Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
244. Akan Tetap Bersama


__ADS_3

Hari sudah berganti malam. Matahari hari pun sudah kembali ke peraduannya berganti dengan cahaya bulan. Tya sedang duduk bersandar di tempat tidurnya setelah menyusui Aditya. Sedangkan Ardi sedang mengantar Aditya ke kamarnya.


Tya masih memikirkan tentang kedatangan Anita tadi siang. Ia menjadi takut jika Ardi akan tergoda dengan Anita.


" Kalo Mba Anita terus deketin Mas Ardi gimana? " ucap Tya pada dirinya sendiri.


Tak lama kemudian Ardi sudah kembali lewat pintu penghubung. Ia naik ke atas tempat tidur dan bergabung bersama Tya.


" Kamu kenapa sayang? " tanya Ardi saat melihat Tya sedang memikirkan sesuatu.


" Mba Anita tadi siang ke rumah mas. Dia nemuin aku " ucap Tya pada Ardi.


Ia mengatakan itu pada Ardi sebelum Ardi tahu itu dari Mbok Inem dan ia akan marah karena Tya menyembunyikan sesuatu darinya. Ia belajar dari kejadian Bela dulu dan selalu terbuka pada Ardi.


Ardi mendengar itu pun terkejut. " Dia ngapain ke sini sayang? Tapi kamu gak papa kan? " tanya Ardi khawatir.


Ardi takut Anita akan mengatakan atau berbuat macam-macam pada Tya.


" Aku gak papa mas. Kamu tenang aja " jawab Tya.


" Terus dia ngapain nemuin kamu? Dia ngomong apa sama kamu? " tanya Ardi pada Tya.


" Dia minta aku buat lepasin kamu biar kamu bisa nikah sama dia " jawab Tya sedih.


Ardi yang mendengar itu pun menjadi marah. Menurut Anita sudah benar-benar keterlaluan.


" Sayang kamu gak usah dengerin kata-kata dia ya " ucap Ardi menggenggam kedua tangan Tya.


" Iya mas. Aku gak bakal lepasin kamu buat dia " jawab Tya membuat Ardi tersenyum.


" Tapi aku takut kamu yang bakal tergoda sama dia dan ninggalin aku sama Aditya " lanjut Tya.


" Hey sayang, aku gak akan pernah ninggalin kamu sama Aditya. Kita akan tetap bersama " ucap Ardi lalu menarik Tya dalam pelukannya.

__ADS_1


Tya pun membalas pelukan Ardi.


" Gak perlu takut sayang " ucap Ardi.


Ardi mengecup puncak kepala Tya beberapa kali agar Tya tidak berpikir macam-macam lagi.


" Sebenernya kemarin Anita juga minta sama aku buat ninggalin kamu " ucap Ardi akhirnya jujur pada Tya.


Sebenernya ia tidak ingin menyembunyikan hal itu dari Tya tapi ia hanya takut jika nanti Tya menjadi memikirkan hal itu.


Tya mendongakkan kepalanya agar bisa melihat wajah suaminya.


" Terus kamu gimana? " tanya Tya.


" Jelas aku gak mau lah. Istri aku cantik dan seksi begini " jawab Ardi tersenyum mengecup puncak kepala Tya lagi.


" Gak usah gombal deh " ucap Tya sambil memukul tangan Ardi yang sedang memeluknya.


" Aku gak gombal sayang " jawab Ardi.


" Terus kenapa kamu gak bilang sama aku mas? " tanya Tya.


" Aku gak mau kamu kepikiran sayang " jawab Ardi.


" Aku juga bakal terus kepikiran kalo kamu bakal ketemu terus sama dia " ucap Tya.


" Aku gak bakal ketemu dia lagi. Ayah udah ngirim orang buat gantiin aku " jawab Ardi.


" Beneran mas? " tanya Tya.


" Iya sayang " jawab Ardi.


Tya senang mendengarnya. Setidaknya Anita tidak bisa mendekati Ardi lagi dengan alasan apapun.

__ADS_1


" Gak usah bahas dia terus. Lebih baik sekarang kita anu-anu " ucap Ardi.


Tya yang mendengar itu pun langsung melepaskan pelukannya. Ia cukup mengerti apa maksud Ardi.


" Kamu tu mas. Mentang-mentang aku udah selesai nifasnya minta anu-anu terus " ucap Kinara.


" Kan ibadah sayang " jawab Ardi tersenyum.


" Ayo ya sekarang " ucap Ardi langsung mengungkung tubuhnya Tya.


Jika sudah seperti itu Tya pun tidak bisa berbuat apa-apa selain menuruti keinginan suaminya itu.


Ardi mencium bibir Tya dengan sangat lembut. Ia ingin istrinya itu juga menikmati permainan mereka. Setelah puas itu pun menciumi leher dan dada Tya sambil melepaskan semua pakaian yang dikenakan Tya.


" Tambah besar ya sayang " ucap Ardi sambil meremas buah dada Tya.


Tya merasakan sensasi yang begitu nikmat saat Ardi memainkan ujung dadanya itu.


" Selain tambah besar, ini juga tambah enak " ucap Ardi lalu mengulum ujung dada Tya itu.


Tya pun semakin tidak karuan karena ulah Ardi.


" Akh mas, aku udah gak tahan ugh " desah Tya saat hendak keluar.


Benar saja tak lama kemudian Tya pun basah.


" Sekarang waktunya " ucap Ardi lalu memasukkan miliknya ke dalam milik Tya yang sudah basah.


Malam itu terjadi pertemuan di atas tempat tidur Ardi dan Tya hingga entah sampai pukul berapa dan berapa ronde.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " πŸ˜ŠπŸ™


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2