
Keesokan paginya, semua orang sudah sibuk mempersiapkan acara pemberian nama putra Ardi dan Tya pada siang harinya sekaligus akikah. Ardi juga tidak kalah sibuknya dengan anggota keluarga yang lain. Sedangkan baby boy sedang berjemur bersama neneknya.
" Mending aku mandi dulu sebelum baby boy sama ibu balik " ucap Tya.
Kemudian Tya pun pergi menuju kamar mandi. Setelah beberapa saat Tya pun sudah selesai. Ia segera memakai bajunya. Kebetulan baru saja ia keluar dari ruang ganti Bu Sari sudah kembali membawa baby boy.
" Sayang putramu haus cepat susui dulu " ucap Bu Sari.
" Iya bu " jawab Tya.
Tya pun naik ke atas tempat tidur agar lebih mudah untuk menyusui. Bu Sari pun memberikan baby boy pada Tya. Tya mencari posisinya nyaman lalu mulai menyusui baby boy yang memang sudah kehausan.
Sedangkan Bu Sari pergi untuk menyiapkan aie untuk mandi baby boy. Setelah selesai menyusu, baby boy pun mandi bersama Bu Sari.
Tak lama Ardi masuk ke kamar dan melihat baby boy sudah mandi dan sedang dipakaikan baju oleh Bu Sari.
" Aduh putra ayah sudah mandi " ucap Ardi mendekati baby boy.
" Sekarang giliran kamu mandi mas. Biar aku siapin air buat kamu " ucap Tya.
" Gak usah sayang. Kamu disini aja sama putra kita dan ibu " tolak Ardi.
Ardi pun langsung mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi.
" Setelah kamu susuin lagi dan dia bakal tidur " ucap Bu Sari memberikan baby boy pada Tya.
" Iya bu " jawab Tya
__ADS_1
Hari pun beranjak siang. Setelah dzuhur para tetangga dan kerabat serta teman-teman Ardi dan Tya mulai berdatangan. Mereka hanya mengundang orang-orang terdekat saja.
" Hai gantengnya aunty " ucap Yeni pada baby boy yang ada dalam gendongan Tya.
" Hai aunty " jawab Tya.
" Ih makin gemes deh " ucap Yeni.
Terlihat Yola dan Gilang serta anak mereka Bagas menghampiri Tya dan Yeni.
" Selamat ya mba Tya. Maaf kemarin belum sempat jenguk di rumah sakit " ucap Yola.
" Gak papa dek. Makasih sudah nyempatin dateng " jawab Tya tersenyum.
Setelah dirasa semuanya tamu sudah datang, acara pemberian nama pun dimulai. Pak Gunawan memberikan sepatah dua patah kata ucapan syukur atas kelahiran cucunya dan juga keselamatan Tya. Kemudian pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan dilanjutkan pemotongan rambut baby boy.
Kemudian setelah itu acara dilanjutkan dengan tausiyah yang di isi oleh ustadz yang di undang oleh Pak Gunawan.
Pada ba'da ashar acara pun sudah selesai dan para tamu mulai pulang. Tya juga sudah kembali ke kamar untuk menidurkan putranya Aditya.
" Sayang Aditya sudah tidur ?" tanya Ardi.
" Sudah mas " jawab Tya.
" Kita keluar dulu yuk temen-temen mau pamit " ucap Ardi.
" Terus Aditya sama siapa mas?" tanya Tya
__ADS_1
" Biar sama mba " ucap Mba Rina yang baru masuk kamar mereka.
Ardi dan Tya pun keluar dari kamar untuk menemui teman-teman mereka.
" Sekali lagi selamat ya Ardi Tya atas kelahiran putra kalian. Ini ada kado dari kami buat baby Aditya" ucap Aska mewakili teman-teman yang lain.
" Makasih ya temen-temen. Doain semoga Aditya menjadi anak yang sholeh" ucap Ardi.
" Aamiin " jawab mereka semua.
Kemudian mereka pun pamit untuk pulang. Begitu juga dengan Leon dan Yeni.
" Kami pulang dulu " ucap Leon dengan wajah dasarnya.
" Makasih ya Leon Dek Yeni " ucap Tya tersenyum.
" Iya mba sama-sama" jawab Yeni, sedangkan Leon hanya menganggukkan kepalanya.
" Jangan lupa kasih tahu hasilnya " ucap Tya.
" Aku coba besok pagi " jawab Yeni.
Setelah itu mereka pun pulang ke apartemen mereka. Ardi dan Tya pun kembali masuk ke dalam kamae mereka.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " ππ
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π