Lazuardi Cinta

Lazuardi Cinta
LAZUARDI CINTA # 76


__ADS_3

Ramadhan memang bulan yang istimewa. segala angkara murka tak terlaksana dibulan yang penuh berkah ini. indah merasakan hikmah ditengah ujian menahan nafsu, meredakan nafsu amarah, menormalkan nafsu lawwamah dan mempertebal nafsu muthmainnah. dari sekian kesejukan yang terjadi. satu yang menjadi kekurangan pada bulan ditahun ini.


pandemi 2019-nCoV yang berhasil mewabahi sepertiga dunia membuat umat islam terpaksa melakukan segala rutinitasnya didalam rumah, seperti halnya Sholat Fardhu, Sunnah Rawatib, Dhuha, dan Tarwih. mesjid dan bangunan ibadah agama lain juga merasakan imbasnya. tidak ada buka bersama di masjid pada tahun ini. tidak ada tarwih berjama'ah, tidak adal tilawah. semuanya dilakukan dirumah.


...*********...


21 Mei 2020 - 28 Ramadhan 1441. pukul 11 p.m.


Kenzie sedang membuat paper untuk tugas PAI. ini merupakan tugas yang kesekian kalinya dikirimkan lewat e-mail oleh guru agamanya. topiknya adalah opini pribadi ketika melaksanakan rutinitas shaum Ramadhan ditengah pandemi virus Corona yang sementara merajalela.


saking segitu seriusnya Kenzie. ia tak menyadari seseorang yang tiba-tiba duduk bersimpuh dan menyelimuti diri dengan kain putih. tiba-tiba perasaan pemuda itu menjadi tidak enak. ia merasa terganggu. tanpa terasa, Kenzie mengawasi area sekelilingnya dengan pandangan peripheral, dan....


DEG DEG DEG


sebuah silhoutte putih nampak disisinya. Kenzie gemetaran dan matanya mulai memejam.


ah... masa sih ada hantu dibulan ramadhan begini? kan kata ustad, setan-setan dibelenggu... nah kok malah nongol disini????


Kenzie menguatkan keberaniannya. tangannya mengepal. dengan mengucapkan beberapa kalimat wirid dan dzikir, pemuda itu menatap kesamping kanannya.


ASTAGHFIRRULLAH HAL ADZHIIIM....


Kenzie terlonjak kaget dan sempat menyenggol laptop. untung benda itu tidak jatuh dari meja. jantungnya nyaris meloncat dari rongga dada. Chiyome duduk bersimpuh menyelimuti tubuhnya dengan selimut putih yang dipakainya hingga menutupi kepala mirip tudung. sang istri yang melihat reaksi keterkejutan dari Kenzie hanya tersenyum lebar memamerkan seringai ginsulnya.


"Wiffy ngapain? bikin Hubby nyaris koit tadi, untung Izrail alaihisalam nggak langsung nangkap ruh Hubby tadi." ujar Kenzie dengan kesal sambil mengelus dadanya.


Chiyome sendiri masih tetap mempertahankan senyum lebar seringai gingsulnya. gadis itu yakin kalau suaminya nggak akan berkutik jika ia memamerkan senyuman khas itu.


"Lagian... kenapa sih Wiffy demen duduk disini? sudah malam lho. kasihan anak kita." kata pemuda itu sambil mengelus perut Chiyome yang sudah membulat.


"Wiffy kan kangen sama Hubby..." jawab Chiyome enteng sambil terus terkekeh dengan balutan seringai gingsulnya.


"Haaaaaahhhhh ???? Kangen?! astaghfirullah Wiffy, pake acara kangen padahal tu jarak kamar kita dengan ruangan ini cuma segelindingan doang. pilotepalo pombolulooooo..." balas Kenzie dengan gemas.


pemuda itu kemudian bangkit. dan menyuruh istrinya berdiri. "Nah ayo balik ke kamar." ajak Kenzie.


"Ngapain Hubby? disini saja." bantah Chiyome.


"Nggak, nggak, ayo masuk. nanti Hubby kelonin." kata Kenzie sambil menuntun istrinya masuk ke kamar.


begitu tiba dalam kamar, Kenzie mendudukkan Chiyome disisi ranjang. pemuda itu menaikkan rok pakaian istrinya keatas hingga pangkal paha.


"Eh, tunggu! nih Hubby lagi ngapain?" tanya Chiyome yang gagal paham dengan kelakuan suaminya.


"Mau menghukum kamu karena berani mengagetkan Hubby." jawab Kenzie sambil meraih celana dalam istrinya dan memelorotkannya.


"Tapi kok Hukumannya begini?" tanya Chiyome lagi.


"Udah jangan banyak bacot. nih liat antenanya sementara mencari frekuensi nih." kata Kenzie menunjuk celana yang sudah membumbung alamat antena besar miliknya sementara mengacung tegak.


Kenzie langsung menyerbu menjilati liang peranakan sang istri membuat gadis itu mendesah dan mementangkan kedua tungkai kakinya agar Kenzie leluasa menjilati liang persenggamaannya.


"Puasa hubbyyyyy...." erang Chiyome yang keenakan.


"Aaaaa nggak ada alasan puasa." balas Kenzie. setelah puas membasahi liang garba istrinya, Kenzie menyuruh Chiyome menungging dan pemuda itu langsung menurunkan celananya mempertontonkan antena besar yang dimasukkannya perlahan-lahan kedalam liang frekuensi channel sang istri.


Chiyome mendesis. dan semakin ia mendesis ketika Kenzie dengan pelan mulai memaju mundurkan pinggulnya.


"Hubby....." desah Chiyome.

__ADS_1


"Udah diam...." balas Kenzie sambil terus menghujam-hujamkan tongkat kebesarannya dengan lembut di warangka milik Chiyome.


pemuda itu melakukannya dengan cepat tapi lembut hingga akhirnya keduanya mengalami penetrasi dan ejakulasi bersama-sama. Kenzie perlahan mencabut senjatanya dan menuntun Chiyome untuk tidur.


"Hubby... pekerjaan Hubby gimana?" tanya Chiyome.


"Nanti dilanjutin besok...." jawab Kenzie sambil memeluk istrinya dari belakang. "Sekarang yang kuinginkan hanyalah memeluk tubuh mekarmu yang menggairahkan ini." pemuda itu mencium tengkuk istrinya.


Chiyome tersenyum lalu memejamkan matanya, bersamaan dengan Kenzie memejamkan matanya pula. keduanya tertidur kelelahan.


...********...


acara tahunan yang ditunggu oleh semua warga Gorontalo dibulan ramadhan adalah Tumbilotohe. acara itu dilaksanakan menjelang 3 hari sebelum hari raya Idul Fitri. acara Tumbilotohe adalah acara yang diramaikan dengan memasang lampu botol berisikan minyak tanah.



namun dibalik itu ada peristiwa mistis yang mengimbangi sejarah perjalanan acara Tumbilotohe. bagi orang-orang tua Gorontalo jaman dulu, Tumbilotohe dijadikan cara untuk mendeteksi kematian anggota keluarga. caranya? sebelum memasang lampu, anggota keluarga sepuh membaca berbagai macam doa dan pujian kepada Allah dan sholawat kepada Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.


setelah itu botol-botol atau padamala akan disejajarkan. jumlahnya mengikuti jumlah anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah. kemudian lampu itu dinyalakan. ketika ternyata ada diantara lampu-lampu itu ada yang tidak menyala. maka hal itu menjadi pertanda bahwa ada anggota keluarga yang akan meninggal, dan ditahun mendatang tidak akan lagi merayakan hal yang sama.


acara ini hakikatnya membimbing warga untuk merelakan siapapun yang akan wafat pada tahun itu, sehingga tidak ada yang namanya tangis kesedihan dan ratapan memilukan.


kemarin Bapu Ridhwan melakukan seremonial itu. setelah membaca berbagai doa dam wirid kemudian dengan gerakan khas ber langga, Bapu Ridhwan menyalakan lampu padamala dan kesemua lampu padamala itu menyala, dan tak ada yang padam hingga subuh menjelang. esoknya pada sore hari, Chiyome disuruh berbaring dan dijaga oleh Kenzie. adapun Adnan dan Mariana duduk disisi Bapu Ridhwan sedang Aisyah duduk disisi Kenzie.


Chiyome yang sementara berbaring terlentang, di mantrai oleh Bapu Ridhwan. dengan komat-kamit, kakek tua itu dengan mata melotot dan kedua tangannya melambai-lambai diatas perut. Chiyome, meskipun heran tapi tak melakukan tindakan apapun.


makin lama, wajah kakek tua itu makin sumringah. ia mengangguk lalu mengusapkan kedua tangannya ke wajah dan entah kenapa ia menangis lagi.


"Bapu? Bapu kenapa?" tanya Chiyome.


Bapu Ridhwan berupaya menguasai hati, ia berhenti menangis lalu tertawa kembali. semuanya menjadi heran.


Bapu Ridhwan menatap gadis itu. " Ternyata kamu ini Tiilo lo Olongiya. aduh, Bapu sampai takjub." ujar Bapu Ridhwan kemudian menatap Kenzie, lalu Adnan dan Mariana. "Kalian ternyata tak salah memilih jodoh. memang Alo akan bertemu dengan Alo, sedangkan Pa'o pasti akan berjodoh dengan Pa'o." ujar Bapu Ridhwan.


Tiilo lo Olongiya adalah istilah bagi seorang wanita yang melahirkan keturunan-keturunan yang hebat atau akan menjadi penguasa. hal ini agak mirip dengan konsep Ardhanareswari yang diyakini oleh masyarakat jawa kepada Ken Dedes yang keturunannya menjadi penguasa Shingasari, Majapahit, Demak, Pajang, Mataram hingga ke Surakarta dan Yogyakarta.


sedangkan ungkapan Alo (burung enggang) dan Pa'o (burung gagak) merupakan konsep keadilan Allah yang mempertemukan sesuatu itu pada tempat yang semestinya. seperti yang tercantum dalam QS. Ar-Ruum ayat 21, dan QS. An Nuur ayat 26.


Bapu Ridhwan menatap Chiyome dengan wajah berseri-seri. " Nou, maukah kau kuberitahu apa yang ada dalam kandunganmu?" pancing Bapu Ridhwan.


Kenzie langsung bersemangat. "Katakan Bapu, katakanlah." desak Kenzie.


Bapu Ridhwan menatap pemuda itu dengan wajah keruh. "Bapu tak tanyakan kamu, kenapa kamu yang ingin sekali mendengarnya?"


Kenzie langsung cemberut. "Ah, Bapu.. Aku kan suaminya. masa saya nggak boleh tahu?"


Bapu Ridhwan kembali menatapi Chiyome dan terkekeh. " Nou, haruskah kuberitahu kepada logong lo bongo ini, apa yang ada dalam kandunganmu?"


(logong lo bongo \= kumbang kelapa)


semua tertawa kecuali Kenzie yang cemberut. Chiyome hanya tersenyum lebar memamerkan seringai gingsulnya.


"Beritahukan kepada suamiku, Bapu." pinta Chiyome.


Bapu Ridhwan kembali menatapi langit-langit ruangan. ia berseru. "Mamoru, brengsek kau! kenapa kau tidak minta penangguhan pada Tuhan untuk ajalmu? kita bisa melihatnya lahir, tumbuh, dia mewarisi kekuatan kita berdua Mamoru! ah, kau benar-benar brengsek!" umpat Bapu Ridhwan kembali sedang matanya telah banjir oleh sungai yang menghancurkan pertahanan kelopak mata kakek itu.


kembali semua anggota keluarga menjadi haru, terutama Chiyome yang benar-benar tersanjung hatinya mendengar ucapan kakek itu. ah persahabatan yang aneh, dari sebuah pertarungan manjadi persahabatan.... gadis iru ikut mengalirkan air matanya.


Bapu Ridhwan menatapi anggota keluarganya. "Dalam kandungan anak ini akan lahir orang hebat yang akan manjadi raja. Bapu tak tahu dia akan menjadi apa kelak, tapi dalam tatapanku, perut anak bercahaya. Bapu juga tak paham ini jenis cahaya apa. auranya sangat kuat."

__ADS_1


kakek itu menatapi Chiyome. "Nak, jaga baik-baik cicitku. ya?" pinta Bapu Ridhwan.


"Doakan saya, Bapu." balas Chiyome.


Bapu Ridhwan menatap bahagia ke cucu mantunya itu. ia mengangguk-angguk.


...*********...


25 Mei 2020, 01 Syawal 1441.


rutinitas unik lainnya adalah penyambutan hari raya Idul Fitri. benar-benar wabah Corona berhasil memuruskan akses setiap individu ke individu lainnya walau hanya sekedar silaturrahim dan melepas kangen.


berdasarkan berita dan warta yang disebarkan oleh pemerintahan negeri dan daerah, Kementerian Agama Wilayah Gorontalo memperkenankan warga masyarakat untuk melaksanakan ritual sholat id dirumah bersama keluarganya. menurut pihak Kementerian Agama Wilayah Gorontalo, hal ini sudah sesuai pada fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 28 Tahun 2020 yang membolehkan pelaksanaan sholat id dilaksanakan dirumah. warta ini diteruskan oleh pihak Pemerintahan Kota, dalam hal ini Walikota Gorontalo.


Diruang keluarga itu, Adnan menggelar sejadah bersama-sama anggota keluarganya. Bapu Ridhwan sendiri sudah pulang ke Suwawa sehari sebelum malam takbiran..hebatnya, ia melangkah santai ditengah kerumunan petugas yang memblokir jalanan, mencegah siapapun yang melakukan perjalanan, seakan orangtua itu tak terlihat oleh mereka.


tepat pukul 7, kegiatan sholat id berjama'ah keluarga digelar. Adnan menjadi imam, sedang khotib adalah Kenzie.


Kenzie menyeru pelaksanaan sholat, " As Sholaaaatu jaaami'aaah.... as sholaaaatu jaaaami'ah..rahimakumullah... as sholaaatu jaaami'aah." serunya.


Mariana, Asiyah dan Chiyome berdiri. Adnan bangkit dan melangkah kedepan dihamparan sajadah. Kenzie berdiri di sisi kanan ayahnya. sejarak kemudian, ketiga wanita iru berdiri membentuk shaf dibelakang kedua lelaki tersebut.


Adnan memulai rakaat pertama. ia mengangkat takbir hingga 7 kali, kemudian membaca Surah Qaf. kemudian ia memimpin gerakan-gerakan sholat dan diikuti oleh makmum. setelah itu, Adnan bangkit memulai rakaat kedua. ia mengangkat takbir sebanyak 5 kali dengan membaca Surah Al-Qamar. setelah itu kembali Adnan melakukan gerakan-gerakan sholat yang diikuti oleh makmum. hingga akhirnya ia mengakhiri tahyayul akhir dan menengok kekanan sambil mengucap salam lalu menengok ke kiri dan mengucap salam.


Kenzie kemudian berdiri dan menghadap kepada para wanita itu. ia kemudian membaca khutbah dengan pembawaan yang membuat haru para anggota keluarga. menjelang akhir tanpa sadar pemuda itu mengalirkan airmata karena haru saat membaca doa dan keutamaan berbakti pada orangtua. Chiyome yang paling cepat mewek karena pengaruh kehamilannya, ia yang terisak-isak paling keras dan sempat ditenangkan oleh Mariana.


setelah membaca khutbah dan mengakhirinya. dimulailah acara sungkeman. sebagaimana kepala keluarga, Adnan duduk disofa. Mariana dengan mukenanya menghampiri lalu hendak bersimpuh dan mencium kaki suaminya. lelaki itu cepat menahan bahu wanita itu.


"Mama...." tegur Adnan.


Mariana mengangkat wajah dan kini menyandarkan kepalanya dilutut suaminya. "Pah... Mama minta maaf jika selama ini tidak melayani Papa sebagaimana mestinya." sedu wanita itu ditengah tangisnya.


"Bangkitlah Ma... Papa juga minta maaf jika ada perkataan dan perbuatan Papa yang menyinggung perasaan Mama. sebagai manusia biasa, Papa selalu memohon kepada Allah agar kita tetap dipersatukan dalam keluarga yang bahagia." jawab Adnan.


lelaki itu kemudian menuntun istrinya untuk duduk disisinya. Aisyah kemudian maju hendak mencium kaki kedua orang tuanya. Mariana dan Adnan serentak menahannya lalu memeluk gadis itu.


"Papa.... Mama.... maafkan kesalahan Ais yang disengaja maupun tak disengaja. Ais mohon doa berkahnya Ma...Pa..." ujar Aisyah dengan lirih karena tertelan dengan tangis dan isakannya.


dengan haru kedua suami istri itu sontak memeluk Aisyah dan ketiganya menangis menumpahkan emosi. setelah menenangkan diri, kini giliran Kenzie fan Chiyome yang maju dan bersimpuh dihadapan dua laki istri itu.


"Papa minta maaf belum bisa menemukan pelaku fitnah itu nak. Papa merasa gagal jadi seorang ayah yang melindungi anak-anaknya. Papa minta maaf, nak..." Adnan berkata dengan lirih.


"Papa... Mama... kalian tidak berhak meminta maaf, kamilah yang lebih wajib memohon maaf karena telah menyulitkan kalian dengan pernikahan kami. maafkan kekerasan hati kami berdua yang memaksa Papa dan Mama menikahkan kami. kami berdua memohon berkah doa dan maafnya Pa... Ma...." sedu Kenzie sedangkan Chiyome tak lagi berkata hanya terus menangis menyembunyikan wajahnya dipunggung Kenzie.


Adnan maju dan merengkuh Kenzie. sementara Mariana memanggil Chiyome dan memeluknya dengan hangat.


"Kalian berdua adalah hadiah paling indah bagi kami berdua." jawab Adnan kemudian memanggil Aisyah. gadis itu mendekat dan memeluk ayahnya. "Kakak, kamu, Adek... adalah permata paling berharga keluarga ini. Kami berdua tidak pernah merasa susah dengan keberadaan kalian. kalian bertiga, anak-anak kami. ingat itu ya?! kalian bertiga... anak-anak kami!!" tandas Adnan.


Mariana mencium pipi Chiyome dan dengan gemas langsung mencubit hidung gadis itu.


"Auugh... Maaa..." rengek Chiyome sambil memegang hidungnya membuat Adnan dan Aisyah tertawa.


"Peluk Mama sayang... peluk Mama.. " pinta Mariana ditengah sedu sedannya. Chiyome langsung memeluk ibu mertuanya.


" Shuutome..." sedunya sambil menangis. (ibu mertua)


Mariana mencium beberapa kali pipi gadis mantunya itu. kemudian ia menatap Aisyah dan melambaikan tangan memanggil gadis itu. Aisyah mendekat dan ketiganya berpelukan.


"Permata indahku...." seru Mariana memeluk kedua gadis itu. sedang Kenzie dan Adnan menatapinya dengan haru dan beberapa kali menyusutkan air mata mereka.

__ADS_1


selesai drama pelukan yang penuh keharuan itu, mereka menyantap hidangan dengan penuh kegembiraan dam canda tawa. []


__ADS_2