
Tya mencoba untuk menidurkan Aditya dengan menyusuinya dan menepuk-nepuk pelan pantat Aditya saat mereka masih di dalam mobil menuju rumah sakit.
" Sayang " panggil Ardi pada Tya.
" Iya Mas " jawab Tya yang masih menidurkan Aditya.
" Kamu tadi gimana bisa jalan sayang? Aku kaget banget liatnya " ucap Ardi.
" Aku juga gak tau Mas. Tadi dalam pikirannya aku cuma gimana aku bisa nyelamatin Aditya. Aku berusaha untuk berdiri dan melangkahkan kaki aku walau rasanya sakit banget. Setelah kejadian itu aku juga gak nyangka banget. Padahal dulu aku divonis lumpuh permanen setelah kecelakaan " jawab Tya.
" Semoga aja ini keajaiban jadi kamu bisa jalan lagi atau mungkin kamu bisa terapi. Aku liat kamu lari tadi sayang " ucap Ardi.
" Iya Mas semoga aja. Jadi aku bisa jadi istri dan ibu yang sempurna buat kamu sama Aditya Mas " jawab Tya.
" Hey sayang, walaupun kamu gak bisa jalan, tapi kamu sudah jadi istri dan ibu yang sempurna buat kami " ucap Ardi menggenggam tangan Tya.
Sesampainya di rumah sakit, Ardi langsung membawa Tya untuk masuk. Ardi sudah menghubungi Dokter Diki dan memberitahukan sebuah yang terjadi hingga Tya bisa berdiri dan berjalan tadi.
Dokter Diki membawa Ardi dan Tya untuk menemui seorang dokter spesialis neurologi yang ada di rumah sakit milik Keluarga Wicaksono itu.
__ADS_1
Dokter Diki mengetuk pintu ruangan dari dokter tersebut. Mereka pun masuk setelah mendapatkan jawaban dari dalam.
" Selamat siang Dok " sapa Dokter Diki.
" Selamat siang " balas Dokter itu.
" Tuan, Nona, ini adalah Dokter Safa. Dokter Safa ini adalah dokter spesialis neurologi terbaik yang ada di rumah sakit ini. Beliau yang akan membantu Nona Tya untuk bisa berjalan kembali " ucap Dokter Diki pada Ardi dan Tya.
Ardi dan Tya pun tersenyum pada Dokter Safa.
"Perkenalkan saya Dokter Safa. Dokter Diki sudah memberitahukan semuanya pada saya " ucap Dokter Safa.
" Saya mohon bantuan Dokter untuk membantu istri saya bisa berjalan kembali " ucap Ardi pada Dokter Safa.
" Mari biar saya periksa " ucap Dokter Safa pada Ardi dan Tya.
Ardi membantu Tya untuk naik ke atas brankar, sedangkan Aditya sudah mereka titipkan pada seorang perawat.
Dokter Safa mulai memeriksa keadaan Tya secara detail. Ia juga menanyakan penyebab Tya hingga bisa divonis lumpuh permanen. Setelah menyelesaikan segala pemeriksaan pada Tya, Dokter Safa pun menyuruh mereka untuk duduk. Dokter Diki sudah pergi karena ada operasi yang harus ia tangani.
__ADS_1
" Setelah pemeriksaan yang saya lakukan pada Nona, ada besar kemungkinan Nona untuk bisa berjalan kembali. Nona Tya selama ini hanya mengalami kelumpuhan sementara dan karena tidak melakukan terapi hingga kelumpuhan itu Nina alami sampai sekarang. Saya menduga ini ada kesalahan dalam menganalisa yang dilakukan dokter yang menangani Nona dulu. Setelah ini Nona bisa menjalani fisio terapi agar Nona bisa berjalan kembali " ucap Dokter Safa menjelaskan pada Ardi dan Tya.
Ardi dan Tya tersenyum senang mendengar penjelasan dari Dokter Safa. Tya akan bisa berjalan lagi setelah bertahun-tahun.
" Terima kasih dokter. Tolong lakukan pengobatan apa saja agar istri saya bisa berjalan kembali " ucap Ardi.
" Di rumah juga dilatih terus ya Nona setiap pagi atau pun sore hari. Tuan juga harus sangat berperan dalam membantu Nona belajar berjalan lagi " ucap Dokter Safa.
" Baik dok " jawab Ardi.
" Baiklah saya akan meresepkan beberapa obat untuk Nona Tya. Untuk jadwal fisio terapi nanti saya hubungi lagi " ucap Dokter Safa memberikan selembar kertas resep obat pada Ardi.
" Baik dok " jawab Ardi.
Setelah itu Ardi dan Tya langsung berpandangan dan memutuskan langsung pulang setelah menebus obat untuk Tya dan menjemput Aditya.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya π Terima kasih ππ Tetap dukung saya ya π
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Pria Kulkasku " ππ
__ADS_1
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " ππ
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05π