Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
71. Menjenguk Bayi Mba Rina


__ADS_3

Hari ini adalah akhir pekan. Rencananya Ardi akan mengajaknya pergi jalan-jalan. Pagi itu Tya sudah bersiap-siap menunggu Ardi menjemputnya.


Tya menggunakan celana jeans warna hitam dan kemeja putih dengan rambutnya yang dikuncir kuda, lalu memoleskan sedikit make up di wajahnya.



Kemudian terdengar suara ponselnya berbunyi. Tya mengambilnya dan ternyata Ardi yang menelponnya.


" Halo, Assalamualaikum " ucap Tya.


" Walaikumsalam " jawab Ardi disana.


" Sayang, maaf aku baru ngabarin kamu. Jalan-jalan kita batalin aja dulu ya, aku soalnya lagi di sakit ini "ucap Ardi.


" Siapa yang sakit ?" tanya Tya cemas.


" Gak ada yang sakit, mba Rina melahirkan. Anaknya perempuan" jawab Ardi.


" Alhamdulillah " ucap Tya senang.


" Kamu di rumah sakit mana? Aku kesana sama Ayah Ibu " lanjut Tya.


" Rumah sakit Husada Utama " jawab Ardi.


" Ya sudah aku kasih tahu Ayah sama Ibu dulu " ucap Tya.


" Iya, Assalamualaikum" ucap Ardi.

__ADS_1


" Walaikumsalam " jawab Tya.


Kemudian Tya keluar kamarnya untuk menemui Ayah Nadi dan Bu Sari. Ternyata mereka berada di teras setelah sarapan tadi.


" Ayah Ibu" panggil Tya saat melihat Ayah dan Ibunya sedang bersantai di teras.


" Iya sayang " ucap Ayah Nadi.


" Kok kamu udah rapi ?" tanya Bu Sari saat melihat penampilan Tya.


" Iya bu tadinya Tya mau jalan sama Ardi tapi gak jadi. Ardi di rumah sakit, Mba Rina melahirkan " ucap Tya.


" Alhamdulillah, apa jenis kelamin anaknya?" tanya Bu Sari antusias.


" Perempuan bu " jawab Tya.


" Iya yah, Rumah Sakit Husada Utama" jawab Tya.


" Ya sudah ayah sama ibu siap-siap dulu. Kamu tolong pesan taksi ya " ucap Ayah Nadi.


Kemudian mereka masuk untuk bersiap-siap. Sedangkan Tya memesan taksi online untuk membawa mereka ke rumah sakit. Setelah taksi datang mereka langsung menuju rumah sakit dimana Mba Rina melahirkan.


Setelah sampai dan membayar taksi mereka menuji resepsonis untuk menanyakan dimana kamar Mba Rina. Setelah mendapatkan kamar Mba Rina mereka langsung menuju kesana.


" Assalamualaikum " ucap Ayah Nadi saat berada di depan kamar rawat Mba Rina.


" Walaikumsalam " jawab mereka semua kemudian Ayah Nadi masuk bersama istri dan anaknya.

__ADS_1


Mereka disambut hangat oleh keluarga Pak Gunawan. Ardi langsung menyalami Ayah Nadi dan Bu Sari, begitu juga dengan Tya menyalami Pak Gunawan dan Bu Dewi.


" Selamat Gun, kamu sekarang sudah menjadi kakek " ucap Ayah Nadi kemudian memeluk Pak Gunawan dan dibalas Pak Gunawan. Begitu juga dengan Bu Sari dan Bu Dewi.


" Selamat ya sayang" ucap Bu Sari pada Mba Rina kemudian menggendong bayi perempuan Mba Rina.


" Terima kasih bi "ucap Mba Rina tersenyum.


" Wah kamu sudah menjadi ayah An " ucap Ayah Nadi menepuk bahu Mas Andi dan Mas Andi tersenyum.


" Selamat ya Mas Andi, Mba Rina. Babynya lucu banget " ucap Tya sambil melihat bayiba Rina yang sedang digendong Bu Sari.


" Terima kasih Tya " ucap Mba Rina pada Tya. Tya pun tersenyum.


Mereka pun duduk di sofa yang berada di kamar rawat tersebut.


" Anak bungsumu tidak ikut ?" tanya Pak Gunawan karena tidak melihat Khaya.


" Khaya menginap di rumah neneknya dan belum pulang " jawab Ayah Nadi.


Ayah Nadi menganggukkan kepalanya.


" Mas udah punya nama buat ponakan cantikku ini? Kalai belum biar aku aja yang kasih nama " ucap Ardi sambil mencoba menggendong ponakan kecilnya itu.


" Enak aja kamu yang kasih nama, nanti aneh-aneh lagi " ucap Mas Andi.


Ardi hanya merengut mendapat penolakan dari kakaknya. Sedangkan Tya melihat Ardi yang merengut malah ingin tertawa.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2