Hunter System

Hunter System
Bab 135 - Kota S Yang Kacau Balau


__ADS_3

Shiva baru saja kembali dari raid ilegal yang baru saja diikutinya setelah lama tidak mengikuti sebuah raid. Ia mendaftarkan diri dalam raid ilegal yang Lawrence iklankan secara online.


Pikirannya sangat kacau. Merasa marah karena orang yang selama ini ia anggap sebagai anjing manis peliharaannya tiba-tiba saja meninggalkannya.


Bukan hanya itu. Yang membuat Shiva semakin frustasi adalah saat melihat orang yang selama ini selalu bersamanya ternyata sudah memiliki orang lain yang tampak sangat menyayanginya.


"Tatapan mata itu... Tatapan wanita yang sedang jatuh cinta, kan? Dan dia berani menatapku dengan tatapan bersimpati?!"


Prang...!


Shiva membanting botol minuman keras yang baru saja ia kosongkan pada sebuah pohon di taman yang biasa menjadi tempatnya dan Alvin menghabiskan malam di saat mereka tidak bisa tidur atau ingin melepas lelah setelah berlatih di Akademi sepanjang hari.


Shiva mengambil botol kedua dari 3 botol whiski yang ia beli setelah mendapatkan bayaran dari raid yang diikutinya.


Ia tidak tahu kenapa bisa merasa kesal belakangan ini hanya setelah melihat Alvin dan Cyntia pergi bersama. Karena itulah selama beberapa hari bekakangan Shiva selalu mengosumsi minuman beralkohol.


"Jangan menyiksa dirimu sendiri jika kau marah pada seseorang," ucap seorang pria yang tiba-tiba berbicara dari belakangnya.


Shiva melompat dari bangku panjang itu dan terkejut saat melihat seorang pria berjubah hitam, yang juga mengenakan sebuah topeng kulit berwarna hitam menutupi wajahnya, berdiri di sana.


"S-siapa kau?"


The Destroyer berjalan mengitari bangku panjang yang tadi Shiva duduki untuk menghampirinya lebih dekat.


"Orang yang akan menjadi tiketmu untuk membalas dendam," ucap The Destroyer yang sedang mencari pengikut baru setelah ia kehilangam seluruh pengikutnya.


Ia memiliki sebuah rencana di Kota S.


Untuk itulah ia mencari hunter-hunter 'berpotensi' dari Kota S sebagai pengikutnya.


......................


Setelah membuat kesepakatan dengan The Destroyer, Shiva akhirnya mengikuti pria itu ke sebuah pelabuhan di tepi sungai kecil Kota S.


Di sana, Shiva melihat ada beberapa hunter pria yang sudah menunggu mereka di dalam sebuah perahu besar.


Seorang pria bertubuh tambun menatap Shiva yang datang bersama The Destroyer dengan mengernyitkan kedua alisnya.


Ia menatap Shiva dan pria bertopeng itu secara bergantian sebelum akhirnya bertanya dengan nada tidak senang, "Siapa dia? Kenapa kau membawa seorang wanita?"

__ADS_1


"Dia teman kecil Alvin Rufino yang kebetulan memiliki dendam pada pria itu, juga Cyntia Maxwell."


Raut wajah pria tambun itu tiba-tiba berubah. Ia tertawa terbahak sebelum akhirnya menyodorkan tangannya pada Shiva.


"Senang bertemu denganmu, nona..."


"Shiva."


"Nona Shiva. Nama yang bagus. Saya Chris Max...," Chris menghentikan kalimatnya saat secara tidak sengaja hampir menyebutkan nama keluarganya, Maxwell. Ia akhirnya memperkenalkan diri ulang, memakai nama yang biasa ia gunakan di Kota C. "Saya Chris Meyers. Anda bisa memanggil saya Chris mulai sekarang," ucapnya. Sebuah senyuman merekah di wajahnya.


......................


Sudah 1 bulan lebih Alvin menghilang tanpa jejak. Setidaknya bagi keluarga Maxwell yang sedang mencarinya setelah Marco Rufino mengkhawatirkan putranya yang tidak ada kabar berita itu.


Demikian juga dengan Cyntia. Walaupun ia tahu jika Alvin sedang melakukan raid di banyak Dungeon yang ia tak tahu berada di kota mana, ia tetap khawatir. Ia takut jika Alvin ternyata mendatangi Li Wen Xia dan mati tanpa ia ketahui.


Selain khawatir karena Alvin yang tiba-tiba saja menghilang, Cyntia juga mengkhawatirkan serangan-serangan kecil dari pasukan bertopeng yang sudah dalam 2 minggu belakangan ini terus-terusan berdatangan ke benteng keluarga Maxwell.


Sebenarnya ada beberapa hal mengkhawatirkan yang terjadi dalam 2 minggu belakangan ini di Kota S.


Selain serangan gerombolan bertopeng, ada banyak hunter-hunter dari guild peringkat 11 ke bawah yang menghilang. Bahkan, ada sebuah guild yang seluruh anggotanya telah menghilang tanpa ada yang tahu ke mana mereka pergi.


Hal mengkhawatirkan lainnya datang dari Dungeon. Saat ini, hampir 10 gerbang Dungeon peringkat A bermunculan di Kota S.


Satu-satunya guild yang mau bekerjasama dengan Asosiasi hanyalah guild Maximus yang sudah menyarankan dirinya sebagai pengganti Norman.


Selain tekanan dari gerbang-gerbang Dungeon peringkat A itu, Lowe juga mendapat tekanan dari perwakilan Asosiasi Pusat yang kini mendirikan Asosiasi tandingan di Kota S, di bawah kepemimpinan Roxel Wu yang dikirimkan Li Wen Xia dari Asosasi Pusat.


Karena persaingan itu, wilayah Kota S akhirnya terbagi menjadi dua. Wilayah selatan yang di berada di bawah Roxel mendukung Asosiasi Pusat, sementara wilayah utara mendukung kepemimpinan Lowe.


......................


"Saya harap Anda tidak mundur hanya karena persaingan ini," ucap Sam sembari mengenakan armor tempurnya.


Lowe tertawa.


"Harusnya saya yang bertanya seperti itu pada Anda. Anda yang mendukung saya untuk menjadi ketua Asosiasi di sini. Saya harap Anda tidak menyesalinya," sahut Lowe.


"Sama sekali tidak. Alvin ternyata punya penilaian yang sangat bagus tentang Anda. Anda memimpin hunter wilayah utara dengan sangat baik."

__ADS_1


Lowe menarik nafas panjang lalu menghembuskannya dengan cepat.


"Ngomong-ngomong, ada di mana tuan Rufino sekarang?" ucap Lowe pelan.


Ia tahu Sam tidak memiliki jawabannya karena Lowe sudah sering menanyakan hal yang sama. Ia hanya mengucapkan pertanyaan itu untuk dirinya sendiri.


Sam tersenyum pahit. Ia mengangkat kedua pundaknya tanpa memberi jawaban.


"Anda berdua sudah siap? Kita masih memiliki 3 gerbang lain yang harus ditangani," ucap Brooklyn dari pintu bus.


"Bagaimana dengan Tia?" tanya Sam.


"Nona Tia sudah menyelesaikan 3 gerbang. Nona sedang dalam perjalanan menuju gerbang keempat."


Sam mengangguk, merasa kasihan dengan sepupunya itu yang bekerja seorang diri selama dua minggu ini untuk melakukan raid pada Dungeon-dungeon peringkat A.


.........


Lowe, Sam, Brooklyn dan 17 hunter Asosiasi peringkat B akhirnya bersiap untuk melakukan raid. Mereka adalah tim kedua dari dua tim yang setiap hari pergi ke Dungeon-Dungeon peringkat A di wilayah utara untuk menutup gerbangnya.


Tapi, saat Lowe hendak membawa anggota raidnya masuk ke dalam gerbang, seorang petugas mendatanginya.


"Tuan Lowe, tunggu!" seru hunter itu sembari berlari dengan terburu-buru menghampiri Lowe.


"Ada yang terjadi?"


"A-ada... Ada 3 gerbang Dungeon peringkat S yang baru saja muncul bersamaan."


"Apa?! Dimana?"


"Di wilayah kita."


"Sial!"


Lowe menatap seluruh anggota timnya lalu menatap ke arah gerbang di hadapan mereka.


"Masih tersisa 3 hari sebelum terjadi Break. Apa kita sebaiknya pergi ke sana dulu?" tanya Sam.


Lowe mengangguk. Dungeon peringkat S tentu saja harus menjadi prioritas utama karena sihir pengunci gerbangnya yang akan terbuka hanya dalam waktu 24 jam.

__ADS_1


"Ayo kita pergi ke sana dulu," ucap Lowe.


...****************...


__ADS_2