucap Tya.


Flashback On


Setelah semua urusannya selesai Ardi cepat-cepat pergi ke bandara untuk menuju kota Surabaya dimana Tya berada. Ardi sudah sangat merindukan Tya. Ardi sengaja tidak memberitahu Tya karena ingin memberi kejutan.


" Sebentar lagi aku bakal liat senyum manismu" gumam Ardi sambil tersenyum saat mobilnya sudah melaju menuju bandara.


Di tengah perjalanan ada sebuah mobil yang sedang mengikutinya.


" Kok kayanya mobil itu ngikutin aku" ucap Ardi sambil sesekali melihat ke belakang.

__ADS_1


Ardi menambah kecepatan laju mobilnya. Benar saja mobil itu mengikuti Ardi dan kemungkinan itu adalah musuh keluarga Wicaksono.


Terjadilah kejar-kejaran di jalan raya, untung saja jalan tidak terlalu ramai karena memang masih pagi. Hingga akhirnya ada bunyi tembakan dan mengenai salah satu ban mobil Ardi.


" Ah sial" umpat Ardi.


Mobil Ardi kehilangan kesembingan, tempat didepannya ada sebuah trus yang sedang melaju. Ardi membanting stirnya dan dia menabrak pohon dipinggir jalan.


Kepalanya terasa pusing karena terbentur stir. Mobil yang mengikuti Ardi pun berhenti kemudian menghampiri mobil Ardi.


" Tidak ada orang disini" ucap salah satu dari mereka.


" Ayo kita cari mungkin masih disekitar sini " ucap yang satunya lagi.


Mereka pun berpencar mencari keberadaan Ardi. Sedangkan Ardi, dia bersembunyi dibalik semak-semak.


Setelah menunggu lima belas menit akhirnya Angga datang bersama beberapa pengawal.


" Anda tidak papa tuan muda?" tanya Angga setelah berada dihadapan Ardi.


" Aku tidak papa dan kau kak tidak usah terlalu formal padaku " ucap Ardi.


" Baik tuan" ucap Angga tanpa berekspresi.


" Terserah kau saja " ucap Ardi lalu menaiki mobil yang dibawa Angga. Sedangkan mobilnya akan diurus oleh pengawal.


" Antarkan aku ke bandara" ucap Ardi. " Tolong cari tahu siapa yang mengikutiku tadi dan bicarakan ini pada ayah" lanjut Ardi pada Angga yang berada disebelahnya dibelakang setir.

__ADS_1


" Baik tuan " jawab Angga.


Kemudian mobil mereka melaju menuju bandara. Ardi melakukan penerbangan kembali ke Surabaya sendirian karena ayahnya masih harus mengurus perusahaannya di Jakarta.


Flashback Off


Tya terkejut mendengar apa yang Ardi katakan.


" Tapi kamu tenang aja, yang pentinga aku gak papa" ucap Ardi mencoba menenangkan Tya.


" Aku takut terjadi hal buruk sama kamu Ar" ucap Tya.


" Aku bakal baik-baik aja" ucap Ardi tersenyum.


Tya pun hanya diam, dia masih sangat mengkhawatirkan Ardi.


" Jadi kamu kerja sama sama Yeni, buat kasih kejutan aku" ucap Tya.


" Iya" jawab Ardi.


" Kok kamu bisa hubungin Yeni sedangkan beberapa hari ini kamu susah dihubungin"ucap Tya.


" Aku gak sengaja kemarin ketemu Aska terus Aska yang hubungin Yeni" ucap Ardi. Tya pun hanya menganggukkan kepalanya.


" Kita pulang ya, ini udah siang nanti ibumu khawatir" ucap Ardi dan dibalas anggukkan kepala oleh Tya.


Mereka pub menuju motor Ardi kemudian menuju ke rumah Tya.

__ADS_1


Mohon bantuan likenya ya ๐Ÿ˜ŠTerima kasih ๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


__ADS_2