Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
115. Hadiah dari Yeni


__ADS_3

Setelah Ardi berangkat bekerja Tya pergi ke ruang keluarga. Disana ada Mba Rina dan Alika yang sedang bermain. Sedangkan Mas Andi mengantar Bu Dewi ke yayasan milik keluarga Wicaksono.


" Ardi sudah berangkat Tya?" tanya Mba Rina saat Tya sudah berada di ruang keluarga.


" Sudah mba " jawab Tya kemudian turun untuk bermain bersama Alika.


Hari pun menjelang sore. Tya sedang memasak untuk makan malam. Tapi saat sedang asik memasak, ponselnya berbunyi dan ternyata Yeni yang menelponnya.


Tya mematikan kompor agar masakannya tidak gosong lalu menjawab telpon dari Yeni.


" Assalamualaikum " ucap Tya.


" Walaikumsalam " jawab Yeni dari ujung telponnya.


" Ada apa dek? Tumben banget nelpon mba" ucap Tya pada Yeni.


" Kangen aku sama mba. Oh iya mba, mba udah buka kado dari aku belum?" tanya Yeni.


" Belum " jawab Tya.


"Aduh mba, cepetan buka dan jangan lupa dipake ya " ucap Yeni.


" Emang apa sih isinya?" tanya Tya.


" Pokoknya mba cepet buka aja biar tahu isinya" jawab Yeni.


" Iya deh mba ke kamar nih buka kadonya " ucap Tya.


" Iya mba. Jangan dimatiin telponnya "ucap Yeni.


" Iyaa " jawab Tya.

__ADS_1


Kemudian Tya menyalakan kompor itu kembali dan menyuruh Mbok Inem melanjutkan memasak.


" Mbok lanjutkan masaknya ya. Saya ke kamar dulu, sebentar lagi ini juga selesai ini " ucap Tya pada Mbok Inem yang sedang memotong sayur.


" Baik Nona " jawab Mbok Inem.


Kemudian Tya menuju kamarnya dan Ardi. Tya mencari kado pemberian Yeni. Setelah menemukannya Tya pun membawanya ke atas tempat tidur.


" Halo mba. Udah belum ?" tanya Yeni.


" Udah ini. Mba buka dulu " jawab Tya.


Tya pun membuka kado tersebut dan melihat isinya. Saat Tya melihat isi dari kado tersebut matanya membulat sempurna. Sebuah lingeria berwarna hitam dengan tali kecil di bagian leher dan bagian dadanya sedikit terbuka.


" Dek ini gak salah?" tanya Tya pada Yeni saat melihat lingeria itu.


" Nggak lah " jawab Yeni.


" Nah itu yang bakal buat Ardi makin tergoda sama mba " jawab Yeni tertawa.


" Gila kamu dek " ucap Tya.


Yeni masih terus tertawa melihat reaksi dari Tya. Tya hanya mendengus kesal.


" Kalo kamu ketawa gitu terus mba matiin. Assalamualaikum " ucap Tya mematikan telpon itu.


Tya menaruh lingeria itu di atas tempat tidur.


" Bisa-bisanya Yeni kasih kado seperti itu " gerutu Tya.


" Lebih baik aku mandi dulu jadi nanti Mas Ardi pulang aku udah wangi " lanjut Tya.

__ADS_1


Kemudian dia memasuki kamar mandi. Tya meneteskan aroma lavender pada bath up. Kemudian dia masuk untuk berendam.


Setelah berendam selama lima belas menit Tya pun keluar dari bath up. Kemudian keluar dari kamar mandi. Tapi saat Tya keluar dari kamar mandi ternyata Ardi sudah berada di kamar dengan memegang lingeria pemberian Yeni.


" Mas Ardi " ucap Tya terkejut.


Tya sangat malu karena dia hanya menggunakan handuk untuk menutupi tubuhnya.


" Sayang ini punya kamu?" tanya Ardi menunjukkan lingeria pemberian Yeni.


" Iya mas. Itu kado dari Yeni " jawab Tya.


Kemudian Ardi berjalan mendekati Tya. Tya menjadi gugup melihat Ardi yang semakin dekat padanya.


" Kalo gitu kamu pake ya sekarang " ucap Ardi tersenyum penuh arti.


" Apa?" ucap Tya terkejut.


" Gak mau mas " lanjutnya.


" Kenapa?" tanya Ardi.


" Hmm mending sekarang kamu mandi mas. Ini udah sore lo nanti keburu magrib " ucap Tya mengalihkan pembicaraan.


" Sayang kamu gak usah mengalihkan pembicaraan gitu " ucap Ardi.


" Nggak mas. Udah mas minggir aku mau pake baju " ucap Tya.


" Oke aku lepasin kamu. Tapi nanti malam jangan harap " jawab Ardi.


Tya pun hanya dapat menelan salivanya kasar. Kemudian Ardi melangkahkan kakinya menuju kamar mandi sedangkan Tya dengan cepat memakai bajunya.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😊😘


__ADS_2