
"Yang kau maksud itu izin standar," sahut Jack. "Aku bisa membantu menguruskan izin pada pihak Pemerintah. Tapi, untuk ZC group, kau sepertinya harus mengurusnya sendiri."
"ZC group? Kenapa aku harus meminta izin pada mereka juga?"
"Biasanya, yang diizinkan hanyalah gerbang yang berada diluar pusat kota," Jack melirik pada Lex, "Ketua pasti memberikanmu izin untuk tetap membuka gerbang disini karena kau telah membantu mengatasi Dungeon ini. Tapi, izin dari ZC group sangat dibutuhkan karena tanah tempat Dungeon ini berada adalah milik mereka."
Mengetahui itu, Alvin mendengus dengan kasar. Ia baru menyadarinya.
"Kau benar...," sahut Alvin. "Jadi aku hanya harus minta izin mereka, kan?"
"Ya. Tapi kau tidak bisa terlalu berharap. Mereka sudah menginvestasikan uang yang sangat besar untuk menyingkirkan gerbang ini. Jadi mereka mungkin akan menolaknya."
"Menginvestasikan uang?"
"Ya. Walaupun menutup gerbang adalah kewajiban dari Asosiasi Hunter, biasanya perusahaan yang wilayah bisnisnya mengalami kemunculan gerbang akan membantu sokongan dana untuk Asosiasi agar kami bisa menyewa hunter untuk mengatasi Dungeon peringkat A ini. Karena itulah Asosiasi dituntut untuk bisa mencari hunter kuat agar gerbang ini bisa diatasi hingga tidak mengganggu wilayah bisnis ZC group."
"Jadi ada yang seperti itu..."
"Ya. ZC group telah berinvestasi sebanyak 1.000.000.000 dollar untuk tambahan nilai kontrak bagi hunter-hunter peringkat tinggi yang mau berpartisipasi."
"A-apa?!" kedua mata Alvin melebar sementara kedua mata Lex berkilat saat melihat tanggapan Alvin pada penjelasan Jack.
"Anda bisa melihatnya nanti. Lokasi gerbang ini adalah salah satu pusat perkantoran dengan nilai sewa yang tinggi di Kota T. Selain itu, tak jauh dari lokasi gerbang juga ada lokasi peristirahatan yang menjadi salah satu asset ZC group. Lokasi peristirahatan itu sangat diminati oleh para wisatawan lokal dan mancanegara untuk tempat persinggahan karena keadaan lingkungannya yang sangat bagus."
Alvin mengangguk pelan. Ia sangat tahu akan hal itu karena ia menyewa tempat tinggal dan kantornya di sekitar gerbang. Jack juga sebenarnya sudah tahu hal itu.
Alvin terkejut bukan karena hal itu. Ia lebih terkejut pada nilai kontrak 1 kali raid yang ZC group berikan.
"Y-ya... Aku tahu hal itu. Tapi, apa benar mereka membayar 1.000.000.000 dollar hanya untuk satu kali raid?"
"Ya. Hal itu sudah biasa dikakukan oleh sebuah perusahaan besar saat ada sebuah gerbang dengan minimal berperingkat B berada di wilayah mereka, tuan Rufino." Sahut Lex.
"Begitu...," Alvin mengangguk pelan. "Tapi, bagaimana jika ada guild yang sudah membeli hak raid dari Dungeon itu?"
"Perusahaan biasanya akan selalu memberikan kontrak berbeda melalui Asosiasi. Asosiasi nantinya akan mencarikan hunter bantuan untuk guild itu. Tapi, jika guild yang bersangkutan menyanggupi untuk menanganinya sendiri, Asosiasi akan memberikan hadiah kontrak itu langsung pada mereka."
"Jadi begitu..."
Alvin kini baru tahu kenapa Asosiasi Kota S menutup diri dari dunia luar. Mereka ingin menguasai semua itu sendiri, selain hasil raid juga.
'Sialan. Keluarga Lewis itu benar-benar menutup informasi ini untuk diri mereka sendiri. Jadi sslama ini mereka memakan uang itu sendiri dan hanya membayar jasa sewa hunter dari pajak guild saja?'
Lex melanjutkan apa yang Jack jelaskan tadi, "Sebenarnya, tiap kota memiliki hunter yang biasanya akan membatu mereka saat sebuah gerbang peringkat B ke atas bermunculan. Tapi, kami masih belum memiliki hunter yang mau bekerjasama dengan kami untuk dikontrak saat ada hal mendesak seperti saat Dungeon ini muncul."
"B-benarkah...?"
__ADS_1
"Ya." Mata Lex berkilat lagi. "Karena itu, jika Anda mau menjadi pihak pertama yang akan kami hubungi seandainya ada Dungeon peringkat B atau A yang muncul lagi, kami pasti akan sangat terbantu, tuan Rufino."
Alvin langsung menyodorkan tangannya pada Lex dan mereka pun berjabat tangan.
"Tentu, tuan Brown. Silahkan hubungi saya!" sahut Alvin dengan sangat bersemangat.
["Oh, astaga..."]
'Kenapa? Bukankah kita harus menutup semua gerbang diseluruh dunia? Bukankah itu moto mu?'
["Kita akan menutup Dungeon tanpa pamrih!"]
'Tentu. Aku akan melakukannya. Tapi, jika ada yang mau membayar, kenapa tidak? Dan lagi, aku yang pasang badan, kan?'
["..."]
Sambil masih berjabat tangan dengan Alvin, Lex melanjutkan.
"Jika besok Anda memiliki waktu luang, bisakah Anda ke kantor kami untuk menandatangani kontraknya?"
"Kontrak? Apa harus ada kontraknya juga?"
"Tentu saja. Akan ada nilai bulanan yang Anda terima dengan persyaratan Anda harus mendahului panggilan Asosiasi jika ada hal mendesak seperti saat Dungeon peringkat A ini muncul."
["Oh astaga..."]
"Senang bisa bekerjasama dengan Anda, tuan Rufino. Besok juga kami akan menyerahkan 1.000.000.000 dollar nilai hadiah dari ZC group pada Anda."
"Apa?!"
["Hei! Kau mempermalukan dirimu sendiri. Belajarlah bersikap tenang walaupun hatimu berteriak bahagia."]
'Aku baru mendapat uang gratis. Bagaimana aku tidak terkejut?'
.........
"Tapi, bagaimana dengan mayat-mayat monsternya, tuan Brown? Apakah ZC group akan mengambilnya karena mereka telah berinvestasi?"
"Tidak. Mayat monster dan kristal sihir menjadi hak hunter yang melakukan raid." Sahut Lex cepat. "Tapi, untuk kali ini, saya rasa semua hunter akan setuju jika hak mayat monster dan kristal sihirnya menjadi milik Anda, tuan Rufino."
Hampir saja Alvin berseru kaget jika ia tidak mengingat Sistem akan mengejeknya lagi. Jadi, kali ini dia menjaga ekspresinya agar tetap tenang.
"Begitu...," sahut Alvin pelan, sambil menahan bibirnya agar tidak tersenyum.
"Yah..., kurasa tidak akan ada yang keberatan. Jika kau tidak datang, tidak akan ada dari kami yang bisa mengatasi monster-monster disini," ucap Jack.
__ADS_1
"Tidak apa-apa jika seperti itu?" tanya Alvin untuk memastikannya. Ia bertanya sembari menatap Lex dan Jack bergantian.
"Tentu. Mereka pasti setuju." Sahut Lex, membenarkan.
"Kalau begitu, saya akan menerimanya," sahut Alvin dengan memaksa ekspresi wajahnya agar tidak terlalu terlihat senang.
"T-tidak... Kamilah yang harus berterimakasih pada Anda. Anda telah menyelamatkan kami dan seluruh warga Kota T." Sahut Lex.
["Astaga. Aku bisa mendengar teriakan bahagia di hatimu."]
'Keluarlah dari sana!'
["Aku berada di dalam kepalamu. Oh... Apa kau menyimpanku dihatimu?"]
'...'
["Mereka berdua orang yang bagus untuk dijadikan teman."]
'Ya. Aku bahkan tidak pernah bermimpi bisa memiliki kenalan baik dari sebuah Asosiasi.'
["Dan lagi, nilai kesukaan mereka padamu sangat tinggi."]
'Apa?! Bagaimana caramu mengetahuinya?'
["Kau akan tahu nanti."]
'...'
Apa yang Alvin pikirkan juga sama dengan yang Lex dan Jack pikirkan.
"Dia masih muda dan tidak angkuh seperti kebanyakan hunter peringkat tinggi lainnya. Kuharap sikapnya akan terus seperti ini hingga kami bisa terus bekerjasama dengan baik," pikir Lex.
.........
"Jadi bagaimana dengan kristal sihir dan mayat monsternya? Apa kau perlu tim penambang dan pengangkut dari Asosiasi untuk memindahkan semuanya ke gudangmu?" tanya Jack, setelah Lex pergi meninggalkan mereka.
Ketua Asosiasi yang harus menerima wawancara dari para awak media itu sebenarnya masih ingin berbicara lama bersama Alvin, namun ia tidak bisa meninggalkan tugasnya.
"Tidak perlu. Aku akan meminta orang-orangku untuk melakukannya."
"Baiklah. Kalau begitu aku akan meminta anak buahku untuk menjaga gerbang ini sampai kau mendapatkan kesepakatan dengan pihak ZC group."
"Ya. Terima kasih."
......................
__ADS_1