Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
53. Mantan


__ADS_3

Sudah seminggu Ardi berada di kota kelahirannya. Hari-harinya selalu dihabiskan dengan latihan dan belajar.


Sedangkan Tya, dia hanya di rumah selama liburan. Hari-harinya dihabiskan dengan belajar memasak.


Ardi dan Tya selalu berkomunikasi melalui ponsel. Mereka selalu memberi kabar satu sama lain.


Hari ini Ardi akan berkumpul bersama teman sekolahnya sebelum pindah. Mereka akan bertemu di kafe yang sebenarnya keluarganya. Pak Gunawan menutupi identitas Ardi dari dunia luar untuk keselamatannya sampai Ardi benar-benar siap.


Setelah menempuh waktu 30 menit akhirnya Ardi sampai di kafe. Ardi memasuki kafe, ternyata di sana temannya sudah menunggunya.


" Akhirnya dateng juga lo" ucap Rendy teman Ardi. Kemudian mereka berpelukan begitu juga dengan teman Ardi yang satunya yaitu Frans.


" Maaf gue telat " ucap Ardi.


" Santai aja bro " ucap Frans menepuk bahu Ardi.


" Gimana kabar lo?" tanya Frans pada Ardi.


" Gue baik, kalian gimana?" tanya balik Ardi.


" Baik juga" jawab Rendy.


" Gimana sekolah lo disana, lo udah jarang kabarin kita" ucap Rendy.


" Baik sih, gak terlalu sulit juga beradaptasi disana. Gue juga udah dapet, mereka baik" jawab Ardi.

__ADS_1


" Pantes lo lupain kita" ucap Frans.


Ardi tersenyum. " Gue gak lupain kalian. Gue tu lagi fokus ngejar pujaan hati jadi gak ingat kalian " ucap Ardi tertawa.


" Wah, lo udah dapet cewek disana?" tanya Rendy.


Ardi pun menganggukkan kepalanya.


" Siapa? Cerita dong ke kita" ucap Rendy dan diangguki Frans.


Kemudian Ardi pun menyeritakan tentang dia dan Ty hingga sampai akhirnya mereka berpacaran. Ardi sangat dekat dengan mereka berdua sehingga tidak ada yang tutup-tutupinya.


" Serius lo, gak nyangka gue ternyata lo bisa tulus juga " ucap Frans sambil tertawa.


"Gue dari dulu juga tulus, tapi sama dia itu beda. Dia bisa buat gue jadi kaya orang gila. Gue sayang banget sama dia, jadi gak ada alasan buat gue gak tulus sama dia" ucap Ardi tersenyum.


Saat mereka sedang asik mengobrol, ada seorang gadis yang menghampiri meja mereka.


" Ardi?" ucap gadis itu.


" Siska? " ucap Ardi. Ya gadis itu adalah Siska mantan Ardi. Mereka putus karena orang tua Siska mengetahui hubungan mereka dan melarangnya karena keluarga Siska adalah saingan bisnis keluarga Wicaksono.


" Kapan kamu balik?" tanya Siska senang.


" Seminggu yang lalu " jawab Ardi.

__ADS_1


" Ardi aku kangen sama kamu " ucap Siska hendak memeluk Ardi, tapi Ardi mencegahnya.


" Jangan kaya gitu Sis, nanti jika orang suruhan keluargamu tau kamu akan mendapatkan masalah " ucap Ardi.


" Tapi Ar, aku masih sayang sama kamu" ucap Siska.


" Maaf Sis, perasaanku ke kamu sudah hilang sejak penghinaan keluargamu ke aku dan memutuskan hubungan kita " ucap Ardi.


" Maafin keluargaku Ar" ucap Siska mulai menangis.


" Sudahlah, kamu gak perlu minta maaf ini bukan salahmu. Tapi sebaiknya kita seperti ini hanya sebatas teman karena perasaanku untukmu sudah hilang" ucap Ardi. " Aku duluan" lanjut Ardi lalu beranjak pergi meninggalkan kafe.


Siska pun hanya bisa menangis melihat kepergian Ardi.


" Lo harus bisa lupain Ardi " ucap Rendy lalu pergi mengikuti Ardi begitu juga dengan Frans.


Ardi sudah berada di mobilnya, kemudian Rendy dan Frans menyusul menaiki mobil Ardi.


" Kalian ngapain di mobil gue? " tanya Ardi saat mereka sudah duduk di mobil.


" Kita mau ikut ke rumah lo" jawab Rendy.


" Terus mobil kalian?" tanya Ardi.


" Itu mah gampang, tinggal suruh supir kita ngambil" ucap Frans di kursi belakang.

__ADS_1


Kemudian Ardi melajukan mobilnya menuju rumahnya bersama kedua sahabatnya.


Mohon bantuan likenya ya๐Ÿ˜Š Terima kasih๐Ÿ˜Š๐Ÿ™


__ADS_2