Lazuardi Cinta

Lazuardi Cinta
LAZUARDI CINTA # 109


__ADS_3

Mirna tahu dari dosennya kalau Stefan sudah menikah secara resmi dengan Aisyah di KUA Kota Utara. gadis itu juga memang tak berharap banyak pada lelaki itu. Stefan hanya pemuda biasa. yang tak biasa adalah keperkasaan dirinya diatas ranjang. dan itu dinikmatinya saat ini.


Setelah memperkosa istrinya sendiri dengan persetubuhan masokisis, Stefan meninggalkan rumah lalu menelpon beberapa gadis taklukan nya. mereka sepakat bermain cinta di kost milik Mirna.


Stefan seorang penderita satiromania, sejenis penyakit seksual yang menimpa seorang lelaki, sehingga dia akan lebih puas melakukan percintaan dengan banyak wanita. penyakit ini disebut dengan gila seks. jika perempuan yang menderita penyakit ini, penderitanya disebut nymphomania.


dan Mirna juga seorang nymphomania. lebih senang bermain cinta dengan beberapa orang. perilaku menyeleweng dari gaya hidup kebarat-baratan yang memuja seks bebas.


dikamar itu, mereka melakukan pertempuran birahi dengan Stefan sebagai pusatnya. semua permainan itu berawal dari Stefan dan juga berakhir darinya. sampai menjelang subuh mereka, bidadari-bidadari birahi tertidur lelap nan puas dengan tubuh telanjang berlulurkan cairan-cairan saripati yang disemburkan Stefan dari selang kelelakiannya mengkilapkan tubuh mereka yang dibalur keringat. Stefan bagai raja ditengah kumpulan gundik-gundik nafsunya, duduk santai sambil menghisap sebatang rokok, menatapi piala-piala yang menggeletak disekelilingnya. pemuda itu sangat puas... melakukan persetubuhan massal... dan menyiksa sukma istri yang dibencinya.


...*******...


Aisyah tak menyangka pemuda itu begitu brutal menyenggamainya. tidak bisakah ia berlaku lembut sebagaimana ia pertama kali menjebol sumur peranakannya di air terjun Saluopa? wanita itu tidak benar-benar memahami apa yang berlaku dalam dirinya sekarang. ia sangat mencintai pemuda itu sehingga harus merelakan segalanya direnggut tanpa protes. apakah karena pernikahan ini membuatnya harus menjajaki pelantaran neraka baru dalam mahligai rumah tangganya.


gadis itu duduk meringkuk disudut ruang kamar mandi, membiarkan rintik air deras yang meluncur turun dari shower membasahi tubuhnya yang lecet, penuh parutan luka yang dibuat oleh Stefan. rasa perih ditubuh, bolehlah akan perlahan hilang, namun perih dihati, sampai kapankah akan hilang?


Aisyah membasuh rambutnya yang basah. ia menangis dalam guyuran air hangat itu, namun tak bisa lagi membedakan mana air yang berasal dari shower dan mana air yang berasal dari matanya yang kini sudah perih karena terus mengalirkan air mata?


Aisyah berpikir dengan mengikat Stefan dalam pernikahan akan menyelamatkannya dari ketidak pastian. Stefan melarikan diri dan memungkiri janji, ia mencari tanpa lelah keberadaan lelaki itu hingga akhirnya pasrah dan hanya bisa berharap Allah membawa kembali Stefan kepadanya.


permintaannya terkabul, namun berujung hal yang tak diharapkan. Stefan memang menikahinya namun itu semua adalah pemaksaan. lelaki itu tak senang dipaksa, namun.ia tak bisa melawan kekuasaan besar yang kemudian berhasil meringkus dan membawa lelaki itu ke hadapan penghulu untuk mengucap akad dan sumpah pernikahan. semua kata-kata itu palsu dan hanya sandiwara saja.


semua sudah menjadi lacur, tak dapat ditarik lagi. Aisyah akan menjalaninya dengan tabah, meskipun ia harus merelakan bagian dalam dirinya tercabik-cabik oleh pengkhianatan lelaki itu pada akhirnya.


...*******...


Kenzie sudah tenang lagi hidupnya. Puspita kini bekerja dibawah perintah Dewi Basumbul, manajer pemasaran. sedangkan Adnan mengijinkan Chiyome menangani personalia perusahaan bersama Kenzie di HRD. semakin semangat pemuda itu menjalani aktifitasnya dikedua sisi, sebagai pelajar yang sedikit lagi menjalani ujian kelulusan dan sebagai pimpinan divisi sumber daya perusahaan.


Chiyome sudah dikenal baik oleh para karyawan dan karyawati perusahaan. wanita iru sangat baik, meskipun pernah tersandung insiden tanpa sengaja membuat mereka menyadari siapa wanita itu sebenarnya.


Chiyome mengungkap strateginya dihadapan Kenzie. ia sengaja mengikuti alur yang diinginkan Adnan, dan mampy menciptakan situasi yang membuat banyak karyawan dan karyawati menaruh curiga atas hubungan Kenzie dengan Puspita, hingga akhirnya perempuan itu menampakkan sedikit sifat aslinya yang sialnya juga telah bisa diprediksi Chiyome.


"Wah... Wiffy curang kalau begitu." ujar Kenzie dengan wajah cemberut, "Wiffy sengaja bikin Hubby jadi umpan ya? kalau benar-benar terjadi sesuatu diluar rencana? gimana?" todong Kenzie.


"Nggak ada yang akan terjadi. Wiffy tahu sekali sikap dan perilaku Hubby. dan Wiffy menang." jawab Chiyome duduk menyandar disisi meja kerja suaminya sementara Kenzie duduk menyandarkan punggungnya dan menselonjorkan kedua kaki pada sisi meja tersebut.


"Hubby curiga nih. ini gayanya seperti mengumpan tikus, mendapatkan sapi... salah satu bab dalam kitab lima unsurnya Musashi Miyamoto.. iya, kan?" tebak Kenzie. " Correct me if i'm wrong..." ujarnya dengan senyum kemenangan.


"Hubby salah... Wiffy nggak menerapkan satupun strategi dalam kitab lima unsur, ataupun Sun-Tzi Bingfa, kisah tiga kerajaan maupun the water margin..." jawab Chiyome membuat Kenzie terkejut. sang istri tersenyum lalu mendekatkan wajahnya. "Wiffy baca kisah Nabi Muhammad pada waktu menyetujui pasal-pasal dalam perjanjian Hudaibiyah... Wiffy dapat ide dari situ."


"Waaaah.... hebat nian istriku." puji Kenzie memajukan punggungnya dan meletakkan kedua kakinya ke lantai. ia tak menyangka bahwa itu adalah ide yang sangat cemerlang. "Hubby pikir, Wiffy hanya senang membaca buku tentang manajemen."


"Wiffy sendiri tak menyangka... ternyata Nabi Muhammad adalah seorang negosiator ulung dan pakar strategi, meskipun Wiffy akui, itu semua berkat pengajaran Jibril kepadanya atas perintah Allah....Wiffy benar-benar bersyukur." ujar Chiyome lalu duduk dipangkuan suaminya.


Kenzie melingkarkan kedua lengannya kepinggang istrinya. "Tapi yang paling Hubby syukuri adalah kebersamaan kita sekarang. Hubby lebih senang dan tenang bekerja jika Wiffy disamping Hubby."


"Ini pujian atau godaan?" tanya Chiyome melingkarkan lengannya ke leher suaminya.


"Dua-duanya." jawab Kenzie dengan enteng. tatapan nakalnya muncul.


"Apalagi? jangan macam-macam Hubby. ini dikantor lho." tegur Chiyome masih dengan senyum.


"Hubby pengen netek. sudah lama nggak ngerasai asi." ujar Kenzie dengan tatapan nakalnya.

__ADS_1


"Dirumah saja Hubby... ini dikantor lho. kalau ketahuan karyawan gimana?" tegur Chiyome. "Ini hari pertama Wiffy kerja lho. Wiffy nggak mau langsung kena teguran."


"Lho? atasannya Wiffy kan Hubby. gimana sih?" kata Kenzie. "Ayo dong... sedikit aja.." ujarnya dengan lirih dan senyum licik pemuda itu muncul.


dengan jengah Chiyome membuka kemejanya. "Kenapa mintanya disini sih? kan dirumah banyak waktu luangnya.." gerutu Chiyome. sebagian besar kancingnya terbuka menampakkan bra yang menutupi bongkahan payudaranya.


"Hubby nggak mau merampas hak Saburo." kata Kenzie menarik bra itu kebawah membuat payudara Chiyome menyembul keluar. dengan semangat Kenzie menyusu pada bongkahan dada istrinya.


Chiyome hanya bisa menggelengkan kepala saja. dasar bayi... kurang bahagia masa kecil nih kayaknya... tapi biarlah... duh cutenya suamiku...


wanita itu membelai-belai rambut suaminya. setelah sekian lama, Chiyome memberanikan diri mendorong wajah suaminya.


"Sudah cukup Hubby. lanjutkan saja dirumah." kata Chiyome mengembalikan bra dan pakaiannya keposisi semula. Kenzie hanya bisa memberenggut. Chiyome menatapinya.


"Lanjutkan dirumah, atau nggak boleh lagi seterusnya?" ancam Chiyome memberikan pilihan. Kenzie hanya bisa tersenyum masam membuat Chiyome tertawa lalu menangkupkan wajah suaminya dengan kedua telapak tangannya.


"Sekretarismu ini masih harus melayani kebutuhanmu yang lainnya..." kata Chiyome kemudian mengecup bibir suaminya. Kenzie tersenyum dan mengangguk.


Chiyome menegakkan tubuh lalu melangkah keluar ruangan. Kenzie semakin semangat memeriksa file-file karena baru saja meneguk susu murni milik istrinya. itu lebih banyak kandungan gizinya ketimbang susu hewani maupun nabati.


ah... susu bear brand kalah kalau begini mah...


...*******...


Adnan menimbang-nimbang sesuatu sementara Bakri hanya duduk menatapnya.


"Apa Bapak memerlukan sesuatu?" tanya Bakri.


Adnan menatapi sekretarisnya sejenak. "Apa aku terlalu cepat untuk hal ini?" gumam lelaki itu.


"Secepatnya mendudukkan Kenzie sebagai Direktur Utama perusahaan." jawab Adnan. "Apakah kau bisa memberikan saran?"


"Itu hak prerogatif bapak sebagai pemilik perusahaan. itu bisa bapak bicarakan dengan para pemegang saham." kata Bakri.


Adnan mengangguk-angguk. lama Bakri diam hingga akhirnya ia memberanikan diri.


"Pak... untuk beberapa hari ini, bisakah saya meminta cuti?" tanya Bakri.


"Cuti? tentu saja... memang kau mau kemana? mau pulang ke Poso?" tanya Adnan.


"Bukan pak. saya akan menjalani sidang skripsi sehari lagi. jadi saya butuh persiapan penuh." jawab Bakri.


"Astaghfirullah... kenapa kamu beritahukan sekarang? tambah dosanya Om sama kamu nih." tegur Adnan. "Ya sudah... kau mulai besok cuti... tapi kapan kau akan masuk kerja lagi?"


"Setelah perbaikan skripsi, menunggu kepastian tanggal wisuda." jawab Bakri.


Adnan mengangguk. "Ya sudah. belajar yang baik ya. untuk sementara pekerjaanmu bisa di handle oleh Kenzie. nah pulanglah dan belajar. semangat ya?!"


Bakri bangkit mengucap terima kasih dan melangkah meninggalkan ruang presdir tersebut, meninggalkan Adnan yang kembali larut dalam pikirannya.


...********...


Aisyah menghamparkan sajian hidangannya pada pagi itu. Stefan pulang saat subuh dalam keadaan setengah mabuk. bau alkohol sangat kentara dimulutnya. sekarang lelaki itu masih tidur.

__ADS_1


Aisyah melangkah menuju kamarnya, mendapati Stefan yang acak-acakan dan tubuhnya bau saripati perempuan. tentu saja lelaki itu baru saja menghabiskan malam melayari lautan birahi bersama lima mahasiswi ditemani rokok dan cap tikus, jenis minuman asli minahasa yang dibuat dari penyulingan air saripati pohon Arenga saccharifera sehingga memiliki kadar alkohol 40%. di minahasa sendiri, minuman ini dikenal dengan nama Sopi.


Aisyah menyentuh lembut tubuh suaminya. "Van, bangun... sudah siang tuh, mo kuliah, kan?"


Stefan bangun dan mengucek-ngucek matanya lalu bangun dan melangkah tanpa perduli. lelaki itu keluar dari kamar dan menuju kamar mandi. Aisyah hanya bisa menghela napas dan menghembuskannya dengan pelan.


wanita itu kembali membuka lemari pakaian dan mengeluarkan beberapa pakaian yang akan dikenakan suaminya. tak lama kemudian lelaki itu muncul dengan tubuh yang masih basah dan mengenakan handuk.


"Apa yang kau lakukan?!" tanya Stefan dengan suara datar penuh tekanan.


Aisyah menatapnya, "Aku menyiapkan pakaianmu, kamu nggak lihat apa?"


"Nggak usah sok ngurus kamu. cukup diam manis saja dan biarkan aku mengurusi kehidupanku. kau jangan coba mengganggu." ujar Stefan dengan tatapan tajam lalu melangkah dan merampas pakaiannya yang ada dalam genggaman Aisyah lalu melemparnya ke ranjang.


"Van, sekarang aku istrimu. aku bukan orang lain. sudah sepantasnya dan sewajarnya aku mengurusmu. apakah itu salah?" tanya Aisyah dengan nada meninggi.


"Ya! kau salah.." jawab Stefan mengambil kaos.


"Salahku dimana?" tantang Aisyah.


"Salahmu adalah menikahiku!" jawab Stefan berbalik menatap Aisyah kembali.


"Itu lagi yang kau ungkit? jika memang kau tak mau menikah, mengapa kau harus merenggut kehormatanku di Saluopa?! kau yang mencari masalah duluan!" kata Aisyah.


PLAKKK.... AUCH!!!


Aisyah terbanting dan untungnya jatuh di ranjang. tamparan Stefan terasa benar menyengat dipipinya. ditatapinya lelaki itu dengan tatapan marah.


"Apa? kau marah? silahkan! ratapi saja kesialanmu bersuamikan aku." ejek Stefan dengan senyum.


"Kau memang binatang!" umpat Aisyah yang sudah tak mampu membendung emosinya.


mendadak Stefan berbalik dan menindih Aisyah. dicengkeramnya dagu wanita itu.


"Jika aku binatang... maka kaulah jalangnya!" balas Stefan langsung merobek pakaian Aisyah dengan tangan kirinya.


Aisyah sudah memperkirakan apa yang akan menimpa dirinya ketika Stefan sudah melakukan hal demikian. wanita itu mencoba meronta. namun rupanya Stefan yang dirasuki aura syataniyah malah timbul birahinya menyadari pemberontakan yang dilakukan istrinya.


"Aku suka pemberontakan!" desis Stefan yang berkutat menguasai tubuh istrinya. teriakan-teriakan Aisyah malah menimbulkan semangat lelaki itu untuk memperkosanya. rok wanita itu disibakkannya dan dirobeknya cawat istrinya hingga terpampanglah pemandangan yang menggiurkannya.


Stefan memang masih telanjang sehingga tak kesulitan melakukan penetrasi, tinggal melempar handuk dan mencobloskan alat reproduksinya ke sumur kewanitaan istrinya.


mata wanita itu membelalak dan mulutnya meringis merasakan penetrasi tanpa cumbuan itu menimbulkan rasa perih menggandakan rasa perih yang belum hilang semalam. sedang Stefan asyik saja menyetubuhi istrinya tanpa memperdulikan kesakitannya. ia hanya memenuhi fantasi masokisisnya memaksakan persenggamaan gaya BDSM kepada wanita yang baru kemarin dinikahinya itu.


masih dengan mencengkeram dagu istrinya sedang tangan kirinya mempermainkan, meremas, mencubit dan mencakar dada Aisyah sambil terus menghujamkan alat keperkasaannya berulang kali kedalam ****** istrinya tersebut. Aisyah sudah dari tadi menumpahkan tangisnya memohon Stefan menghentikan kebrutalannya. setelah puas memperkosa Aisyah, lelaki itu mencabut alatnya juga tanpa kasihan.


dengan senyum penuh ejekan, Stefan mengenakan pakaiannya tanpa mandi janabat membiarkan Aisyah yang meringkuk diranjang menekan-nekan area kewanitaannya yang sudah iritasi akibat kebrutalan suaminya. airmata terus mengalir membasahi wajahnya yang cantik tapi tak sedikitpun menerbitkan rasa kasihan lelaki itu.


"Selamat datang.... dikehidupanku... sayang.." ejek Stefan sambil tertawa dan meninggalkan kamar tersebut.


Aisyah menangis lagi dan makin tersentak-sentak ia mendengar piring-piring hidangan yang dihambur-hamburkan Stefan ke lantai, pecah berhamburan. lelaki itu memang benar-benar hendak menyiksa Aisyah secara lahir maupun batinnya.


Aisyah menunduk menyembunyikan kepalanya dalam tungkai kakinya yang menekuk dipeluk oleh kedua lengannya yang gemetaran karena rasa takut yang bercampur rasa sakit.

__ADS_1


Maamaaa.... sakiit sekali... apakah pernikahan seperti ini?.... jika bukan karena bakti.... tentunya sudah semalam tadi aku bunuh diri... ya Allah... tabahkan aku.... []


__ADS_2