
Beberapa hari telah berlalu. Hari ini ada weekend, jadi Ardi menghabiskan waktunya untuk menjaga Aditya. Ia tidak memberikan Aditya barang sebentar pada Tya kecuali saat Aditya ingin menyusu.
" Ayah serakah ya sekarang ya sayang. Sampai bunda gak boleh main sama kamu " ucap Tya saat sedang menyusui Aditya.
" Kan bunda sudah sama Adit tiap hari. Sekarang giliran ayah dong " ucap Ardi.
" Iya sama Adit terus sampai bundanya dicuekin " ucap Tya.
" Oh jadi bunda cemburu nih " ucap Ardi menggoda Tya.
" Enggak ya sayang " ucap Tya pada Aditya.
Ardi pun tersenyum melihat sikap Tya. Ia pun jadi kepikiran sesuatu.
" Sayang gimana kalau nanti malam kita keluar. Malam mingguan " ucap Ardi.
" Kalo kita keluar, Aditya sama siapa mas " ucap Tya.
" Kita titipin ke ayah sama ibu sebentar " jawab Ardi.
" Aku gak mau ngerepotin ayah sama ibu mas " ucap Tya.
" Mereka gak merasa direpotin kok sayang. Malah ayah sama ibu seneng kita titipin cucunya" jawab Ardi.
" Mau enggak? Kalo enggak ya aku ajak cewek lain aja " ucap Ardi jahil.
__ADS_1
" Enggak ya. Awas aja kamu jalan sama cewek lain " delik Tya.
" Kita pergi nanti malam " lanjut Tya.
" Nah gitu dong sayang " ucap Ardi mengecup pipi Tya.
" Ya udah sana. Aku mau mandiin Adit dulu udah sore" ucap Tya.
Tya pun menyiapkan air untuk Aditya mandi. Sedangkan Ardi mencari ibunya untuk menitipkan Aditya nanti malam.
" Mbok, Ibu dimana?" tanya Ardi pada Mbok Inem yang sedang memasak untuk makan malam.
" Nyonya berada di taman belakang bersama tuan " jawab Mbok Inem.
" Oh. Aku ke sana dulu mbok " ucap Ardi.
Ardi pun segera pergi ke taman belakang. Ternyata ayah dan ibunya sedang menikmati sore sambil meminum teh.
" Ayah ibu ternyata disini " ucap Ardi lalu duduk di sebelah ibunya.
" Ada apa?" tanya Pak Gunawan.
" Gini yah bu. Ardi sama Tya mau keluar nanti malam. Kalo ayah sama ibu gak keberatan kami mau nitipin Aditya sebentar " jawab Ardi.
" Memang kalian mau kemana?" tanya Pak Gunawan.
__ADS_1
" Ya jalan-jalan aja yah. Kasian Tya sekarang sibuk ngurus Aditya dan gak ada waktu buat dia nyenengin dirinya sendiri " jawab Ardi.
" Iya bener kamu sayang. Jangan sampai Tya stres terus baby blus. Kalian pergi aja biar Aditya ibu yang jagain " ucap Bu Dewi.
" Makasih ya bu " ucap Ardi.
Setelah itu pun Ardi langsung kembali ke kamar untuk bergantian menjaga Aditya.
" Wah putra ayah sudah mandi " ucap Ardi saat melihat Tya baru selesai memakaikan baju pada Aditya.
" Gimana mas? Sudah bicara sama ibu ?" tanya Tya.
" Sudah sayang dan ibu seneng dititipin Aditya " jawab Ardi.
" Syukurlah " ucap Tya.
" Sana kamu mandi dulu. Biar Aditya sama ayahnya " ucap Ardi menggendong Aditya.
Tya pun menurut. Ia mengambil handuk lalu masuk ke kamar mandi.
" Adit nanti sama oma sama opa ya. Ayah sama bunda mau pacaran dulu " ucap Ardi mengajak Aditya berbicara.
Aditya begitu serius memperhatikan Ardi yang sedang berbicara seperti mengerti apa yang dikatakan ayahnya itu.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
__ADS_1
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku "π
Tolong follow ig sata juga ya @tyaningrum_05π