Hunter System

Hunter System
Bab 94 - Quest Level 91


__ADS_3

Alvin terdorong sampai beberapa langkah setelah truk yang melaju dengan kecepatan 100 km/jam menghantam punggungnya.


Tentu saja ia tidak mengalami cidera apa pun karena ‘serangan’ dari truk tersebut hanya berkekuatan fisik biasa.


Setelah memastikan kondisi pengemudi truk, yang hanya mengalami syok, baik-baik saja, ia pun langsung membuka inventory lalu masuk ke dalamnya meninggalkan pengemudi truk yang semakin syok dan jatuh pingsan setelah melihat Alvin tiba-tiba lenyap dari hadapannya.


......................


“Sialan! George itu, aku akan mencincangnya nanti!” umpat Alvin saat ia sudah berada di dalam inventory.


Alvin sebenarnya salah mengira.


George bahkan sudah lupa padanya saat pria itu terlalu bersemangat menantikan kemusnahan keluarga utama Maxwell.


Yang membayar lebih pada The Destroyer untuk membunuhnya sebenarnya adalah Duncan Lewis.


.........


“Apa Cyntia bisa menangani si brengsek itu?”


[“Peluangnya 60:40 untuk si muka hitam itu. Dia lebih kuat walaupun berperingkat sama.”]


“Tsk… kalau begitu, bukankah lebih baik aku kembali saja dan membantunya dari jauh?"


[“Jangan dulu. Ayo selesaikan quest level 91 mu. Kau akan bisa membantunya setelah mendapatkan satu item lagi dari Hunter Equipment.”]


“Aku belum level 98, kan? Lagian akan memakan waktu berhari-hari disana. Bukankah Cyntia dalam bahaya?”


[“Kau benar. Dan ada Dungeon Break juga.”]


“...N-nah… k-kau tahu itu.”


[“…”]


“…”


[“Astaga. Pantas kau menolak Ivory. Ternyata kau sangat menyukainya sampai melupakan Dungeon Break?"]


“…Aku sudah membuang banyak waktu. Aku keluar saja.”


[“Selesaikan questnya dulu.”]


“Lebih baik aku mati di bunuh orang itu dibandingkan mati di dalam quest dan tidak ada yang tahu kematianku.”


[“Lakukan saja. Aku akan membantumu untuk kali ini.”]


“…Kalau begitu baiklah.”


[“Haaah…!”]


Alvin akhirnya membuka jendela quest, lalu mengaktifkan quest tersebut.


Ia masuk ke dalam gerbang dari ruang hologram, dan langsung melihat sosok makhluk hologram sudah berdiri menunggu dengan sebuah pedang di tangannya.


......................


“F**k!”


[“Hnnn?”]


“Pikiranku terlalu kacau. Aku baru ingat. Bagaimana caranya kau bisa membantuku? Kau hanya memberi saran dan butuh latihan juga untuk bisa berhasil."


[“Tsk... Nanti ku beri tahu. Coba serang dia dulu.”]


"..."


["Cepat. Wanitamu dalam bahaya."]


“...Ada saran?”


[“Tidak ada. Serang saja. Kau akan tahu nanti.”]


“…Kau…”


[“F**k. Tsk… aku tahu. Coba cari kata umpatan yang lebih bermartabat.”]

__ADS_1


“…”


.........


Melihat lawan dihadapannya itu bertipe Warrior dan tahu bahwa ia hanya diperbolehkan menggunakan job Warrior dan Assassin saja, Alvin akhirnya memilih job Warrior terlebih dulu.


Ia maju menyerang dan bertarung dengan Warrior itu sampai beberapa menit lamanya.


Gerakan Warrior sangat cepat. Serangan-serangannya juga sangat mematikan.


Saking cepatnya gerakan lawan, yang juga memiliki duplikat dari sepatu, sarung tangan dan armor seperti miliknya, Alvin sampai harus mengganti job ke Assassin untuk mengimbangi kecepatannya.


Selain cepat dan memiliki daya serang mematikan, Warrior itu juga memiliki pertahanan yang sangat kuat.


Beberapa serangan yang berhasil mengenainya, hampir tidak memiliki efek apa pun pada Warrior tersebut karena kekuatan armornya. Alvin sama sekali tidak bisa meninggalkan goresan apa pun disana.


Namun, ada hal penting yang Alvin ketahui dari pertarungan ini.


Warrior itu memang kuat dan cepat. Tapi baik itu kekuatan dan kecepatannya masih berada jauh di bawah The Destroyer.


Alvin akhirnya kembali ke zona netral setelah Mina memintanya.


.........


[“Sekarang kau sudah tahu, kan?”]


“Ya. Dia hebat tapi tidak sehebat si brengsek itu.”


[“Kau benar. Kebetulan sekali kau habis melawan musuh yang lebih cepat dibandingkan makhluk dalam quest. Ku harap kau akan terbiasa dengan sebuah kecepatan gerak."]


"..."


["Sekarang aku akan membantumu.”]


“Baiklah. Apa saranmu?”


[“Maksudku, aku akan membantumu secara langsung.”]


“Ya?”


“A-apa?! Apa bisa seperti itu?”


[“Tentu saja. Kau tidak mau? Apa kau ingin melawannya sendiri untuk mendapat pengalaman bertarung?”]


“Tsk… Aku tidak memiliki banyak waktu kali ini. Bukankah kau menyuruhku mengambil quest lebih cepat karena mau membantuku?”


Mina tertawa.


[“Ya. Ayo lakukan. Ingat, cuma ada satu kesempatan. Aku akan mengosumsi 60% energi Mana. Kau gunakan 30% nya untuk kekuatan serangan. Kita akan simpan 10% energi Mana mu untuk recovery setelah kita menang."]


“Aku mengerti.”


Alvin mengambil belatinya lagi, lalu keluar dari lingkaran zona netral.


["Tetap di zona netral saja. Kita akan berlari menyerang dari zona netral."]


"Hah?"


["Kembali. Dia datang."]


Alvin akhirnya menuruti Mina dan masuk kembali kedalam lingkaran.


Makhluk hologram itu akhirnya berhenti bergerak setelah Alvin sudah berada di zona netral lagi.


[“Kau siap?”]


“Ya.”


[“Lihat lehernya dengan benar. Saat ku bilang tebas, gunakan 30% energi Mana dan lightning strike effect untuk memenggal lehernya. Kau Mengerti?”]


“Ya.”


Alvin melihat kedua kakinya yang sudah di ambil alih Mina berubah posisi dari yang tadinya menekuk membentuk sebuah kuda-kuda untuk berlari, kini beralih ke posisi tegak lurus.


“Kau tidak memakai kuda-kuda? Bukankah kita tidak memiliki daya dorong jika berdiri tegak lurus begini?”

__ADS_1


[“Tsk… fokus saja. Kau siap?”]


Glup…


“Ya.”


[“Tebas sekarang!”]


“Hah?!”


Mina tertawa.


[“Aku tahu ini memang tidak masuk akal. Jika ku katakan tebas, tebas saja. Kecepatan ku berlari akan jauh lebih cepat dibandingkan gerakan tanganmu. Tebas dengan cepat secepat si muka hitam dan hologram itu. Kau paham?”]


“B-baiklah.”


[“Fokus. Liat lehernya.”]


Saat Mina merasakan Alvin sudah benar-benar fokus, ia akhirnya menginstruksikan serangan.


[“Tebas!”]


Alvin langsung mengayunkan belati di tangannya dengan kuat, menggunakan 30% dari energi Mana.


Tapi, tubuhnya masih belum bergerak saat tangannya sudah hampir melewati seperempat gerakan melingkar.


Namun, Alvin akhirnya merasakan seluruh udara di sekitar tubuhnya menjadi berat dan ia merasakan sisi tajam belatinya baru saja menyentuh sesuatu.


Saaaatttt...


“A-…apa itu tadi…?”


Alvin ternganga dan langsung membalikkan tubuhnya saat Mina sudah mengembalikan lagi penguasaan kedua kakinya.


Ia menatap tubuh makhluk hologram yang berdiri kaku, masih dalam posisi yang sama dengan sebelumnya, dengan kepalanya yang sudah berada di lantai.


Tanpa ia sadari, tubuhnya sudah berpindah jauh di seberang lingkaran zona netral tempatnya berdiri tadi dan ia sama sekali tidak melihat kapan ia pergi ke posisi berdirinya saat ini dan kapan dia menebas leher makhluk hologram itu.


Alvin berdiri diam lama di tempatnya tanpa bisa mengucapkan sepatah katapun. Otaknya masih mencerna dan mengingat kembali detail-detail gerakan yang sudah ia lewatkan.


“I-ini gila… bahkan otakku tidak mengingat gerakan yang sudah kedua kakiku lakukan.”


[“Tsk… itu karena aku yang menggerakkannya. Gerakkan kaki mu tadi tersimpan di memoriku.”]


“…”


[“…”]


“K-kau benar. Tapi..., kenapa kita tidak menggunakan trik ini untuk memenggal si brengsek tadi?"


["Tidak ada zona netral disana. Susah melakukannya pada lawan yang bergerak karena energi Mana mu masih belum cukup untuk bergerak lebih cepat darinya."]


"...A-aku mengerti."


[“Ayo kembali ke inventory dan buka hadiahnya.”]


“Y-ya.”


[“Tidak usah gemetaran begitu. Santai saja.”]


“I-itu tadi luar biasa. Bagaimana aku tidak merasa takjub?”


[“Tsk… itu bukan apa-apa. Gerakan itu masih sangat kasar dan lambat.”]


“…”


......................


Setelah kembali ke ruang inventory, Alvin langsung membuka hidden reward terlebih dahulu, sebelum mengambil hadiah experience point.


Ia bisa langsung merasa kekuatannya bertambah berkali lipat saat sudah mengenakan hunter helmet yang baru didapatnya dan mendapat status baru dari helm itu.


Dengan terkumpulnya 4 Hunter Equipment, Alvin mendapat kenaikan juga pada semua status booster, juga mendapatkan bonus status baru setelah menyatukan 4 item.


......................

__ADS_1


__ADS_2