Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
189. Menagih Janji


__ADS_3

Tya terbangun dari tidur siangnya yang cukup lama. Tya mendudukkan tubuhnya dan melihat ke arah jam dinding yang ada di kamar.


" Hmm sudah hampir ashar ternyata " ucap Tya.


Tya meraih kursi rodanya lalu turun dari tempat tidur. Tya menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu karena adzan ashar sudah berkumandang.


Setelah melaksanakan sholat ashar Tya keluar dari kamarnya. Tya pergi ke dapur untuk memasak makan malam.


Saat sudah sampai dapur terlihat Bu Dewi yang sudah kembali dan sedang membuat kue.


" Ibu sudah pulang " ucap Tya sambil mendekati Bu Dewi.


" Iya sayang. Ibu pulang setelah makan siang " ucap Bu Dewi tersenyum.


" Ibu membuat apa?" tanya Tya.


" Ini ibu buat kue pisang kesukaan ayah " jawab Bu Dewi.


" Sepertinya enak bu. Aku tidak sabar ingin mencobanya " ucap Tya.


" Nanti kamu bisa memakannya sampai puas. Ibu membuat banyak " ucap Bu Dewi.


Beberapa saat kemudian Tya mulai memasak untuk makan malam dibantu oleh Mbok Inem. Bu Dewi sudah melarangnya tapi Tya tetap memaksa.


Tya memasak sup ayam untuk makan malam. Tak lupa juga dia membuat cumi asam manis kesukaan Ardi.


Setelah semuanya matang, Tya kembali ke kamarnya untuk mandi sebelum Ardi pulang. Saat Tya keluar dari kamar mandi ternyata Ardi sudah berada di dalam kamar.

__ADS_1


" Mas kamu udah pulang " ucap Tya.


" Iya sayang " jawab Ardi.


Ardi mendekat ke arah Tya dan segera memeluk tubuhnya yang masih menggunakan sehelai handuk.


" Aku tidak sabar menagih janjimu nanti malam " bisik Ardi di telinga Tya.


Tya yang mendengarnya pun langsung tertunduk dengan wajah yang memerah.


" Mas lepas ah. Kamu mending mandi. Kamu pasti belum sholat ashar juga kan " ucap Tya.


" Baiklah. Tapi aku tidak akan melepaskan kamu nanti. Akan aku tagih janji kamu " ucap Ardi melepaskan pelukannya.


Kemudian Ardi mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi. Sedangkan Tya cepat berganti baju dan menyiapkan baju ganti untuk Ardi.


" Mas ayo keluar. Aku tadi masak cumi asam manis kesukaan mas " ucap Tya setelah selesai merapikan peralatan sholat.


" Iya sayang. Mas juga sudah lapar " jawab Ardi.


Mereka pun keluar dari kamar untuk makan malam bersama. Tya mengambilkan nasi dan lauk untuk Ardi lalu mereka mulai makan malam.


Setelah selesai makan malam, mereka berkumpul di ruang keluarga sambil menikmati kue pisang buatan Bu Dewi.


" Sayang ayo kita ke kamar " bisik Ardi di telinga Tya.


" Sebentar mas. Gak enak sama ibu dan ayah " jawab Tya.

__ADS_1


" Ayolah sayang " ucap Ardi.


" Ayah ibu. Kami ke kamar duluan " pamit Ardi pada ayah dan ibunya.


" Iya sayang. Kalian beristirahatlah " jawab Bu Dewi.


Ardi pun langsung membawa Tya menuju ke kamar mereka. Tak lama azan isya pun berkumandang. Ardi dan Tya pun langsung melakukan sholat isya.


Tya naik ke atas tempat tidur. Tak lama Ardi masuk dengan membawa segelas susu ibu hamil.


" Ini minumlah " ucap Ardi memberikannya pada Tya.


" Terima kasih mas " ucap Tya.


Tya pun langsung meminum susu ibu hamil itu sampai habis. Setelah itu dia meletakkan gelas di atas nakas.


" Sekarang saatnya aku menagih janji kamu. Aku akan menjenguk anak kita " ucap Ardi.


Ardi menyusupkan tangannya ke dalam piyama yang dipakai Tya dan mengusap perutnya. Tya pun hanya menundukkan kepalanya.


Melihat itu Ardi langsung menarik dagu Tya dan mengangkatnya. Ardi mendekatkan wajahnya dan mulai mencium bibir Tya. Tya hanya memejamkan matanya dan menikmati setiap gerakan Ardi.


Semakin lama ciuman itu pun semakin panas dan terjadilah yang seharusnya terjadi.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05 😘

__ADS_1


__ADS_2