Cinta Si Gadis Lumpuh

Cinta Si Gadis Lumpuh
183. Menemui Bela


__ADS_3

Hari pun berganti pagi. Tya mengerjapkan mataya setelah mendengar suara adzan dari masjid berkumandang. Tya menyingkirkan tangan Ardi yang berada di atas perutnya lalu ia menyandarkan tubuhnya ke sandaran tempat tidur.


" Hmm sudah subuh " ucap Tya meregangkan tubuhnya.


Tya melihat Ardi yang masih terlelap. Terlihat dia sangat lelah karena semalam dia mengerjakan pekerjaan hingga cukup larut.


" Mas bangun. Ayo sholat subuh " ucap Tya mencoba membangunkan Ardi.


Perlahan Ardi pun mulai membuka matanya. " Sudah subuh ya sayang " ucap Ardi pada Tya.


" Iya mas. Ayo sholat subuh " jawab Tya.


Ardi pun bangun dari tidurnya. Mereka pun melaksanakan sholat subuh berjamaah. Ardi kembali tidur setelah itu. Sedangkan Tya pergi ke dapur untuk membuat sarapan.


Tya keluar dari kamarnya dan menuju dapur. Terlihat Mbok Inem sudah mulai memasak.


" Masak apa mbok buat sarapan ?" tanya Tya pada Mbok Inem.


" Ini nona muda sayur asem, perkedel jagung, ayam goreng sama sambel " jawab Mbok Inem.


" Saya bantu ya mbok " ucap Tya.


" Jangan nona biar saya saja. Nona kan sedang hamil " ucap Mbok Inem.


" Gak papa mbok. Cuma masak kok " ucap Tya.


" Jangan nona muda. Nanti tuan dan nyonya akan marah " ucap Mbok Inem.


" Hmm baiklah " jawab Tya menyerah.

__ADS_1


Memang kedua mertuanya itu melarang Tya melakukan apa pun setelah mengetahui Tya hamil. Akhirnya Tya pun pergi untuk membuat kopi untuk Ardi dan Pak Gunawan, teh untuk Bu Dewi serta susu ibu hamil untuk dirinya.


Setelah selesai dan menatanya di meja makan, Tya pun kembali ke kamar untuk membangunkan Ardi dan mandi. Setelah Tya selesai mandi dia pun langsung membangunkan Ardi.


" Mas ayo bangun sudah siang " ucap Tya.


" Iya sayang " jawab Ardi.


Kemudian Ardi pun pergi untuk mandi. Tya menyiapkan baju untuk Ardi lalu merias dirinya.


Setelah siap dan sarapan Ardi dan Tya pun pergi ke kampus.


" Bela mau bicara apa ya ?" batin Tya di dalam mobil.


" Mas " panggil Tya.


" Iya sayang?" jawab Ardi.


" Gak papa kok sayang " ucap Ardi.


" Tapi mas aku kasian liat kamu kaya kecapekan banget. Aku gak papa kok pulang sama Kak Angga " ucap Tya mencoba mencari alasan agar dia bisa menemui Bela.


" Baiklah. Nanti aku hubungin Kak Angga " ucap Ardi.


" Iya mas " jawab Tya.


Tak lama setelah itu mereka pun sampai di kampus. Ardi membantu Tya turun dari mobil.


" Pagi " sapa Yeni menghampiri mereka bersama Leon di sebelahnya.

__ADS_1


" Pagi dek "jawab Tya.


" Ar biar Mba Tya aku aja yang anter. Kamu langsung masuk kelas aja sama Leon " ucap Yeni pada Ardi.


" Sayang aku ke kelas ya. Kamu gak papa kan sama Yeni " ucap Ardi.


" Iya mas " jawab Tya tersenyum.


Tya pun mencium tangan Ardi dan Ardi tak lupa mencium kening Tya. Begitu pula dengan Leon dan Yeni. Setelah Ardi dan Leon pergi menuju kelas mereka Yeni pun mengantarkan Tya ke kelasnya.


" Aku ke kelas aku dulu ya mba " ucap Yeni pada Tya.


" Iya dek. Makasih ya " ucap Tya tersenyum.


" Iya mba sama-sama " jawab Yeni.


Setelah Yeni pergi meninggalkannya Tya pun memasuki kelas.


Dua jam berlalu. Tya sudah menyelesaikan kelasnya. Dia pun akan langsung pergi menemui Bela. Tya juga sudah mengabari Ardi bahwa ia sudah pulang bersama Angga.


" Kita langsung pulang nona muda?" tanya Angga pada Tya.


" Kita ke kafe deket kampus dulu ya kak. Aku pengen boba yang waktu itu " jawab Tya beralasan.


" Baik nona muda " ucap Angga.


Setelah sampai di kafe tersebut Tya menyuruh Angga untuk menunggu di mobil saja dengan alasan dia tidak ingin ada yang memperhatikan mereka.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih πŸ˜ŠπŸ™ Tetap dukung saya ya 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2