Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
60. Masuk Sekolah


__ADS_3

Hari berganti malam, seperti biasa setelah sholat magrib Tya dan keluarganya makan malam bersama.


" Besok udah mulai masuk sekolah kan?" tanya Ayah Nadi pada kedua putrinya setelah selesai makan.


" Iya yah " jawab Tya dan Khaya bersamaan.


" Semuanya udah kalian siapkan ? " tanya Bu Sari.


" Udah bu tinggal nyetrika baju aja" jawab Tya.


" Kalo adek? " tanya Bu Sari pada Khaya.


" Belum bu " ucap Khaya. " Bu setrikain baju adek ya " lanjut Khaya dengan mata puppy eyesnya.


" Iya " ucap Bu Sari tersenyum.


" Kakak ke kamar duluan ya " ucap Tya.


" Adek juga " sambung Khay kemudian berdiri.


Kemudian diangguki oleh Ayah Nadi dan Bu Sari.


" Selamat malam ayah ibu " ucap Tya dan Khaya bersamaan.


" Malam sayang " jawab Ayah Nadi dan Bu Sari.


Tya dan Khaya pun masuk ke kamar mereka maaing-masing. Begitu juga dengan Ayah Nadi dan Bu Sari.


Tya melaksanakan sholat Isya kemudian setelah itu mulai menyetrika baju seragam miliknya. Saat sedang menyetrika ponselnya yang berada diatas nakas berbunyi.


" Siapa sih? Nanti aja lah nanggung" ucap Tya.

__ADS_1


Setelah selesai Tya naik ke tempat tidurnya kemudian meraih ponselnya yang berada di nakas.


Ternyata Ardi mengirimkan pesan padanya.


" Sampai ketemu besok di sekolah 😘. Jangan lupa mimpiin aku juga ya malam ini " ucap Ardi dalam pesannya.


" Iya Ardi " balas Tya pada pesan Ardi.


Tya tersenyum, dia bahagia karena Ardi memperlakukannya dengan baik dan selalu membuat Tya senyum dengan hal-hal kecil seperti ini.


Tya pun membaringkan tubuhnya sambil memeluk ponselnya dan tanpa dia sadari dia pun tertidur.


Hari beranjak pagi setelah sarapan Tya berangkat ke sekolah bersama ibunya.


" Ibu pulang ya " ucap Bu Sari saat mereka sudah berada di kelas baru Tya. Karena hari ini adalah hari pertama sekolah setelah naik ke kelas 3.


" Iya bu " ucap Tya kemudian mencium tangan ibunya.


" Walaikumsalam " jawab Tya.


Kemudian Bu Sari pun pergi.


" Tyaaaaaa" teriak Sasa saat berada di pintu kelas.


Kemudian dia berlari langsung memeluk Tya.


" Aku kangen banget sama kamu " ucap Sasa sambil memeluk Tya.


" Kangen sih kangen tapi ini lepasin dulu aku gak bisa napas " ucap Tya mencoba melepaskan pelukan Sasa.


" Eh maaf " ucap Sasa tertawa sambil melepas pelukannya.

__ADS_1


" Hey kalian kok gak ajak-ajak pelukannya " ucap Lisa yang baru datang bersama Nisa dan Yeni.


Tya dan Sasa pun meoleh ke arah mereka.


" Ya udah sini peluk" ucap Tya sambil merentangkan tangannya.


Mereka berlima pun berpelukan sampai akhirnya Ardi dan Aska the geng pun datang.


" Mau peluk juga dong " ucap Reno sambil berjalan ke arah mereka tapi dihadang oleh Lisa.


" Enak aja mau peluk-peluk " ucap Lisa pada Reno saat tangannya berada di wajah Reno saat menghadangnya.


" Ini tangan lo Lis" ucap Reno menepis tangan Lisa dari wajahnya.


" Salah lo sendiri mau peluk-peluk aja " ucap Nisa.


" Iya dasar buaya " seloroh Yeni.


Kemudian semua tertawa karena ucapan Yeni.


Leon dan gengnya pun memasuki kelas berjalan melewati mereka ke meja paling belakang. Yeni terus memperhatikan Leon. Dia masih penasaran sedang apa dia di tempat kemarin.


" Yen lo liatin apa sih ?" tanya Aska menyadarkan Yeni.


" Gak liat apa-apa " jawab Yeni.


" Ya udah sekarang lo liatin gue aja" ucap Aska tersenyum.


" Ogah " jawab Yeni kemudian duduk di sebelah Tya.


Mereka kembali tertawa karena Yeni dan Aska. Kemudian mereka menuju tempat yang akan duduki mereka.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komennya ya 😊Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™


__ADS_2