
"Apa maksudmu?" kening hologram Mina mengernyit mendengar apa yang baru Anna katakan.
Ia memiliki tebakan sendiri setelah Anna memberikan informasi, namun ia menyimpan tebakan itu untuk mendapat potongan cerita yang lebih lengkap.
.........
Anna melanjutkan, "Dunia tempatmu hidup dengan tubuh aslimu dulu sudah tidak ada lagi. Ini adalah dunia yang berbeda."
“Ya?”
“Sebenarnya kita sudah mengulangi kehidupan sebanyak tujuh kali.”
Mina dan Alvin tentu tidak mengerti dengan apa yang Anna bicarakan. Mereka akhirnya memilih untuk tetap diam, mendengarkan informasi dari cerita yang akan Anna sampaikan.
“Sama sepertiku, aku yakin kalian juga pernah berpikir jika Sang Pencipta itu ada, kenapa Dia tidak pernah membantu kita untuk keluar dari masalah besar yang dihadapi umat manusia, kan?”
Secara bersamaan, Mina dan Alvin mengangguk.
“Dewi Ann mungkin sudah bercerita pada kalian mengenai dewa penguasa galaksi dan dewa perang galaksi yang dipercaya Absolut untuk menjaga dan mengawasi tiap galaksi yang ada di dalam alam semesta,"
"Tapi, para dewa dan para malaikat cuma dipercaya untuk menjaga sebuah galaksi tanpa diizinkan mencampuri apa pun yang terjadi di dalamnya,”
“Mereka tidak diizinkan untuk mencampuri segala hal yang dilakukan oleh para makhluk ciptaan termasuk jika ada makhluk ciptaan dari galaksi lain yang datang menjajah sebuah planet di dalam galaksi.”
“Tapi, jika malaikat atau dewa dari galaksi lain yang datang menjajah, maka dewa perang sebuah galaksi akan diizinkan untuk mempertahankan galaksinya baik dengan cara mengusir ataupun membunuh sang penjajah.”
Anna menjeda penjelasan saat Alvin bertanya, “Jadi, apa si penjajah tidak diberikan sebuah hukuman?”
“Tentu saja mereka akan mendapatkan hukuman. Hukuman bagi dewa atau malaikat yang berani datang menjajah sebuah planet adalah pemusnahan.”
Alvin mengangguk pelan. “Jadi Absolut akan memusnahkan mereka?”
“Bukan cuma mereka. Galaksi dan keluarga dewa itu akan dimusnahkan. Mereka akan kehilangan hak di dalam dunia para dewa.”
"Kalau begitu, kenapa Dungeon-dungeon itu masih ada? Apa mereka tidak dihukum?"
__ADS_1
Anna tersenyum kaku. "Masalah yang terjadi di Bumi tidak sesederhana itu. Karena itulah Bumi masih terhubung dengan banyak planet melalui gerbang sihir."
“Lalu, situasi apa yang sebenarnya sedang terjadi pada planet kita?” giliran Mina bertanya.
“Aku akan memberitahu kalian jawabannya,” sahut Anna.
......................
Anna memulai ceritanya lagi,
“Yang harus kalian ingat, galaksi kita berada di bawah pengawasan keluarga dewa Arnix."
"Keluarga dewa Arnix adalah keluarga dengan kasta tertinggi dalam lingkaran para dewa, juga keluarga dewa yang memiliki sihir terkuat di antara semua dewa yang ada,”
“Ratusan miliar tahun yang lalu, ada kontes untuk menentukan kenaikan kasta di antara para dewa yang diselenggarakan setiap seribu tahun sekali. Empat kasta yang berada di dunia para dewa akan mendapat kesempatan untuk merubah kasta mereka dari kontes tersebut,”
“Sepanjang kontes yang pernah digelar, keluarga dewa Arnix belum pernah terkalahkan dan tersingkir dari lingkaran kasta teratas. Mereka bahkan selalu memenangkan kontes yang diadakan oleh dewan pengawas para dewa itu,”
“Sampai akhirnya, puluhan miliar tahun berlalu dan keluarga dewa Arnix yang tak terkalahkan mendapat rasa iri dari para keluarga dewa lain yang pada akhirnya memohon pada Absolut untuk mengganti sistem perputaran kasta dengan cara lain dan Absolut mengabulkan permintaan tersebut,”
“Sejak saat itulah... alam semesta diciptakan.”
"Tolong tunggu sebentar," pinta Anna, lalu pamit untuk keluar dari ruang hologram saat merasakan energi sihir monster-monster dengan kekuatan sangat mengerikan baru saja keluar dari gerbang merah raksasa.
Anna menghabiskan waktu selama 30 detik di luar ruang hologram untuk menghabisi puluhan ribu monster itu sebelum akhirnya kembali dan duduk di tempatnya semula.
Alvin dan Mina, yang melihat bagaimana Anna bisa menghabisi makhluk-makhluk mengerikan itu dengan sangat mudah, saling bertatapan dengan wajah kaku.
...…...
Anna melanjutkan ceritanya lagi,
“Jadi, mulai saat itu perputaran kasta ditentukan dengan seberapa baiknya galaksi yang berada di bawah tanggung jawab keluarga para dewa. Hebatnya, keluarga dewa Arnix juga menjadi peringkat teratas dalam kontes terbaru itu.”
“Bagaimana cara menilainya?” tanya Alvin.
__ADS_1
“Sama seperti para dewa, para makhluk ciptaan yang menghuni sebuah planet di dalam galaksi memilikii rasa ingin tahu, rasa haus akan kekuasaan dan segala macam hal yang membuat mereka mendapat sebuah pengakuan,”
“Karena itulah para makhluk ciptaan yang mempelajari sihir sejak mereka diciptakan, mulai bepergian dari planet mereka untuk mencari wilayah jajahan,”
“Sebenarnya penilaian dewan pengawas para dewa untuk perubahan kasta diambil dari hal itu. Galaksi dengan jumlah menjajah terbanyak akan mendapat nilai minus dari mereka, sedangkan galaksi dengan para makhluk ciptaan yang bisa hidup mandiri tanpa bersinggungan dengan planet, terutama galaksi manapun, akan mendapatkan nilai tinggi."
"Seperti kalian tahu, belum pernah ada makhluk Bumi yang menjajah planet lain, kan? Hal serupa juga tidak dilakukan oleh makhluk ciptaan di planet lain yang berada di galaksi kita. Karena itulah keluarga dewa Arnix masih berada di posisi teratas dalam kasta tertinggi para dewa."
"Apa ada kehidupan lain dalam galaksi kita?" tanya Alvin penasaran.
Anna menggelengkan kepalanya, lalu tertawa kecil.
"Sebenarnya tidak ada."
Alvin, juga Mina, memberikan tatapan malas padanya.
Anna berdehem pelan, lalu melanjutkan cerita, "Tidak goyahnya keluarga dewa Arnix dari posisi teratas itu pada akhirnya menjadi rasa iri baru di lingkungan keluarga dewa lain, bahkan membuat salah satu keluarga dewan pengawas para dewa membenci keluarga dewa Arnix yang dianggap menjadi keluarga yang diberikan keistimewaan oleh Absolut,"
"Semua yang terjadi di Bumi selama ini dimulai dari hal itu."
"Boleh aku tahu apa itu dewan pengawas para dewa? Apa mereka adalah dewa-dewa terpilih?"
Anna menggelengkan kepala. "Bukan. Mereka adalah entitas lain."
"Jadi begini. Apa yang menyebabkan Absolut menciptakan kehidupan adalah rahasia yang bahkan para dewa juga tidak mengetahuinya. Jadi, Absolut menciptakan para penghuni dunia para dewa juga dalam sebuah tingkatan,"
"Di posisi tertinggi, tingkatan pertama, ada Serafim dan dewan pengawas agung yang berdiri sejajar,"
"Serafim adalah malaikat kasta tertinggi yang selalu berada di sisi Absolut. Sedangkan, dewan pengawas agung akan bertugas untuk menyampaikan titah Abolut yang nantinya akan diteruskan pada entitas di kasta kedua yaitu para dewan pengawas para dewa."
"Dewa adalah entitas pada urutan ketiga yang hidup dalam hukum dewan pengawas para dewa."
Mina mengangguk. "Aku mengerti." Ia kemudian menoleh pada Alvin yang buru-buru mengangguk setelah mendapat tatapan menyebalkan dari Mina.
"Akan kulanjutkan," ucap Anna. Ia menunggu sampai psrhatian mereka tertuju padanya lagi, lalu melanjutkan cerita,
__ADS_1
"Jadi, sebuah keluarga dari dewan pengawas para dewa yang berada di tingkat kedua dari ciptaan Absolut merasa iri dengan kekuatan istimewa yang Absolut berikan pada keluarga dewa yang berada di tingkat ketiga, khususnya keluarga dewa Arnix,"
"Mereka kemudian menghasut beberapa keluarga dewa untuk menjatuhkan keluarga dewa Arnix dan itu sudah dimulai dari miliaran tahun yang lalu."