Mendadak Nikah Muda

Mendadak Nikah Muda
Bab 106 Jangan Tanggung


__ADS_3

"Aku apa Yeni? diem nya sampai lama kaya gitu. Mau di lanjutin atau nggak bicaranya. Jangan tanggung gitu." Kata Rindi membalas ucapan Yeni.


"Hem... sepertinya aku rasa nggak akan dilanjutin deh." Kata Yeni membalas ucapan Rindi.


"Ya udah kalau gitu, gak usah di lanjutin aja." Kata Rindi membalas ucapan Yeni.


"Marah nih ceritanya." Kata Yeni bertanya pada Rindi.


Dengan memalingkan wajah, Rindi pun menjawab ucapan Yeni.


"Nggak ko, lagi pula aku gak lagi cerita." Kata Rindi membalas ucapan Yeni.


"Yakin nih beneran gak marah." Kata Yeni sengaja berkata seperti ini pada Rindi.


"Memangnya kamu kira aku bohong apa." Kata Rindi mulai meninggikan suaranya.


"Mungkin bisa jadi kan seperti itu." Kata Yeni membalas ucapan Rindi dengan tenang.


"Itu baru kemungkinan dan gak beneran bohong kan. Jadi, jangan simpulin yang aneh - aneh deh." Kata Rindi membalas ucapan Yeni.


"Hem... iya deh aku salah. Maaf ya Rindi." Kata Yeni membalas ucapan Rindi dengan meminta maaf.


"Iya aku maafin tapi jangan di ulangi lagi." Kata Rindi membalas ucapan Yeni sambil mengingatkan Yeni untuk tak mengulangi kesalahan yang sama.


"Iya aku janji gak kan aku ulangi." Kata Yeni membalas ucapan Rindi.


Kemudian percakapan diantara mereka berdua pun berhenti dengan sendirinya. Sampai tak terasa waktu sepuluh menit pun telah selesai.


"Ayo bersiap, ini udah sepuluh menit. Jadi persiapkan diri kalian oke." Kata tante Ratna pada Yeni dan Rindi.


"Baik tante." Kata Rindi dan Yeni hampir bersamaan.


"Haikal kamera nya sudah siap." Kata tante Ratna pada Haikal.

__ADS_1


"Sudah mah, tinggal nunggu yang mau di fotonya aja. Si ribet sama si cantik." Kata Haikal membalas ucapan tante Ratna sambil melihat Rindi saat ia mengatakan si ribet sementara untuk si cantik ia melihat ke arah Yeni.


Hal ini membuat Rindi tak terima dengan ucapan yang ia dengar dari Haikal tersebut.


"Apaan coba kak, ko Rindi di bilang si ribet sementara Yeni di bilang si cantik. Kakak nih benar - benar pilih kasih." Kata Rindi yang protes pada Haikal.


"Liat aja penampilan kamu. Orang lain juga pasti bilang seperti yang kakak bilang barusan. Kamu tuh beneran ribet, apalagi pakaian yang kamu gunain. Sangat membuat kamu ribet dan nggak enak di pandang. Sementara yang Yeni kenakan itu simple dan cocok juga di tubuhnya. Ya, tentu aja Yeni di bilang cantik." Kata Haikal membalas ucapan Rindi sambil menjelaskan kenapa ia bilang ribet pada Rindi.


Di dalam hati, Rindi pun mulai mengata - ngatai Haikal.


"Memang paling bisa deh kak Haikal ini buat alasan, apalagi baju yang aku gunain di bawa - bawa lagi. Sebel banget denger nya juga." Kata Rindi di dalam hatinya.


"Gini nih, kalau udah jatuh cinta. Pasti semua orang di bilang jelek, ribet dan lain sebagainya. Sementara orang yang di cinta udah paling sempurna. Nyeselin banget kak Haikal ini." Kata Rindi melanjutkan lagi ucapannya.


Saat Rindi akan melanjutkan bicara di dalam hatinya. Tiba - tiba suara tante Ratna mulai terdengar lagi.


"Udah, udah jangan pada bicara. Sekarang langsung kepemotretan aja. Ayo Rindi kamu dulu yang di foto nanti Yeni. Tapi, setelah Yeni selesai kalian berdua juga harus di foto bareng. Oke, sekarang langsung aja. Tante duduk lagi di sana sambil liat pemotretan kalian." Kata tante Ratna pada mereka bertiga sambil ia pun menunjuk tempat duduk yang akan ia duduki di ujung kalimat yang ia ucapkan.


"Baik mah, ayo Rindi." Kata Haikal membalas ucapan tante Ratna. Kemudian berbicara juga pada Rindi.


"Iya tante." Kata Yeni membalas ucapan tante Ratna dengan singkat.


"Iya Rindi." Kata tante Ratna membalas ucapan Rindi. Kemudian tante Ratna pun mulai pergi meninggalkan Yeni dan Haikal.


Setelah kepergian tante Ratna dan Rindi. Haikal mulai mengeluarkan suara nya pada Yeni.


"Kita di tinggal nih, Hem... itu artinya kita hanya berdua." Kata Haikal pada Yeni.


"Iya kak, kita berdua aja." Kata Yeni membalas ucapan Haikal.


"Enak nya ngapain ya kalau berdua kaya gini." Kata Haikal membalas ucapan Yeni dengan sebuah pertanyaan.


Pertanyaan Haikal ini membuat Yeni hampir berpikiran negatif. Karena bisa di liat saat Yeni membalas ucapan Haikal.

__ADS_1


"Maksudnya kakak apa, ko Yeni jadi sedikit aneh dengan ucapan kakak. Jangan bilang kalau kakak mau berbuat yang nggak - nggak sama Yeni." Kata Yeni membalas ucapan Haikal dengan curiga.


"Eh... bukan, bukan seperti itu yang kakak maksud. Kamu salah artikan, maksudnya kak Haikal itu. Kita bisa bicara banyak soal nya kan gak ada di pengganggu." Kata Haikal membalas ucapan Yeni.


"Jadi seperti itu kak, kirain Yeni kakak mau berbuat hal aneh sama Yeni." Kata Yeni membalas ucapan Haikal.


"Nggak akan seperti itu sampai nanti kalau udah waktunya. Baru kakak akan..." Kata Haikal yang harus menghentikan ucapannya Karena mendengar teriakan Rindi.


"Kak Haikal, ini Rindi harus berdiri disini atau duduk. Kasih tau Rindi dong, bingung nih Rindi." Kata Rindi berteriak pada Haikal.


"Lagi - lagi nih anak suka ganggu aja." Kata Haikal sebelum menjawab ucapan Rindi.


"Bentar bawel, kamu nih gak tau situasi banget sih. Kasih kakak mu ini kesempatan dong biar bisa deket sama calon kakak ipar kamu." Kata Haikal membalas ucapan Rindi dengan cepat.


Yeni yang mendengar ucapan Haikal tentang ucapan calon kakak ipar seketika menjadi terdiam mematung.


Namun, di dalam hati ia terus berbicara.


"Maksudnya kak Haikal siapa calon kakak ipar Rindi?"


"Masa iya aku, tapi barusan kasih kesempatan buat bisa deket. Di sini kan yang deket sama kak Haikal cuman aku. Tapi, mana mungkin sih seperti itu. Ayo Yeni kamu tuh harus sadar jangan berhakhayal terus. Mungkin barusan kak Haikal salah bicara."


"Iya deh sepertinya kak Haikal salah bicara. Kan nggak mungkin banget orang yang di maksudnya itu aku."


Itu lah kata - kata yang Yeni keluarkan di dalam hatinya.


Tak lama setelah itu, terdengar lagi ucapan Rindi dan Haikal.


"Kamu nih, tinggal duduk atau berdiri aja harus di tanyain. Padahal kan itu terserah kamu." Kata Haikal pada Rindi.


"Ih... kakak nih, Rindi kan harus turutin instruksi yang mau foto Rindi. Kalau Rindi foto sesuai yang Rindi inginkan. Terus hasilnya gak baik, bukannya ntar Rindi juga yang ribet harus lakuin pemotretan lagi. Capek deh, kalau sampai hal itu terjadi." Kata Rindi membalas ucapan Haikal.


"Ya kan gak mungkin terjadi seperti itu, lagi pula belum di coba kan." Kata Haikal membalas ucapan Rindi.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2