Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
191. Pecel Lele


__ADS_3

Setelah cukup jauh akhirnya mereka menemukan sebuah warung pecel lele. Ardi menghentikan mobilnya tidak jauh dari warung tersebut. Ardi turun terlebih dahulu lalu membantu Tya untuk turun. Leon dan Yeni juga turun dari mobil mereka dan menghampiri Ardi dan Tya.


" Disini ?" tanya Yeni.


" Iya ayo kita masuk " jawab Ardi.


Ardi pun mendorong kursi roda Tya memasuki warung itu diikuti oleh Leon dan Yeni. Warung itu berkonsep lesehan. Ardi membantu Tya untuk turun dan kursi rodanya.


" Hmm nyaman ya tempatnya walau tidak terlalu besar " ucap Yeni.


" Iya dek " jawab Tya.


Tak lama seorang pelayan datang menghampiri mereka.


" Maaf mas mba mau pesan apa?" tanya pelayan itu dengan sopan.


" Kalian mau pesan apa?" tanya Ardi pada Leon dan Yeni.


" Gue pecel lele " jawab Yeni.


" Gue samain aja " sambung Leon.


" Pecel lele empat ya mas " ucap Ardi pada pelayan tersebut.


" Minumnya ?" tanya pelayan itu.


" Es teh sama air mineral satu " jawab Ardi.


" Es jeruk dua ya mas " sambung Yeni.

__ADS_1


" Mohon tunggu sebentar ya mas mba " ucap pelayan tersebut.


Pelayan tersebut pun pergi meninggalkan mereka.


" Kalian libur setelah ujian ini ada rencana liburan?" tanya Ardi pada Leon dan Yeni.


" Kami belum punya rencana apa-apa" jawab Yeni.


" Kenapa kalian gak bulan madu aja mumpung masih pengantin baru " ucap Tya.


Yeni melirik ke arah Leon. " Gue harus bantu Paman Smith di kantor " jawab Leon.


" Kalian ada rencana liburan?" tanya Yeni balik.


" Pengennya sih " jawab Ardi.


" Memangnya kenapa?" tanya Yeni lagi.


" Mas kok kamu gak ada bilang apa-apa sama aku " ucap Tya pada Ardi.


" Mas kan mau mastiin dulu kondisi kamu dan anak kita. Mas gak mau membahayakan kalian nantinya "jawab Ardi.


Beberapa saat kemudian pesanan mereka pun datang. Mereka langsung menyantapnya. Tya terlihat sangat lahap sekali. Memang dia sudah ingin makan pecel lele itu sejak tadi pagi. Sesekali Ardi menyuapi istrinya itu.


" Pelan-pelan sayang makannya " ucap Ardi melihat Tya yang sangat lahap.


" Iya mas " jawab Tya tersenyum.


" Enak banget ini mas " ucap Tya sambil memasukan lagi pecel lele itu ke dalam mulutnya.

__ADS_1


Ardi pun tersenyum melihat itu sambil mengusap kepala istrinya.


" Mas aku mau lagi " ucap Tya saat pecel lele di piringnya sudah habis.


" Iya sayang. Mas pesankan lagi " ucap Ardi.


Tak lama pecel lele kedua untuk Tya pun datang. Tya pun memakannya kembali karena dia masih merasa lapar.


" Serius ni mba nambah " ucap Yeni heran.


" Iya dek. Mba masih lapar " jawab Tya.


" Jangan heran gitu Yen. Sekarang bukan hanya mba mu yang makan tapi ponakanmu juga jadi porsinya nambah " ucap Ardi.


" Iya juga. Tapi heran aja mba Tya biasanya makannya cuma sedikit " ucap Yeni.


Setelah menyelesaikan makan mereka pun langsung pulang menuju tempat tinggal masing-masing. Ardi melajukan mobilnya terlebih dahulu.


" Gimana sayang kamu senang hari ini?" tanya Ardi di dalam mobil.


" Iya mas. Aku senang " jawab Tya tersenyum.


" Apa kamu puas sayangnya ayah setelah memakan pecel lele " ucap Ardi sambil mengelus perut Tya.


" Iya ayah aku sangat puas " jawab Tya menirukan suara anak kecil.


Mereka pun tertawa bersama setelah itu. Ia merasa sangat bahagia karena Ardi selalu menuruti apa yang dia inginkan.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2