Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
94. Kejutan


__ADS_3

Sedangkan Ardi di rumahnya memulai latihannya setelah magrib dan makan malam. Ardi latihan dengan tidak bersemangat. Dia masih memikirkan perubahan sikap Tya kepadanya.


Sementara itu, setelah Isya Tya dan Yeni akan pergi ke rumah Ardi. Mereka berpamitan pada Ayah Nadi dan Bu Sari.


" Ayah ibu, Tya pergi ke rumah Ardi dulu ya " pamit Tya.


" Iya hati-hati sayang " jawab Bu Sari.


" Yeni jagain mba mu ya " ucap Ayah Nadi pada Yeni.


" Siap paman " jawab Yeni dengan tangan hormat pada Ayah Nadi.


" Semoga berhasil " ucap Khaya pada kakaknya dan Tya pun menganggukkan kepalanya tersenyum.


" Kita pamit " ucap Tya kemudian mencium tangan kedua orang tuanya diikuti oleh Yeni.


" Assalamualaikum" ucap Tya dan Yeni.


" Walaikumsalam " jawab mereka.


Yeni dan Tya pun menuju rumah Ardi dengan menggunakan motor. Tya memegang kotak yang berisi kue buatannya. Tak lupa juga dia membawa hadiah untuk Ardi.


" Semoga kamu suka sama kejutan ini " ucap Tya dalam hatinya tersenyum.


Setelah menempuh waktu perjalanan selama tiga puluh menit, mereka akhirnya sampai di rumah Ardi. Yeni membantu Tya ke kursi rodanya. Yeni memencet bel yang ada di sebelah gerbang.


Tak lama Mas Andi keluar membukakan gerbang, disana mereka memang tidak mengerjakan siapa pun. Hanya beberapa anak buah Angga yang berjaga-jaga disana.


" Assalamualaikum " ucap Tya dan Yeni setelah Mas Andi membukakan gerbang.


" Walaikumsalam " jawab Mas Andi. " Ayo masuk " lanjutnya mempersilahkan.

__ADS_1


Tya dan Yeni pun memasuki rumah itu bersama Mas Andi. Ternyata ada Mba Rina dan Baby Alika di ruang tamu.


" Mba " ucap Tya.


" Eh Tya sudah datang " ucap Mba Rina yang memang sedang asik bermain dengan Baby Alika. Tya pun tersenyum.


" Ardi ada di halaman belakang. Mau sekarang aja?" tanya Mas Andi.


" Iya mas " jawab Tya.


Kemudian Tya mempersiapkan kuenya dibantu oleh Mba Rina. Sedangkan Baby Alika bersama ayahnya.


" Tya " panggil Mba Rina.


" Iya kenapa mba?" jawab Tya.


" Ardi kamu apain sih, dari pulang sekolah tadi dia uring-uringan terus ? " tanya Mba Rina penasaran.


" Kesel banget pasti tu dia " ucap Mba Rina.


" Jelas kesel lah mba, mba Tya kan jarang banget kek giti sama Ardi. Asli kesel banget sih dia kelihatan dari mukanya " ucap Yeni tertawa lalu mereka bertiga tertawa bersama mengingat wajah kesal Ardi.


Setelah kue siap, mereka menuju halaman belakang untuk memberikan kejutan untuk Ardi. Mas Andi memberikan kode Kak Teno untuk menghentikan latihannya dulu. Sedangkan Yeni menyalakan lilin


" Ar, kita istirahat dulu " ucap Kak Teno pada Ardi.


Ardi pun berhenti latihan, tetapi saat dia membalikkan tubuhnya dia melihat Tya sedang memengang kue di tangannya dan tersenyum. Tya mendekati Ardi lalu menyanyikan lagu ulang tahun untuk Ardi.


" Selamat ulang tahun, Selamat ulang tahun, selamat ulang tahun Ardi. Semoga panjang umur " begitulah nyanyian Tya.


Ardi masih terdiam melihat kejutan yang diberikan Tya.

__ADS_1


" Sayang " ucap Ardi.


Tya tersenyum. " Ayo ditiup lilinnya nanti keburu mati. Jangan lupa baca doa dulu " ucap Tya.


Ardi mensejajarkan tubuhnya meniup lilin tersebut kemudian Ardi menatap Tya.


" Selamat ulang tahun sayang" ucap Tya tersenyum.


Ardi yang mendengar Tya memanggilnya sayang sangat senang.


" Maafin aku ya seharian ini cuekin kamu. Tapi aku gitu mau kasig kejutan buat kamu dihari spesial kamu ini " lanjut Tya pada Ardi.


Ardi langsung memeluk Tya. Tya membulatkan matanya terkejut tiba-tiba Ardi memeluknya.


" Makasih sayang " ucap Ardi masih memeluk Tya.


Tya tersenyum membalas pelukan Ardi. Kemudian Yeni serta Mas Andi dan Mba Rina juga Baby Alika mendekati mereka. Kak Teno dan Angga juga menghampiri mereka


" Ehem, udah pelukannya jangan lama-lama " ucap Mas Andi.


Tya langsung melepaskan pelukannya dan mendorong tubuh Ardi agar menjauh darinya. Tya sangat malu, wajahnya benar-benar sangat merah seperti tomat matang.


Saking kerasnya Tya mendorong Ardi, Ardi pun sampai jatuh terjungkal.


" Sayang, tega banget sih dorong aku sampe jatuh gini " ucap Ardi sambil berusaha berdiri dibantu Angga.


" Maaf " ucap Tya merasa bersalah membuat Ardi terjatuh.


Semua yang ada disana tertawa melihat Ardi yang kesakitan karena terjatuh didorong Tya.


Mohon bantuan vote, like, dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ™πŸ˜Š

__ADS_1


__ADS_2