Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
83. Musuh


__ADS_3

Tya sudah pulih dan akan kembali ke sekolah. Tya sudah berada di meja makan untuk sarapan bersama keluarganya.


" Yakin mau sekolah, emang bener-bener udah sembuh ?" ucap Bu Sari pada Tya setelah selesai sarapan.


" Iya dong bu " ucap Tya tersenyum.


Kemudian Ayah Nadi dan Khaya berangkat terlebih dahulu sedangkan Tya menunggu Ardi menjemputnya.


" Ayah berangkat dulu " ucap Ayah Nadi.


" Aku juga berangkat sekolah bu" sambung Khaya kemudian menghabiskan susunya lalu menyalami Bu Sari.


" Iya hati-hati yah. Adek juga belajarnya yang rajin " ucap Bu Sari kemudian mencium tangan suaminya begitu juga Tya mencium tangan ayahnya.


" Assalamualaikum " ucap Ayah Nadi dan Khaya bersamaan.


" Walaikumsalam " jawab Bu Sari dan Tya.


Ayah Nadi dan Khaya berangkat bersama. Kemudian Tya beranjak ke teras sambil menunggu Ardi. Belum lama Ayah Nadi dan Khaya berangka, Ardi sudah datang menjemput Tya.


" Udah siap ?" tanya Ardi pada Tya saat Tya sudah berada di teras.

__ADS_1


" Udah " jawab Tya saat Ardi sudah dihadapannya.


" Bentar ya " lanjut Tya.


" Bu, Tya berangkat. Ardi udah dateng ini " teriak Tya dari luar.


" Iya hati-hati sayang. Ibu masih cuci piring ini " jawab Bu Sari dari dalam.


Setelah izin pada Bu Sari, Ardi dan Tya pun berangkat ke sekolah mengendarai motor. Ardi melajukan motornya dengan kecepatan sedang. Tiba-tiba saat mereka hampir sampai di sekolah, ada sebuah mobil jenis SUV berwarna hitam berhenti di depan mereka. Ardi pun memberhentikan motornya. Kemudian keluar empat orang bertubuh besar dan berpakaian serba hitam.


" Ar, itu siapa?" tanya Tya.


Keempat orang itu pun menghampiri Ardi dan Tya.


" Siapa kalian ?" ucap Ardi sambil menatap tajam pada mereka.


" Anda tidak perlu tahu siapa kami yang penting anda ikut kami sekarang tuan muda Ardika Putra Wicaksono "ucap salah satu dari mereka.


Tya menjadi takut dan langsung memeluk Ardi. Kemudian salah satu dari orang itu mencoba menyentuh Tya.


" Nona tolong lepaskan dia jika anda ingin selamat dan biarkan kami membawanya " ucap salah satu orang itu sambil mencoba menyentuh Tya menjauhkannya dari Ardi.

__ADS_1


" Jangan berani-berani kalian sentuh dia" ucap Ardi meninggi.


" Jika anda ingin kami tidak menyentuh gadis ini anda harus ikut menghadap tuan kami " ucap pemimpin mereka.


" Ini pasti anak buah ayahnya Siska yang hampir membuatku celaka " batin Ardi masih melemparkan tatapan tajam ke arah mereka dan memeluk erat Tya.


" Jangan harap aku ikut bersama kalian menemui tuan kalian. Aku tidak sudi " ucap Ardi. Kemarahan Ardi semakin menjadi.


" Jika anda tidak bisa dibawa dengan cara baik-baik kami akan melakukan dengan cara kekerasan " ucap pemimpin mereka.


Mereka langsung mencoba membawa Ardi tapi Ardi melawan mereka sambil terus menjaga Tya. Terjadilah perkelahian antara Ardi dan keempat orang suruhan Smith Alexander ayah Siska yang tak lain adalah musuh besar keluarga Wicaksono.


Saat Ardi lengah, salah satu dari orang itu mendekati Tya. Orang itu menarik Tya di belakang Ardi dan membuatnya terjatuh di jalanan aspal dan menyeretnya, sehingga kaki Tya bergesekkan langsung dengan ganasnya aspal.


" Ardi " teriak Tya saat orang itu mulai menariknya. Kakinya terasa sakit akibat tergesek aspal dan mengeluarkan darah.


" Tya " ucap Ardi dan tanpa dia sadari satu pukulan mengenai wajahnya.


Ardi terjatuh kemudian dua orang lain mulai menghajar Ardi. Tya yang melihat Ardi dihajar oleh orang itu menangis sambil mencoba melawan orang yang menariknya agar bisa terlepas.


Mohon bantuan vote, like, dan komennya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


__ADS_2