
"Jadi begitu...," Mina mengangguk pelan sebentar, lalu bertanya lagi, "Kalau begitu, bagaimana dengan para makhluk ciptaan yang tidak memiliki energi Mana dan skill sihir?"
"Kami harus hidup di dunia pengasingan sebagai petarung sampai saat penghakiman tiba, kan? Bagaimana manusia tanpa kekuatan sihir bisa bertahan hidup?"
Sang Serafim kembali tertawa sementara Alvin menggaruk-garuk kepala, mendengarkan pertanyaan-pertanyaan Mina yang tampak sangat penasaran mengenai kehidupan.
"Ada dunia pengasingan lain bagi mereka yang tidak memiliki sihir. Mereka akan ditempatkan di sebuah planet yang berada di sebelah dunia para dewa."
Setelah Mina tidak melanjutkan pertanyaan, giliran Alvin yang kini bertanya.
"Apa tidak ada jalan untuk saya kembali, buyut guru?"
"Jika ada seseorang dari duniamu yang bisa membukakan gerbang sihir, maka kau akan bisa kembali. Jika tidak, kau harus tetap tinggal di planet pengasingan."
Sigh...
"Lalu untuk apa Anda membawa kami ke sini? Anda tentu tidak hanya ingin menunjukkan planet-planet itu, kan?" tanya Mina lagi.
"Kau benar," sang Serafim tiba-tiba lenyap dari singgasananya dan muncul kembali di antara Alvin dan Mina. "Aku membawa kalian kesini untuk menunjukkan siapa yang sudah menjebak kalian hingga masuk ke dalam dunia pengasingan."
"Ap-apa?! Anda tahu siapa yang membawa kami ke sin?!" seru Alvin, terkejut sekaligus bersemangat mendapat informasi tersebut.
Sang Serafim tertawa sembari mengebaskan pelan salah satu tangannya.
Di hadapan mereka, muncul sebuah asap putih yang kemudian membentuk sebuah layar.
"Dia yang sudah menarik kalian masuk ke dunia pengasingan."
Alvin dan Mina memerhatikan layar sihir yang Serafim kembangkan di sepanjang dinding transparan yang ternyata ada di sana tanpa mereka sadari sebelumnya.
"Siapa dia?"
"Dia penguasa pusaran ungu. Kakak dari Zei Bazlar yang sudah kau binasakan. Roa Bazlar."
__ADS_1
...****************...
Roa Bazlar, adalah dewa penguasa pusaran ungu yang sangat disegani sebagai penerus dari keluarga dewa kasta tertinggi yang tinggal di dunia para dewa.
Bersama adiknya Zei Bazlar, sang dewa perang pusaran ungu yang sudah Alvin binasakan saat menginvasi Bumi, nama kedua bersaudara itu mulai dikenal semenjak keluarga dewa Arnix mulai menutup diri dari kalangan masyarakat di dunia para dewa.
Dewa Roa dan dewa Zei mulai melebarkan jaringan kerjasama dengan banyak keluarga dewa kelas atas untuk menaikkan tingkat kepopuleran mereka di hadapan dewan pengawas agung yang akan menilai kelayakan keluarga dewa Bazlar untuk menempati peringkat tertinggi dari kasta teratas.
.........
Keluarga dewa Bazlar memang berhasil pada awalnya.
Namun, mereka akhirnya sadar, sebanyak apa pun usaha yang sudah mereka lakukan untuk bisa mengalahkan pamor keluarga dewa Arnix, mereka akan selalu terhalang tembok ketenaran sang dewa perang legendaris, Ann Arnix.
Karena itulah, saat sebuah hasutan datang dari dewan pengawas para dewa yang juga tidak suka pada cara Absolut menyayangi keluarga dewa Arnix, hasutan tersebut langsung berhasil merasuki pikiran dewa Roa dan dewa Zei untuk menghancurkan keluarga dewa Arnix.
.........
Mereka pun mulai merencanakan penghancuran, dimulai dengan menghasut para malaikat dari keluarga dewa Arnix untuk membelot dan memihak mereka.
Para malaikat itu akhirnya mulai membuat kekacauan di Bumi dengan membuka dan memberikan pengetahuan pada umat manusia untuk memiliki inti Mana.
Sejak saat itulah Bumi terhubung dengan banyak planet dari galaksi yang berbeda bahkan dari dimensi yang berbeda melalui gerbang Dungeon.
Tapi, pengkhianatan itu pada akhirnya diketahui salah satu dewan pengawas, dewan Vu, yang bertanggung jawab pada keluarga dewa Arnix. Ia kemudian memanggil dewi Ann untuk keluar dari pertapaannya.
Setelah rencana untuk mengacaukan Bumi terendus, para dewan pengawas merubah rencana.
Awalnya mereka hanya ingin menjadikan makhluk Bumi sebagai budak untuk membuat penilaian dewan pengawas agung pada keluarga dewa Arnix menurun.
Selanjutnya, mereka merubah rencana untuk menghancurkan pusaran putih tempat Bumi berada dengan memanfaatkan ras kuat dari pusaran coklat yang dipimpin oleh dewa Voxa.
Sayangnya, dewa Voxa yang lebih takut pada dewi Ann tidak mau terhasut oleh bujukan para dewan pengawas.
__ADS_1
Walaupun dewa Voxa menuruti permintaan dewan pengawas Re dan keluarga dewa Bazlar untuk memberikan seluruh makhluk ciptaan di planetnya pada mereka, dewa Voxa juga membocorkan rencana penghancuran pusaran putih pada dewi Ann.
Dengan terbongkarnya rencana mereka, dewi Ann pun mulai menyusun rencana untuk mempertahankan pusaran putih dan pada akhirnya rencana tersebut berjalan lancar dan berhasil menghalau serangan ras petarung kuat dari pusaran coklat.
Rencana dewan pengawas Re dan dua saudara kembarnya gagal, bahkan ketiga dewan pengawas itu beserta ribuan dewan pengawas yang bekerja sama dengan mereka juga ikut tewas.
Bukannya berhasil menjatuhkan keluarga dewa Arnix, dewi Ann kini malah ditunjuk sebagai dewan pengawas agung baru setelah dewa perang legendaris itu menghabisi dewan pengawas agung lama yang juga membelot dari hukum Absolut.
Alhasil, dewa Roa yang juga telah kehilangan adiknya setelah kalah berduel menghadapi Alvin, merasa hampir putus asa atas gagalnya rencana mereka.
Ia pun melarikan diri ke celah dimensi, sebuah ruang tanpa batas, tempat para dewa terbuang mengasingkan diri.
Disanalah ia menyusun rencana baru. Rencana memanfaatkan kekuatan Serafim untuk menghabisi keluarga dewa Arnix dengan cara menculik makhluk ciptaan dari pusaran putih lalu dikirimkan ke dunia pengasingan.
Sebagai mantan dewa penguasa, dewa Roa tahu jika dewi Lyn pasti tidak akan membiarkan makhluk dari pusarannya yang telah membantu mereka akan dibiarkan saja berada di dunia pengasingan.
Karena itulah dewa Roa secara diam-diam memindahkan Alvin ke dunia pengasingan agar dewi Lyn datang menjemputnya ke sana dan pada akhirnya perbuatan itu akan melanggar hukum sang Absolut.
.........
Dewa Roa menebak, Serafim terkuat di antara para Serafim yang menjaga dunia pengasingan juga pasti akan menindak langsung dengan menghabisi dewi Lyn jika dewi penguasa pusaran putih itu sampai datang untuk menjemput Alvin, karena dewa Roa juga tahu jika Serafim penjaga dunia pengasingan diberikan izin untuk menghabisi malaikat dan dewa manapun yang berani masuk ke wilayah mereka.
Setelah itu, dewi Ann pasti akan menuntut balas atas kematian adiknya.
......................
Membayangkan apa yang akan terjadi, dewa Roa tertawa di tempat persembunyiannya.
Ia mengangkat cawan anggur di tangannya, mengajak 130 dewa terasing yang tinggal di celah dimensi bersamanya untuk bersulang merayakan pertumpahan darah yang sebentar lagi pasti akan terjadi.
"Untuk kemenangan kita dan untuk kembalinya kita ke dunia para dewa!" seru dewa Roa yang kemudian tersenyum lebar.
Tapi, sebelum mereka sempat mendekatkan cawan anggur ke bibir masing-masing, sebuah gerbang sihir terbuka di dalam gua tempat mereka berada.
__ADS_1
...****************...