
Ardi benar-benar tidak membiarkan Tya untuk bersantai siang itu. Setelah makan siang Ardi langsung membawa Tya ke kamar dan langsung menyerang Tya hingga Tya tertidur karena kelelahan.
Ardi tersenyum saat melihat Tya tertidur. Ardi menyingkirkan anak rambut yang ada pada wajah Tya.
" Aku sangat mencintaimu sayang " ucap Ardi mencium kening Tya.
Tiba-tiba terdengar suara ponsel Tya berbunyi. Ardi pun segera memakai celananya dan mengambil ponsel Tya yang berada di tasnya.
Tertera nama ayah mertuanya disana. Ardi pun menjawab panggilan telepon tersebut.
" Halo Assalamualaikum ayah " ucap Ardi.
" Walaikumsalam " jawab Ayah Nadi dari sebrang telepon.
" Tya sedang tidur ayah. Jadi Ardi yang menjawab teleponnya " ucap Ardi.
" Iya tidak apa-apa nak " ucap Ayah Nadi.
" Ada apa yah? Apa ada hal yang penting?" tanya Ardi.
" Begini nak. Besok bisa kah kalian ke Surabaya karena lusa Yeni akan menikah dengan Leon. Ayah juga sudah menghubungi ayahmu untuk memberitahu ini karena bagaimana kita masih kerabat " jawab Ayah Nadi.
" Apa? Yeni dan Leon menikah? Kenapa mendadak begini ?" ucap Ardi terkejut.
" Ayah akan menceritakan semua saat kalian sudah berada di Surabaya " ucap Ayah Nadi.
" Baiklah. Besok kami akan pergi ke Surabaya " jawab Ardi.
__ADS_1
" Jika begitu ayah tutup dulu teleponnya. Assalamualaikum " ucap Ayah Nadi.
" Walaikumsalam " jawab Ardi.
Tya yang mendengar seseorang sedang berbicara pun terbangun dari tidurnya. Tya melihat Ardi baru saja meletakkan ponsel miliknya. Tya mendudukkan tubuhnya dan memegang selimut yang menutupi tubuhnya.
" Mas " panggil Tya.
" Kamu sudah bangun sayang " ucap Ardi mendekati Tya.
" Siapa yang menelepon ke ponselku mas?" tanya Tya.
" Ayah Nadi " jawab Ardi.
" Ada apa ayah menelepon ? Apa ada hal yang penting ?" tanya Tya lagi.
Sama seperti Ardi, Tya juga terkejut saat mendengar itu.
" Apa? Yeni dan Leon akan menikah? Bagaimana bisa? Maksudku kenapa mendadak seperti ini ?" ucap Tya terkejut.
" Aku juga tidak tahu sayang. Tapi kata ayah tadi ayah akan menceritakan alasannya saat kita sudah berada di Surabaya" jawab Ardi.
" Lebih baik sekarang kamu mandi. Waktu sholat ashar sebentar lagi habis. Aku akan menelepon Kak Angga untuk menyiapkan semua keperluan kita besok ke Surabaya " ucap Ardi pada Tya.
" Iya mas " ucap Tya.
Kemudian Tya turun dari tempat tidur dan menuju kamar mandi. Sedangkan Ardi mengambil ponselnya lalu menelepon Angga.
__ADS_1
Keesokan harinya Ardi dan Tya serta Pak Gunawan dan Bu Dewi sudah berada di bandara untuk pergi ke Surabaya. Mereka menggunakan jet pribadi milik Keluarga Wicaksono.
Setelah menempuh perjalanan sekitar kurang lebih satu jam mereka pun akhirnya tiba di Surabaya. Mas Andi sudah berada di bandara untuk menjemput mereka. Tetapi Ardi dan Tya memilih pergi ke rumah Ayah Nadi dengan menggunakan taksi.
Di dalam taksi Tya mencoba untuk menghubungi Yeni tapi tidak bisa sejak kemarin.
" Yeni masih belum bisa dihubungi sayang?" tanya Ardi.
" Iya mas. Nomornya gak aktif " jawab Tya.
Sesampainya di rumah, Ardi dan Tya disambut oleh Ayah Nadi dan Bu Sari serta Khaya.
" Assalamualaikum " ucap Ardi dan Tya bersamaan.
" Walaikumsalam " jawab mereka.
Ardi dan Tya mencium tangan Ayah Nadi dan Bu Sari. Setelah itu mereka pun masuk ke dalam rumah.
" Sayang ajak suamimu ke kamar. Kalian pasti lelah " ucap Bu Sari pada Tya.
" Iya bu " jawab Tya.
" Ayo mas " ucap Tya pada Ardi.
" Iya sayang " jawab Ardi.
Kemudian Ardi dan Tya menuju kamar Tya sebelum menikah dan tinggal di Jakarta.
__ADS_1
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya ππ