Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
75. Kelas Tambahan


__ADS_3

Dua jam berlalu, para murid pun sudah selesai mengerjakan tugas yang diberikan Pak Anton. Mereka mengumpulnya satu persatu ke depan.


" Baiklah anak-anak, bapak akhiri pelajaran bapak hari ini. Jangan lupa nanti hadir di kelas tambahan karena kalian sebentar lagi akan menghadapi ujian " ucap Pak Anton.


" Iya pak " jawab semua murid.


" Bapak permisi selamat siang" pamit Pak Anton.


" Siang pak " ucap para murid.


Pak Anton pun keluar dari kelas. Para murid berhamburan pergi ke kantin begitu pula dengan Leon the genk. Leon berjalan keluar melewati meja Tya dan Yeni. Setelah Leon sudah keluar Yeni berdiri akan melangkah pergi.


" Mau kemana dek ?" tanya Tya.


" Ke kantin " jawab Yeni.


"Gak bareng yang lain?" ucap Tya.


" Nggak mba, keburu laper ini " ucap Yeni kemudian langsung berlari.


Setelah Yeni pergi Tya pun melamun, dia merasakan Yeni sedikit berbeda.


" Kenapa Yeni jadi kaya beda gitu. Apa dugaanku bener dia udah ada hubungan sama Leon. Tadi juga setelah Leon keluar dia juga bilang mau pergi ke kantin " batin Tya.


" Tya" panggil Lisa.


Tya pun langsung tersadar dari lamunannya. " Iya ada apa Lis ?" ucap Tya.

__ADS_1


" Lo kenapa ngelamun ?"tanya Lisa.


" Gak papa kok " jawab Tya.


" Oh ya udah, btw Yeni kemana?" tanya Sasa yang berada di samping Lisa.


" Ke kantin katanya " jawab Tya.


" Ya udah kita ke kantin dulu ya " ucap Lisa pada Tya dan Tya menganggukkan kepalanya. Lisa ke kantin bersama Sasa dan Nisa.


Kemudian Ardi menghampiri Tya bersama Aska the genk.


" Aku mau ke kantin, kamu mau ikut gak atau pengen dibeliin sesuatu ?" tanya Ardi pada Tya.


" Nggak deh lagian aku gak laper. Kamu aja " jawab Tya.


" Ya udah aku ke kantin dulu sama yang lain " ucap Ardi dan dibalas anggukan kepala oleh Tya.


Waktu pun terus berlalu setelah melewati beberapa pelajaran Tya dan murid-murid yang lain akan memulai kelas tambahan. Mereka hanya tinggal menunggu Bu Sinta guru matematika memasuki kelas.


" Pusing pala gue, seharian udah belajar seharian pake ada kelas tambahan lagi " keluh Reno.


" Iya ih, mana matematika lagi " sambung Lisa.


" Jalani aja lah, jangan ngeluh mulu " ucap Aska.


" Otak lu kan lumayan Ka, la gue" jawab Reno pada Aska.

__ADS_1


" Udah-udah jangan ngeluh terus, bener kata Aska jalani aja, jangan dibawa susah. Kalo gak bisa ya usaha biar bisa. Ini juga kan buat kita juga biar ada bekel buat ujian " ucap Tya.


" Apa gue bisa lulus ya " ucap Reno lesu.


" Bisa lah, emang lo mau jadi murid abadi?" ucap Ardi.


" Nggak lah" jawab Reno cepat.


" Ih gak papa lo Ren kalo lo jadi murid abadi disini jadi sekolah kan aman ada penunggunya " ucap Ahsan tertawa.


" Enak aja lu penunggu, emang gue setan?" ucap Reno sambil menonyor kepala Ahsan.


" Iya " jawab teman-temannya tertawa.


Reno pun memanyunkan bibirnya karena menjadi bulan-bulanan teman-temannya. Mereka menghentikan tawa mereka saat melihat Bu Sinta memasuki kelas.


" Selamat sore anak-anak" ucap Bu Sinta.


" Sore bu " jawab para murid.


" Oke ibu langsung aja, buat kelompok dengan nama yang ibu sebutkan dan langsung menjawab contoh soal ujian yang sudah ibu siapkan untuk kalian" ucap Bu Sinta tegas.


Para murid langsung kaget karena baru saja memulai kelaa tambahan sudah disuruh untuk mengerjakan soal ujian.


" Bu masa langsung soal, mana bisa bu " protes Dareen.


" Gak ada yang boleh protes atau kalian akan ibu keluarkan dari kelas tambahan ini " ucap Bu Sinta tidak bisa dibantah.

__ADS_1


Mereka semua hanya bisa pasrah dan mulai mengerjakan soal yang diberikan oleh Bu Sinta dengan kelompok mereka masing-masing.


Mohon bantuan vote, like dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2