
Setelah pesawat yang Ardi dan Tya serta kedua orang tua Ardi mendarat di Jakarta mereka langsung pulang ke kediaman Keluarga Wicaksono karena Mang Asep sudah menjemput mereka.
Sesampainya di kediaman Keluarga Wicaksono mereka pun langsung turun. Ardi membantu Tya turun dari mobil lalu mendorong kursi roda Tya memasuki rumah.
" Mas kita langsung ke kamar aja ya " ucap Tya pada Ardi.
" Iya sayang " jawab Ardi.
Ardi pun mendorong kursi roda Tya menuju kamar yang beberapa hari ini mereka tinggalkan. Tya langsung pergi ke kamar mandi setelah sampai di kamar. Sedangkan Ardi duduk di sofa yang ada di kamar itu.
Setelah lima belas menit akhirnya Tya keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk di tubuhnya.
" Mas " panggil Tya.
" Iya sayang " jawab Ardi.
" Cepat mandi gih. Sebentar lagi ashar " ucap Tya menuju ruang ganti.
" Iya istriku yang paling cantik " jawab Ardi lalu berdiri dan pergi menuju kamar mandi.
Tya menyunggingkan senyumnya saat mendengar perkataan Ardi. Kemudian Tya bergegas memakai bajunya dan menyiapkan baju untuk Ardi.
Setelah Ardi selesai mandi mereka pun melaksanakan sholat ashar berjamaah. Tya mencium tangan Ardi dan tak lupa juga Ardi mencium kening Tya.
Tya merapikan peralatan sholat yang mereka gunakan. Setelah itu Tya menyusul Ardi yang sedang duduk di atas tempat tidur.
" Kemarilah sayang " ucap Ardi agar Tya mendekat.
__ADS_1
Tya pun mendekat ke arah Ardi dan Ardi pun memeluknya.
" Sayang " panggil Ardi sambil menciumi pucuk kepala Tya.
" Iya mas " jawab Tya.
" Hmm boleh ya mas menjenguk anak kita " ucap Ardi.
" Bukannya kemarin sudah ya mas " ucap Tya.
" Itu sudah lama sayang dan hanya sekali saja " jawab Ardi.
" Ayo lah sayang " ucap Ardi mulai menciumi tengkuk Tya.
" Hmm mas " ucap Tya yang sudah mulai terpancing dengan perlakuan Ardi.
Ardi pun menghentikan aksinya. " Baiklah. Tapi nanti malam aku tidak akan melepaskanmu " bisik Ardi di telinga Tya.
Tya yang mendengar itu hanya bisa menelan salivanya. Sudah dipastikan malam nanti dia akan bekerja keras.
Adzan magrib pun berkumandang. Ardi dan Tya pun bergegas mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat magrib berjamaah.
Setelah selesai mereka pun keluar dari kamar untuk makan malam bersama. Terlihat Pak Gunawan dan Bu Dewi sudah berada di meja makan.
" Ayah dan ibu sudah lama? " tanya Ardi setelah duduk di salah satu kursi.
" Belum. Ayah dan ibu juga baru keluar " jawab Pak Gunawan.
__ADS_1
" Ayo kita makan " ucap Bu Dewi.
Mereka pun memulai makan malam. Seperti biasa Tya mengambilkan nasi dan lauk untuk Ardi lalu untuk dirinya sendiri.
Ardi langsung membawa Tya ke kamar setelah makan malam.
" Dasar tidak sabaran " gerutu Tya.
Saat sampai di kamar adzan isya pun berkumandang. Mereka melaksanakan sholat isya terlebih dahulu. Setelah itu Tya naik ke atas tempat tidur terlebih dahulu. Sedangkan Ardi mengganti bajunya.
Ardi keluar dari ruang ganti hanya menggunakan celana pendek. Ardi pun langsung menyusul Tya naik ke atas tempat tidur.
Kemudian Ardi menarik Tya dalam pelukannya.
" Sekarang boleh ya sayang " ucap Ardi dengan serak.
Tya pun tidak bisa menolak permintaan suaminya, karena memang itu Kewajibannya. Tya pun menganggukkan kepalanya.
Setelah mendapatkan persetujuan dari Tya, Ardi pun langsung membaringkan tubuh Tya dan mengungkungnya. Tanpa membuang waktu lagi Ardi langsung mencium bibir Tya dengan penuh gairah. Tya pun membalas ciuman Ardi.
Tangan Ardi sudah tidak bisa diam. Dia mulai melucuti tubuh Tya hingga tidak tersisa sehelai benang pun pada tubuh Tya. Ardi memainkan tangannya di kedua dada Tya. Bibirnya terus saja ******* bibir Tya.
Malam itu pun menjadi malam yang panjang bagi Ardi dan Tya. Hanya terdengar erangan dan desahan di kamar itu.
Mohon maaf baru up lagi hari ini ππ
Mohon batuan vote, like, dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya ππ
__ADS_1
Tolong follow ig saya @tyaningrum_05π